---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 21 Pebruari 2000 PESAN MORAL SANG JENDERAL Oleh: Moch Kisa DS, M.SI SEUSAI penonaktifan dirinya dari Menko Polkam, Jenderal Wiranto memberikan keterangan pers antara lain menyampaikan pesan moral kepada TNI sebagai berikut : "Saya hanya titip kepada TNI agar kekompakan, loyalitas, kebersamaan, kesetiaan itu dipelihara." Pesan moral Pak Wiranto bila dicermati sangat sangat penting bukan saja bagi TNI, namun bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih bangsa kita masih menghadapi ancaman disintegrasi bangsa dan kesulitan ekonomi sebagai akibat dari krisis ekonomi yang berkepanjangan. Kekompakan antarkomponen bangsa dalam menghadapi problema bangsa sangat diperlukan, sebab tanpa kekompakan rasanya akan sulit memecahkan problema bangsa yang demikian berat. Tekanan asing kepada bangsa kita dalam segala segi mencirikan kekompakan nasional belum berhasil diwujudkan, karena jika negara asing dapat mengetahui segala hal dalam negeri kita, maka sudah bisa dipastikan ada pihak-pihak dari dalam negeri yang menyampaikan informasi kepada mereka. Semua komponen bangsa yang dituntut loyal kepada pemerintah baru di bawah pimpinan Presiden Gus Dur, sehingga beliau akan melaksanakan tugasnya dengan baik bagi kepentingan bangsa dan negara. Tugas Presiden Gus Dur sangat berat di samping memulihkan krisis kepercayaan kepada pemerintah, juga harus mengatasi krisis ekonomi yang berkepanjangan agar bangsa kita segera bangun kembali untuk mengejar ketertinggalannya. Kebersamaan sebagai salah satu ciri dari paham kekeluargaan yang dianut bangsa kita harus kita tegakkan kembali, mengingat masyarakat di beberapa daerah di wilayah tanah air keadaannya masih terpecah belah, bahkan saling bertikai satu sama lain yang telah membawa korban jiwa manusia dan kerugiaan harta benda yang begitu besar. Kebersamaan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara akan memancarkan iklim kedamaian dan ketenangan. Penataan dan pembangunan kembali semangat kebersamaan harus menjadi kehendak semua warga bangsa, manakala kita tidak ingin melihat kehancuran bangsa dan negara kita cintai ini, yang akan mewariskan penderitaan kepada anak cucu kita. Kesetiaan kepada bangsa dan negara harus kita pelihara dan diwujudnyatakan dalam perilaku kita untuk ikut membangun kembali bangsa dan negara yang terancam tercabik-cabik. Kesetiaan dapat dijabarkan dalam banyak dimensi. Pada dimensi dukungan kepada pemerintah, maka kesetiaan harus kita berikan pula kepada penyelenggara pemerintahan. Pada dimensi dukungan kepada institusi, maka kesetiaan harus kita berikan pula kepada para unsur pimpinan institusi. Semua saran dan kritik seyogianya bersifat membangun dalam kapasitas silih asih, silih asah dan silih asuh. Secara kumulatif kesetiaan harus mengejawantah dalam bentuk kecintaan kepada para penyelenggara, kecintaan kepada institusi dan unsur pimpinannya, dan kecintaan terhadap sesama warga negara tanpa membedakan suku, agama, ras dan antargolongan. Pesan moral yang disampaikan Pak Wiranto cukup menggugah hati sanubari kita, bahwa sudahlah kita melakukan amal perbuatan yang dapat menumbuhkembangkan kekompakan, loyalitas, kebersamaan, dan kesetiaan. Peluang untuk itu, masih terbuka lebar, yang penting ada kemauan untuk mewujudkannya. ***(Penulis adalah pemerhati masalah sosial politik dan keamanan, alumnus Pasca Sarjana UI) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Feb 2000 jam 05:19:13 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
