---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 7 Desember 1999 SEDIH, KETUA DPR DILEMPAR MENYAKSIKAN kejadian di luar dugaan ketika masyarakat Aceh di Jakarta mendatangi Gedung DPR/MPR di Senayan membuat saya sebagai warga bangsa menjadi sedih. Betapa tidak! Ketika mereka menggelar unjuk rasa menuntut dilaksanakan referendum terlihat sikap generasi muda yang berlagak demokrat penuh arogan melontarkan serapah yang dilanjutkan dengan tindakan berupa melempar Ketua DPR Akbar Tandjung dengan botol aqua. Timbul pertanyaan, apakah memang demikian cara warga yang bermartabat melakukan unjuk rasa dalam alam reformasi menuju demokrasi. Saya pikir, jawabnya bukan demikian. Alam demokrasi yang sesungguhnya tentu mengajarkan bagaimana tata cara melakukan unjuk rasa dengan menyampaikan kehendak. Apalagi bila menyampaikan ide-ide terhadap institusi terhormat, orang terhormat, tentu ada mekanisme dan koridor demokrasi yang harus ditaati. Apapun hasil dari sebuah tuntutan, pengunjuk rasa harus mampu menahan emosi dan gejolak jiwa agar tidak berperilaku anarkhis. Melempar dengan botol, mengusung kambing ke lembaga terhormat, apapun alasannya merupakan perbuatan tidak terpuji. Apalagi dilakukan oleh mereka yang terpelajar. Mari kita lebih mendalami demokrasi. Reformasi bukan berarti bertindak semau gue. Tuntutan referendum yang anda bawakan, tidak cukup diputuskan oleh seorang figur Akbar Tandjung yang hanya merupakan elemen kecil dari sebuah institusi yang namanya parlemen. Oleh karena itu, tidak masuk akal bila saudara membawa- bawa nama rakyat, sedangkan gayamu bagaikan banteng liar. Hamid, Bekasi ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 Dec 1999 jam 02:26:49 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
