---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kompas, Jumat, 21 Januari 2000 AJI: Hindari Berita Provokatif Jakarta, Kompas Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyerukan kepada jurnalis untuk terus meningkatkan profesionalisme guna menghindari pemberitaan yang memprovokasi. AJI juga mengecam tindakan main hakim sendiri yang cenderung menggunakan massa untuk merespons pemberitaan. "Konflik sosial apalagi yang bernuansa agama dan ras biasanya dipersubur oleh desas-desus dan kabar burung. Banyak di antaranya seperti racun yang menyebar dan melumpuhkan," kata Sekretaris Jenderal AJI Didik Supriyanto dalam jumpa pers, di Jakarta, Kamis (20/1). Karena itu, tutur Didik yang didampingi anggota Majelis Kode Etik AJI Atmakusumah, dalam situasi itu, dibutuhkan pers yang independen, bukan partisan. "Kita memerlukan jurnalis yang dengan kematangan integritasnya mampu mengungkapkan fakta, tetapi mendinginkan. Bukan menyalahgunakan penanya untuk provokasi," tambahnya. AJI mengajak para jurnalis, pengelola media untuk ikut menjernihkan persoalan, bukan memperkeruh keadaan. "Kami mencatat sejumlah media yang menikmati iklim kebebasan sekarang dan menjadi lepas kendali. Mereka menggunakan media sebagian karena sadar atau tidak, justru untuk memperuncing pertentangan SARA," tegasnya. AJI juga mengajak masyarakat menggunakan jalur hukum apabila merasa kepentingannya dirugikan oleh media massa. Atmakusumah mengharapkan, pers tidak hanya memberi bahan-bahan atau pemberitaan yang dapat memanaskan situasi. Pers perlu memberi keterangan dan informasi yang didasarkan pada fakta, obyektif, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik. (fer) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Jan 2000 jam 06:15:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
