----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

KOLOM SUPANGKAT:

    ATASI KRISIS KABINET DG PEMBENTUKAN WK PM I, II, III

Kelambanan kinerja kabinet Wahid semakin terasa dan semakin banyak kriti-
kan dan saran untuk mengatasinya namun tiada satu yang bisa dimakan oleh
yang bersangkutan, baik oleh Presiden Wahid sendiri apalagi oleh para Men-
terinya yang merasa tersinggung, maupun oleh MPR dan DPR yang masih
mengambil sikap "wait and see" atau malah sikap "biarinisme" untuk me-
ngambil keuntungan politik di kemudian hari.

Kami sebagai pengamat dan wartawan profesional tidak mempunyai kepen-
tingan pribadi sehingga tidak bisa dicurigai berudang di balik batu, kesemua-
nya hanya demi lancarnya roda pemerintahan yang belakangan ini semakin
terasa macet, terutama di bidang perekonomian yang justru merupakan
krisis paling dahsyat di Indonesia ini.

Kurs US$ sudah hampir mencapai Rp 8000 lagi sementara konspirasi poli-
tik yang sejak lama merupakan ciri buruk dalam sejarah politik kita semakin
mengkristalisasi diri berupa rapat rapat gelap, pembangkangan Menteri Wi-
ranto, dan hubungan antara keduanya ditambah dengan gerakan militan Is-
lam yang mendukung Wiranto dan menentang Presiden Wahid sementara
kesehatannya dipertanyakan sehingga pasaran, pasaran investment dan
kurs US$ khususnya mulai goyang lagi.

Kinerja kabinet Wahid yang dipersoalkan semakin jelas kelemahannya dan
seolah olah kita semua terumbuk jalan buntu dalam gelap gulita.

Maka kami usulkan agar krisis kabinet ini diatasi dengan segera tanpa meng-
amandemen UUD 45 yang selama ini masih dianggap "keramat" (sic!) itu
dengan pengangkatan Wk PM I, II, III di bidang bidang yang kritis seperti
bidang ekonomi, politik dalam negeri, dsb.

Kalau ada keberatan dari MPR maka apa boleh buat Ketetapan MPR di-
perlukan.

Presiden Wahid bisa menghindarkan keputusan MPR karena dia sebagai
Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan (Perdana Menteri) bisa saja de-
ngan persetujuan Wk Presiden Mega untuk mengangkat Wakil Perdana
Menteri yang cakap di bidang yang ekonomi dan politik yang diperlukan
dengan kekuasaan terbatas agar supaya tidak tumpang tindih.

New York, 7 Januari 2000.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Feb 2000 jam 04:41:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke