----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

              Dijinakkan di Pelabuhan Sorong
              Granat Nyaris Ledakkan Dobonsolo
              Reporter: MH Imran

              Sorong, Lagi-lagi KM Dobonsolo jadi cerita. Kapal
yang pernah 'dituduh' mengangkut provokator itu, nyaris meledak saat berlabuh
di Sorong, Kamis (10/2/2000). Untungnya granat yang akan meledak beberapa
detik lagi itu berhasil dijinakkan petugas.

              Diketahuinya bahan peledak itu setelah ada laporan dari
penumpang yang sampai sekarang belum diketahui identitasnya, yang melihat
seorang penumpang kapal menaruh sesuatu di lantai. Barang itu dikira buah
salak. Ternyata setelah diamati seksama, ternyata granat. Keberadaan granat
itu diketahui pada Kamis dini hari. Sampai dengan Kamis malam sekitar pukul
20.00 WIT aparat masih mengusut kasus ini.

              Begitu barang yang seperti salak itu diyakini granat, penumpang
itu langsung melapor ke pihak berwajib. Dengan adanya laporan itu, aparat
pengamanan kapal, dibawah komandan Tim Pengamanan KM. Dobonsolo Lettu. Pol. A.
Untung. S. IAA dengan siaga mengamankan granat tersebut yang akhirnya berhasil
dijinakkan.

              Kepada detikcom Untung menjelaskan, bahwa posisi granat tersebut
berada di posisi sayap kiri atau lambung kiri dek 7, dekat alat penolong
sekoci. Rupanya granat yang dideteksi dengan tangan, karena posisinya dekat
pintu, sangat peka dengan getaran, apalagi kalau dibuka pintu secara mendadak,
dan jika meledak akan membawa korban yang luar biasa, serta memiliki radius
ledakan 50 meter.

              ''Jika tidak cepat diamankan, maka habislah penumpang satu
kapal,'' ujar Lettu Untung. Itu disebabnya Untung lewat kepiawaiannya dan
dibantu oleh seorang bintara polisi Airud Mabes Polri, granat tersebut
berhasil dijinakkan dengan seuntai tali sepatu. Yang jika terlambat sekitar 4
detik saja, granat tersebut akan meledak, dan habis sudah seluruh penumpang
jika sampai tidak diketahui," ungkap Untung merinding.

              Ketika ditanya nama penemu granat tersebut, Untung belum bisa
memberikan komentar, karena kata Untung, itu adalah urusan bagian yang lain.
Namun Untung menjelaskan kalau yang bersangkutan kini sedang diturunkan di
Sorong untuk dimintai keterangan. Namun Untung belum dapat memperkirakan motif
orang yang menyimpan granat buatan Korea itu.

              Sabu-sabu
              Selain kejadian yang nyaris menimpa penumpang KM. Dobonsolo,
pihak keamanan kapal pada hari yang bersamaan (25 menit sebelum ditemukan
granat) juga berhasil memergoki lelaki berinisial A. SW (25) pengedar dua gram
shabu-shabu, yang jika penjualannya berhasil, lelaki tersebut bisa mendapat
keuntungan Rp 12 Juta.

              Pelaku tersebut juga kini sedang ditahan dan selanjutnya akan
diperiksa oleh pihak Polres Sorong. Korban ditangkap, setelah pihak keamanan
kapal mengetahui gelagat korban. Maka dengan melakukan pendekatan tingkah laku
dan berusaha menawar untuk membeli dengan harga Rp 200 ribu, maka terjadilah
transaksi, yang pada akhirnya pelaku ditangkap beserta komplotannya dalam
kamar 6017-kelas II dek 6.

              Selain granat dan shabu-shabu, aparat juga berhasil menyita 110
jerigen atau 550 liter miras cap tikus/sopi asal Ambon yang hendak dibawah ke
Papua. Menanggapi adanya granat diatas kapal tersebut mualim I KM. Dobonsolo
mengatakan, kemungkinan besar granat tersebut berasal dari luar Ambon, yang
ditujukan ke Ambon, namun dengan kesigapan aparat kemanan granat tersebut
diperkirakan dibiarkan begitu saja diatas kapal higga baru ditemukan di
pelabuhan Sorong.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Feb 2000 jam 04:04:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke