---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 23 Pebruari 2000 PERANGI TERUS NARKOBA PENYALUR dan pengguna Narkoba di Indonesia dari waktu ke waktu semakin bertambah, bahkan menurut catatan Henry Yosodiningrat setiap harinya dua orang tewas akibat Narkoba. Yang menarik perhatian, penyalur dan pengguna Narkoba bukan hanya di kalangan remaja tetapi melibatkan pula sejumlah aparat keamanan, baik oknum TNI maupun oknum Polri. Kita patut ajungkan jempol kepada unsur pimpinan TNI dan Polri yang dengan tegas tidak mentolerir anggotanya yang terlibat maupun pengguna Narkoba. Kejahatan Narkoba sulit dilacak karena kejahatan ini terorganisir dengan rapih, sistematis dan profesional. Kita patut berbangga, beberapa kejadian telah menunjukkan keberanian anggota Polri dalam mengungkap kejahatan Narkoba ini. Banyak pihak menilai kejahatan Narkoba jauh lebih berbahaya daripada kejahatan politik atau kejahatan subversi karena yang diserang adalah mental dan moral generasi muda. Dengan berkembangnya kejahatan Narkoba sangat dibutuhkan personil reserse khusus Polri, terutama untuk menghadapi perdagangan gelap Narkoba. Namun menurut informasi yang ada, personel reserse khusus masih sangat terbatas. Oleh karena itu bantuan rakyat, baik yang terorganisir maupun yang tidak terorganisasi sangat dibutuhkan oleh aparat keamanan, khususnya Polri. Kebijakan Presiden Gus Dur yang akan menghukum penyalur dan pengguna Narkoba dengan hukuman yang seberat-beratnya patut didukung oleh semua pihak. Kita harus sadar, bahwa masa depan bangsa ada di tangan para pemuda, sehingga manakala pemudanya rusak akibat Narkoba maka sudah dapat diramalkan masa depan bangsa akan suram. Maka tepatlah manakala kita bertekad untuk memerangi Narkoba di mana saja dan kapan saja. Program jaksa masuk desa yang akan mendampingi aparat dalam memberantas Narkoba sangatlah tepat. Tidak kalah pentingnya peran para orang tua harus intensif dalam mengawasi perilaku putra/putrinya agar tidak terjerumus dalam kejahatan Narkoba. Melalui pelibatan banyak pihak dalam memerangi kejahatan Narkoba diharapkan dapat efektif memberantas penyalur dan pengguna Narkoba. Penyalur dan pengguna Narkoba kini tidak hanya di kota besar, namun sudah masuk ke pedesaan. Tidaklah berlebihan bila kejahatan Narkoba merupakan bagian dari strategi politik pihak tertentu dalam rangka pencapaian tujuannya. Di era milenium ketiga ini, bangsa kita sangat membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas agar mampu bersaing dengan negara lain di tengah derasnya percaturan global. Jika sumber daya manusia kita lemah, yang antara lain akibat Narkoba, maka eksistensi bangsa dan negara kita terancam. Dalam perkembangan negara kita yang masih belum terbebas dari krisis ekonomi dan munculnya gerakan separatis di beberapa daerah, membuat semangat bangsa untuk memerangi Narkoba menjadi terkesampingkan dikalahkan oleh isu-isu aktual yang lain, yang sengaja digulirkan oleh pihak kepentingan tertentu untuk menyamarkan operasional peredaran Narkoba, agar tidak menjadi perhatian utama. Marilah kita dukung segala upaya yang dilakukan oleh aparat keamanan dan aktivis LSM untuk memberantas Narkoba sampai musnah dari bumi Pertiwi yang kita cintai. Drs. Moch Kisa Lingkar-Lengkong Bandung ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 25 Feb 2000 jam 10:42:29 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
