----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 16 Desember 1999

LUPAKAN SAJA TUNTUTAN KEMERDEKAAN ACEH

UPAYA sebagian rakyat Aceh untuk merdeka sebaiknya dilupakan saja.
Suka ataupun tidak kenyataan menunjukkan bahwa Aceh adalah resmi
bagian dari wilayah negara RI secara keseluruhan. Sehingga
pembangkangan yang dimotori oleh GAM yang tetap ngotot menuntut
merdeka, seharusnya segera dihentikan.

Lagipula setelah sekian lama memperjuangkan keinginan sepihak itu,
hasilnya adalah korban berjatuhan di sana-sini. Tidak hanya pihak
aparat keamanan yang dianggap sebagai penghalang cita-cita GAM,
tapi juga anggota GAM sendiri, termasuk rakyat yang tidak berdosa.

Di samping itu, merdeka bagi Aceh agaknya tidak akan membawa
manfaat berarti bagi rakyatnya. Sebab, kebanyakan negara sahabat
tidak menghendaki Aceh menjadi negara yang berdiri sendiri.
Misalnya saja negarawan senior Singapura, Lee Kuan Yew,
mengingatkan bahwa seandainya Aceh merdeka, belum tentu mendapat
pengakuan secara internasional, terutama dari kawasan Asia
Tenggara.

Oleh sebab itu, seandainya pun Aceh benar-benar diberi keleluasaan
menjadi negara yang terpisah dari RI, ia tidak akan mempunyai
sahabat. Hal ini berarti Aceh akan dikucilkan dari pergaulan
internasional.

Dalam keadaan demikian, Aceh tidak akan memiliki hubungan dengan
dunia luar, termasuk dengan soal perdagangan. Alhasil, sebagian
rakyatnya yang membayangkan kemakmuran dari kekayaan alamnya akan
menjadi impian kosong. Oleh karenanya, mereka yang masih bermimpi,
segeralah menyadari bahwa pada kenyataannya kita masih memerlukan
orang lain. Jangan karena membayangkan kekayaan, kita merasa ingin
hidup sendiri dan mementingkan diri sendiri. Apalagi untuk
mewujudkan keinginan tersebut mengorbankan nyawa, harta benda dan
martabat sebagai suatu bangsa.

Hendaknya mulai saat ini kita hentikan segala tuntutan yang tidak
masuk akal, termasuk menghentikan hasutan dan acara saling
membunuh di Aceh. Ingatlah, korban telah cukup banyak berjatuhan,
jangan ada lagi yang menyusul secara sia-sia.

Arman Sinaga
Lubang Buaya, Jakarta Timur

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Dec 1999 jam 05:05:45 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke