---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Delegasi Israel Berkunjung ke Jakarta Media Indonesia - Umum (12/20/99) JERUSALEM (AFP): Delegasi perdagangan Israel sedang berkunjung ke Jakarta untuk menjajaki pembukaan hubungan dagang langsung. Juru bicara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Israel Uri Stein mengatakan hal itu di Jerusalem, kemarin. Tidak dijelaskan berapa jumlah rombongan itu dan berapa lama mereka akan berada di Indonesia. Juga tidak disebutkan acara mereka selama kunjungan dan pejabat-pejabat yang akan ditemui. Yang jelas, perjalanan misi perdagangan ini merupakan delegasi resmi Israel kedua yang berkunjung ke Indonesia. Kunjungan pertama delegasi resmi Israel terjadi 1993. Saat itu mendiang Yitzhak Rabin masih menjabat Perdana Menteri Israel berkunjung beberapa jam ke Jakarta dalam rangkaian kunjungannya ke kawasan Asia, termasuk Filipina dan Singapura. Saat itu ia diterima Presiden Soeharto dalam kapasitasnya selaku Ketua Gerakan Non-Blok (GNB) di Jalan Cendana. Pemerintah Indonesia belum memberi penjelasan tentang kunjungan ini. Jaringan Kantor Berita AFP menyiarkan berita ini tadi malam. Stein menyatakan tujuan kunjungan delegasi perdagangan yang dimulai Sabtu pekan lalu (18/12) ini adalah untuk merintis jalan ke arah hubungan dagang langsung Indonesia-Israel. "Pasar dengan kekuatan lebih dari 200 juta konsumen bisa berarti miliaran dolar bagi ekspor Israel. Kami bisa menyediakan berbagai jenis perlengkapan telekomunikasi, teknologi tinggi, dan perlengkapan irigasi canggih," sambung Stein. Hubungan dengan Indonesia sebagai negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, bagi Israel merupakan `pintu gerbang` bagi hubungan dagang dengan negara-negara Asia lainnya. Stein mengakui hal itu dan secara khusus menunjuk Malaysia dan Bangladesh. Juru bicara Kadin Israel ini rupanya belum mau berbicara lebih jauh tentang prospek hubungan dagang dengan Indonesia. Ia juga tidak menanggapi bahwa banyak pihak di Indonesia yang menentang rencana pemerintah membuka hubungan perdagangan dengan Israel. Stein mengatakan bahwa perjalanan misi perdagangan ini merupakan tindak lanjut pertemuan delegasi Indonesia dengan delegasi Israel pada pertemuan tingkat menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Seattle, Amerika Serikat, awal bulan ini. Rencana membuka hubungan perdagangan dengan Israel dilontarkan oleh Presiden Gus Dur beberapa sesaat setelah dilantik. Rencana ini, katanya, dilandasi pertimbangan praktis, antara lain keinginan memanfaatkan lobi Yahudi yang menguasai pasar investasi internasional. Sejak pekan lalu, telah dibuka hubungan telepon langsung Indonesia-Israel. Selama beberapa tahun sebelumnya, Indonesia tidak bisa mengontak Israel, namun Israel bisa mengontak Indonesia.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 20 Dec 1999 jam 05:02:45 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
