----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

14 Kantor LBH Tolak Buyung

Jumat, 17/12/1999
detikcom - Jakarta,

Kesediaan Adnan Buyung menjadi Ketua Tim Pengacara Jenderal berbuntut
panjang. Setelah dituntut mundur dari Dewan Penyantun YLBHI, Jumat
(17/12/1999), 14 Kantor LBH Se-Indonesia menyatakan menolak dan tidak
mengakui Buyung sebagai bagian dari YLBHI.

Pernyataan itu dibacakan perwakilan dari 14 Kantor LBH Se-Indonesia di Ruang
Adam Malik, Kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta. Hadir dalam acara ini
perwakilan dari LBH Aceh, Medan, Padang, Lampung, Semarang, Yogyakarta,
Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali dan Jayapura. Perwakilan dari LBH Ujung
Pandang, Menado dan Palembang tidak hadir karena masalah transportasi.
Pernyataan penolakan itu dibacakan oleh Abdurrahman Upara SH, LHB Jayapura.

Perwakilan LBH Medan, Munarman SH, menyatakan bahwa dengan alasan politis
apapun Buyung menjadi pengacara para Jenderal berimpilkasi penolakan
tersebut. "Bang Adnan Buyung nggak diakui sebagai orang di YLBHI dan ini
pernyataan kantor-kantor LBH di Indonesia," ujar Munarman. Menurut dia,
peran Buyung di LBH selama ini secara praktis juga tidak terlalu banyak.

Sedangkan Danil Panjaitan dari LBH Jakarta menyatakan selama ini Buyung
tidak pernah aktif memberikan bantuan menangani kasus-kasus yang dihadapi
LBH. "Sebagai direktur kehormatan dia tidak pernah aktif memberikan
 bantuan," ujar Danil.

Menurut Danil selama ini hubungan Buyung dengan LBH hanya terbatas hubungan
pribadi dengan karyawan pada saat dia bekerja. "Dia telah menyimpang dari
visi dan misi. Kami juga tidak pernah mengadakan kontak dengan Adnan
 Buyung," tegas Danil.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Dec 1999 jam 10:21:45 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke