---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Surabaya, 17 Maret 2000 Assalamu'alaikum PERKOSAAN DI NEGARA SEKULAR DAN PENERAPAN SISTEM ISLAM BELUM 100% Restu Kartiko Widi Surabaya - INDONESIA Sedikit tambahan untuk keterangan Ahmad Sudirman pada judul tulisan "GATRA angkat cerita TKW di Saudi". Yang harus diingat dan diperhatikan dalam hal ini adalah, memang benar bahwa Saudi dan negara arab lainnya adalah mayoritas Islam, tetapi apakah benar mereka menggunakan sistem Islam secara keseluruhan? Apakah bentuk negara beserta sistem dan aturan yang berada di dalamnya sesuai dengan sisten Islam? Saya melihatnya kok, belum 100% mereka menggunakan sistem Islam. Dan justru sistem yang pokoklah yang mereka tinggalkan. Bisa diumpamakan, mereka ingin mendirikan rumah kayu (bahan rumah dan segala perabotan dari kayu), namun sayangnya hanya sebagian perabotannya yang dari kayu tetapi bahan rumahnya dari batu. Saudi misalnya, mereka menggunakn sistem kerajaan dimana penguasanya turun-temurun, benarkah sistem ini sistem Islam? Setahu saya Rasullullah tidak pernah memilih seorang pemimpin pun berdasarkan garis keturunan. Dan setahu saya sistem yang ada tersebut memang disengaja oleh Inggris agar saudi mudah dikendalikan. Jadi dalam hal ini harus dibedakan mayoritas Islam dan sistem Islam. Kalau memang benar mereka menggunakan sistem Islam maka konsekuensinya semua umat Islam di dunia ini harus tunduk dan taat pada aturan-aturan yang diberlakukan. Lalu mengenai perbandingan dengan negara-negara eropa yang katanya kasus seperti ini tidak pernah tejadi. Pendapat saya, mereka dikenal dengan negara yang sebagian besar warganya menganut paham free sex, dan hal tersebut dikatakan sebagai salah satu hak asasi manusia. Bahkan apabila telah dilakukan perkosaan, namun yang diperkosa tidak menganggap itu sebagai suatu yang besar maka tidak ada masalah dalam hal ini. Juga karena memang mereka tidak mempunyai hukum yang jelas tentang perzinaan (mungkin karena mereka tidak tahu apa itu zina?). Hanya saja yang perlu diingat, apakah benar tidak pernah ada kasus-kasus perkosaan di eropa sana? Hanya orang-orang yang pernah tinggal di sana yang bisa menjawabnya, kalau mau jujur. Satu hal lagi, kalau mereka tidak pernah menganggap besar mengenai kasus perkosaan atau zina, karena mereka tidak mempunyai aturan tentang itu dan menganggap itu masalah pribadi yang tidak bisa dikaitkan dengan masalah negara dengan masalah agama, maka justru disitulah seharusnya orang-orang tahu, betapa agama Islam adalah agama agung. Islam mengatur segala hal dan tidak pernah memisahkan sesuatu pun dengan agamanya. Bukankah ini merupakan salah satu bukti bahwa Islam adalah agama samawi (yang benar-benar diturunkan oleh dzat yang Maha Agung)? Wassalamu'alaikum. Restu Kartiko Widi [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Mar 2000 jam 23:31:32 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
