----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Kwik Diultimatum 7 Hari

Kamis, 16 Desember 1999
Jakarta, Buana

Pernyataan Menko Ekuin Kwik Kian Gie tentang dugaan adanya anggota DPR yang
menerima suap dari konglomerat menimbulkan protes berkelanjutan dari
sejumlah anggota Dewan. Bahkan menurut rencana mereka (anggota DPR-Red.)
segera mengadukan Kwik ke Polda Metro Jaya, jika dalam waktu seminggu (7X24
jam) tidak mengungkapkan nama-nama anggota Dewan yang terlibat suap itu.

Hal ini dikemukakan sejumlah anggota Dewan, Usman Ermulan (FGP), Priyo Budi
Santoso (FPG), La Ode Djeni Hasmar (FPG), Danial Tanjung (FPPP) dan MS Kaban
(FPBB) kepada wartawan di Senayan, Rabu (15/12).

Menurut Priyo, Dewan berkepentingan mendesak Menko Ekuin Kwik Kian Gie untuk
mengungkapkan nama-nama orang yang terlibat. Dia pun mengharap Kwik
bercermin diri, dari mana asalnya, dengan siapa dia dibesarkan dan dengan
'toke-toke' mana dia berkongsi. Karena itu, menyangkut duduhannya lebih adil
bila diungkapkan sekarang.

Anggota Komisi VIII DPR ini juga melihat, pengungkapan beberapa borok
bermasalah belakangan ini terkesan diskriminatif. Dia melihat hal ini justru
akan dapat menghancurkan reputasi pemerintah sendiri, hanya gara-gara isu
yang dilontarkan menyangkut anggota Dewan. Karena itu, dia minta hal ini
diungkap secara adil, atau bila perlu dibongkar semuanya untuk kemudian
ditanggung bersama.

Priyo juga menilai, sebagai menteri, Kwik terlalu ceroboh memukul rata bahwa
seluruh konglomerat adalah penjahat. Dia berpendapat, penilaian itu tidak
tepat. Apalagi yang mengatakan orang sekaliber Kwik Kian Gie. Yang
dinilainya tidak tepat adalah nada ucapan Kwik yang terkesan menantang DPR
dengan cara yang agak arogan. Karena itu, agar masalahnya cepat selesai dia
mendesak Kwik secepatnya mengklarifikasi pernyataannya.

Sedangkan Danial Tanjung mengaku sangat tersinggung dengan tuduhan Kwik.
Karena itu mereka memberi waktu selama tujuh hari agar Kwik
mengklairifikasikannya. "Kalau dalam tempo yang ditetapkan itu tidak bisa
mengungkapkan, maka dia akan kami laporkan kepolisi atas tuduhan
penghinaan," tandas-nya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Dec 1999 jam 03:57:01 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke