----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Kantor Pos Geudong Dirampok
* Rp 10,5 Juta Gaji Bides Amblas

Serambi-Geudong
Aksi perampokan terjadi si siang bolong Selasa (14/12). Empat pria bersenjata api 
menyantroni Kantor
PT Pos Indonesia unit Geudong, sekitar 15 Km sebelah timur Lhokseumawe.
Sebanyak Rp 10.500.000 uang yang akan dibayarkan untuk honor 142 bidan desa untuk 
bulan November
yang mulai dibayar sejak tanggal 9 Desember, berhasil digondol perampok setelah Kepala 
Kantor Pos
setempat Rasyidin, ditodong dengan pistol.
Kepala Kantor Pos Geudong, Rasyidin, kepada Serambi, Selasa (14/12) menjelaskan, pada 
hari itu ia
bersama petugas honor PT Pos, Syahrul, sedang mengecek ulang nama-nama petugas bidang 
desa dan surat
masuk. Sedangkan pegawai tetap satu lagi M Yacob, sedang mengantar surat kepada warga.
Secara dadakan empat yang pria mengandarai GL-Pro tanpa plat polisi datang. Tiga di 
antaranya masuk
ke kantor pura-pura hendak mengiirim surat, sedangkan temannya satu lagi berdiri di 
pintu kantor.
Seorang penduduk Kota Geudong yang hendak mengirimkan uang kepada anaknya melalui 
wesel pos ikut
disandra pria bersenjata itu.
Kedatangan empat pria bertubuh tegap itu, kata Rasyidin, tidak mencurigakan kendati 
tidak dikenal,
namun dalam gerak cepat tiga pria itu menodongkan pistol. Satu di antara pria 
menempelkan pistol di
bagian leher Rasyidin sambil berkata, "Kalau ingin selamat serahkan semua uang."
Karena melihat situasi tidak menguntungkan, Rasyidin dan Syahrul terpaksa menunjukkan 
brankas uang.
Satu di antara kawanan rampok itu mengambil semua uang gaji bides dan uang wesel pos.
Usai mengambil semua uang dalam brankas, di kantor pos yang letaknya 300 meter dengan 
kantor Koramil
Geudong dan 30 meter dengan jalan negara Banda Aceh-Medan, empat kelompok bersenjata 
itu melarikan
diri dengan sepeda motor ke arah Lhokseumawe. Kasus tersebut telah dilaporkan Rasyidin 
ke PT Pos
Indonesia induk Aceh Utara, di Lhokseumawe dan pimpinan PT Pos tersebut telah 
dilaporkan ke pihak
berwajib.
Kapolres Aceh Utara, Letkol Pol Syafie Aksal, kepada Serambi Selasa (14/12) mengatakan 
setelah
menerima laporan, langsung mengerahkan anggotanya menyergap kelompok pria bersenjata 
itu. Namun,
kelompok itu berhasil lolos dengan dua sepeda motornya, kendati petugas keamanan 
mencoba blokir
beberapa lokasi.
Menurut Syafei Aksal, sejak beberapa bulan akhir ini aksi perampokan yang dilakukan 
pria bersenjata
yang tak dikenal itu acap kali terjadi di Aceh Utara. Sasaran aksi kelompok itu bank, 
kantor pos dan
mobil dinas instansi pemerintah serta perusahaan ikut dirampas orang tak dikenal. 
(ib/ham)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 15 Dec 1999 jam 07:20:24 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke