---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Wawancara dengan Dr Kusnanto Anggoro, Pengamat Politik CSIS Gus, PR-mu Masih Panjang SUPREMASI sipil itu begitu gampang diucapkan. Namun, butuh 15 tahun untuk mensosialisasikannya. Militer belum rela melepas kekuasaannya. Sipil juga belum sanggup untuk mengambil alih posisi. Belum lagi persoalan-persoalan kebencian dan frustasi yang potensial menyulut emosi. Apa saja PR Gus Dur? Berikut wawancara dengan Dr Kusnanto Anggoro, pengamat Politik dan Militer CSIS di Jakarta Kamis, pekan lalu. Gus Dur Bisa Diancam Dor Lagi Isu bahwa Presiden Gus Dur dan Wapres Megawati Soekarnoputri yang terancam jiwanya akhirnya terkuak juga. Dalam lawatan ke Eropa dan Asia, Gus Dur secara blak-blakan mengatakannya. Bahkan, Jenderal TNI Wiranto-lah yang pernah berjasa menyelamatkan jiwanya. Mengapa luka lama itu diungkit lagi? Wawancara Khusus dengan Eggy Sudjana, Ketua Umum PPMI "Saya Siap Pimpin Perang!" Konfrontasinya dengan Presiden Gus Dur tidak berhenti. Dia masih dicap provokator dan Islam radikal. Tapi, bukan Eggy Sudjana kalau tidak melakukan perlawanan. Meski terkadang emosinya yang keluar. Berikut ini wawancara dengan Eggy tentang Gus Dur dan perbedaan visiny. Eros Djarot : "Pendukung PDI-P Tidak Bodoh" Eros Djarot muncul dalam bursa ketua umum PDI Perjuangan. Dia disebut-sebut sebagai calon kuat. Adakah inisiatif politik ini sebagai bentuk kompensasi atas kekecewaannya terhadap Megawati Soekarnoputri dan Taufik Kiemas? Kongres PDI-P di Semarang, Maret mendatang, adakah akan menjadi bab pembuka bagi babakan Eros di dunia politik? Saatnya Kudatuli Menyepak Jenderal Zaman terus bergulir. Begitu pun nasib korban kerusuhan 27 Juli, alias "Kuda Tuli'. Gerakan untuk mengungkit lagi kasus itu begitu besar. Presiden Gus Dur pun memberi angin. Bagaimana masa depan tragedi itu? Setelah Hamzah dan Wiranto, Siapa Lagi yang Bakal Dipaksa Mundur? Ali Rachman Dan Gd Agung Terancam!! ISU pencopotan sejumlah kabinet Gus Dur terus berlanjut. Setelah Wiranto bakal dipaksa mundur pekan depan, kabarnya Sesneg Ali Rachman dan Anak Agung Dg Agung menteri Kemasyarakatan juga bakal lengser. Sampai kapan geger berakhir? Keberanian Membongkar Strategi Busuk Soeharto BENARKAH Feisal Tandjung pernah diperintah Soeharto untuk melenyapkan Gus Dur dan Megawati? Satu pertanyaan pendek, tapi jawabannya bisa mengundang debat bertahun-tahun. Adalah tugas para petinggi hukum kita sekarang ini untuk mejawabnya dengan serius. Sebab, jika benar, maka akan menyeret para jenderal dan mantan jenderal ke peradilan. Sebut saja Feisal Tandjung, Hartono, Dibdyo Widodo, Syarwan Hamid, Sutiyoso, dan Wiranto sendiri. Rupanya, Marzuki Darusman-pun sudah merespon untuk minta izin presiden, diteruskan atau tidak lontaran rencana pembunuhan itu. Tim mata-mata: Machmud Suhermono (Koordinator), Alham M Ubey, Hany Lastyawan, Bejan dan Kristoforus Talu (Jakarta) Perang Intel di Istana Negara Ketegangan di kalangan istana akhirnya sampai terhembus keluar pagar. Banyak pengamat dan praktisi politik menilai, hal itu tak lepas dari pertarungan antarkelompok pembantu Presiden Gus Dur. Celakanya lagi, berhembus isu adanya spionase asing yang dilakukan orang-orang dekat presiden. Benarkah kelompok sosialis ingin menguasai istana negara? Mengapa PKB perlu membahasnya dalam Mukernas mendatang? Revans APA yang paling kekal dari riwayat hidup Mike Tyson? Si leher beton? Jagal KO? Petinju yang hobinya menggigit kuping Evander Holyfield? Laki-laki kulit hitam yang masuk Islam? Petinju kelas berat yang jarang mengeluarkan spermanya? Mantan suami foto model Robbin Given? Neo-Orba Intervensi PAN Kongres I PAN Yogyakarta adem ayem. Amien Rais dikukuhkan sebagai capres 2005-2010, meski tidak eksplisit. Kabarnya, kelompok Neo-Orba intervensi. Mbak Tutut men-support. Geng Habibie ikut. Apa targetnya? Gus Dur Dan TNI Oleh Kacung Marijan Hubungan Gus Dur dan TNI menegang? Inilah salah satu pertanyaan dan topik perbincangan yang dilakukan oleh banyak kalangan pada minggu-minggu belakangan ini. Semua ini bermula dari respon Gus Dur terhadap temuan KPP HAM. Gus Dur berpendapat, temuan itu perlu ditindaklanjuti. Yang diduga bertanggung jawab terhadap kasus Timtim harus diusut secara tuntas, termasuk Jenderal Wiranto dan jenderal-jenderal lainnya. Perbincangan kemudian memanjang ke masa lalu, yakni berkaitan dengan rencana penguasa untuk "menghabisi" Gus Dur dan Megawati. Gus Dur Tengah Menjaring Siapa Kawan, Siapa Lawan UNTUK apa Gus Dur berperang urat syaraf dengan Jenderal Wiranto? Siapa sasaran akhir teror Gus Dur terhadap TNI itu? Inilah teka teki sulit yang harus kita jawab. Sebab, desakan Presiden Abdurrahman Wahid agar Jenderal TNI Wiranto mundur jadi Menko Polkam itu, disampaikannya secara 'sengaja' saat berada di Swiss, pekan lalu. Permintaan secara terbuka lewat pers itu, membikin merah telinga para jenderal. Pertarungan lewat media itu terus bergulir. Kabarnya 'teror' model Gus Dur itu akan terus dilancarkan sampai Juni. Sampai-sampai, bekas bos Wiranto yang juga pembantu setia Soeharto, Jenderal TNI (purn) Feisal Tandjung menggelar jumpa pers, untuk membantah tuduhan Gus Dur bahwa Feisal pernah memerintahkan Wiranto, yang saat itu menjabat Pangkostrad, untuk menghabisi Gus Dur dan Megawati. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Feb 2000 jam 09:33:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
