----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Lagi, Korban Pawai HUT GAM Meninggal

Serambi-Meulaboh
Zainal Abidin (45) warga Desa Rambong Payong, Kecamatan Teunom, Aceh Barat, yang kena 
tembak ketika
berlangsungnya pawai HUT ke-23 GAM, 4 Desember 1999, Rabu (8/12) kemarin sekitar pukul 
08.30 WIB
meninggal dunia di RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh. Sebelumnya, dua dari ribuan massa dari 
Kabupaten
Bireuen yang berpawai HUT GAM juga meninggal akibat kecelakaan dan kena tembakan 
aparat.
Menurut keterangan Direktur RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh dr T Amir Hamzah SpPD kepada 
kemarin, Zainal
Abidin meninggal akibat pendarahan berat di bagian perut dan usus. Meskipun sehari 
sebelumnya korban
sempat dioperasi di rumah sakit tersebut.
Menurut T Amir Hamzah, beberapa tempat yang sempat dioperasi di tubuh korban adalah 
bagian perut,
usus besar, dan rusuk sebelah kanan serta sejumlah serpihan peluru yang bersarang di 
tubuh korban
telah diangkat. Dan kemarin juga korban langsung diantar kepada keluarganya di Teunom 
dengan mobil
Ambulance rumah sakit tersebut.
Sementara itu, M Isa korban penembakan di kawasan Arongan Kecamatan Samatiga beberapa 
hari lalu,
yang hingga saat ini masih di rawat di RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh. Pedagang buah 
langsat itu
terpaksa dioperasi/diamputasi (potong tangan) sebelah kanan, akibat kena tembakan.
Amputasi terhadap penduduk Desa Napai Kecamatan Woyla itu, kata T Amir Hamzah, adalah 
tindakan
terbaik dilakukan, karena tangan kanan korban yang tertembak itu telah membusuk. 
Bahkan, korban juga
sempat mengalami pendarahan berat sebelumnya.
Rumah warga diserang
Masih dari Aceh Barat, Musliadi Amd (Ketua Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Krueng 
Sabee), kepada
Serambi kemarin mengatakan, saat kontak senjata aparat TNI dengan sipil bersenjata di 
kawasan Gunong
Kabong juga mengakibatkan tiga rumah penduduk dan Masjid Baitul Makmur Keude Krueng 
Sabee terkena
serangan aparat.
Menurut Musliadi, pihak aparat melepaskan tembakan yang mengarah ke rumah-rumah 
penduduk di sekitar
wilayah Keude Krueng Sabee dan Masjid Baitul Makmur setempat.
Akibatnya, rumah M Thaib, rumah Hamail Ibrahim, rumah Hasan Yatim dan Masjid Baitul 
Makmur Keude
Krueng Sabee mendapat terkena tembakan. Secara umum, akibat tembakan tersebut kaca 
jendela, dinding
rumah mereka pecah diterjang peluru. Sedangkan Masjid bagian dindingnya didapatkan 
sekitar tujuh
titik tembakan.
Informasi lain menyebutkan, insiden itu berawal dari sweeping yang dilakukan aparat 
TNI di Keude
Panga. Dalam sweeping tersebut aparat menangkap tiga orang masyarakat dan dinaikkan ke 
mobil Rocky
yang dikemudikan aparat.
Masih menurut versi masyarakat, sekembalinya setelah membawa tiga orang warga 
tersebut, mobil Rocky
dihadang sipil bersenjata di kawasan Gunong Kabong (Krueng Sabee). Dan sempat terjadi 
kontak senjata
antara pihak TNI dengan sipil bersenjata. Meskipun dalam insiden tersebut tidak ada 
korban jiwa,
namun pihak aparat sempat melakukan penyisiran yang menyebabkan rumah penduduk dan 
Masjid terkena
tembakan.
Sementara itu, Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf Widhagdo didampingi Pasi Intelnya 
Lettu Inf Nurhadi
kepada Serambi menjelaskan, TNI tidak melakukan sweeping pada saat itu. Namun, sipil 
bersenjata
sempat menghadang dan menembak mobil Rocky aparat TNI ketika kembali mengambil bahan 
makanan/lauk
pauk dari Teunom.
Dalam insiden itu, aparat TNI sempat menangkap empat orang warga yang dicurigai. 
"Keempat orang
warga tersebut kini diamankan di Makorem 012/TU Banda Aceh," ujar Letkol Widhagdo.(tim)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Dec 1999 jam 02:21:35 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke