---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- KASUS PERKOSAAN OLEH TNI DIBAWA KE MAHKAMAH SIGLI, (MeunaSAH, 21/3/2000). Sumiati (35), korban perkosaan oleh oknum TNI telah pulang ke kampungnya di desa Dayah Teumanah kecamatan Trienggadeng, Senin (20/3) setelah sempat menginap semalam di markas Polres Pidie. Pulangnya saksi korban DOM --yang perkaranya tengah disidang Mahkamah Militer di Medan, Sumatera Utara-- ke desa itu telah membuat banyak pihak mencemaskan keselamatannya. Kapolres Pidie, Letkol Pol Endang Emiqail Bagus, Senin (20/3) mengatakan Sumiati mengaku tidak betah tinggal di Polres dan sudah minta pulang ke desanya. Kapolres mengaku tak bisa menahan keinginan Sumiati, sehingga kemarin pagi ia sudah kembali ke desanya. Sebenarnya, tambah Bagus, pihaknya sudah menyediakan kamar khusus plus makan untuk dia dan anaknya. Karena permintaan pulang ke rumah begitu membara, sehingga pihak Polres tidak bisa menghalanginya. "Kami memang menginginkan dia tinggal di sini, tapi ngotot minta pulang," tambah Bagus. Dengan bersedianya ia tinggal di Polres, tambah Bagus, sehingga keamanannya lebih terjamin, aparat bisa melindunginya setiap saat. Kalau ia tinggal di rumah --jarak sekitar empat kilometer dengan Mapolsek/Koramil-- agak sulit terpantau setiap saat. Namun, Bagus mengaku sudah memerintah Kapolsek Trienggadeng untuk setiap saat memantau Sumiati. Bila ia tinggal di desanya, menurut Bagus, agak repot dapat memberikan jaminan keamanan. Karena itu, ia mengharapkan rekan-rekan dari LSM supaya dapat membantu membujuk Sumiati, agar ia tidak tinggal di desa sebelum perkaranya tuntas. Lebih baik untuk sementara ia tinggal di Sigli atau Banda Aceh, tapi juga punya alamat yang jelas. Tentang ngototnya ia pulang ke desa ketika masih berada di Polres Pidie mengatakan ia pulang kampung karena tidak ada orang yang menjaga rumah. Karena selama ini, ia mengaku agak aman tinggal di rumahnya sendiri. "Saya lebih senang tinggal di rumah," katanya. Kendati Sumiati sangat yakin aman tinggal di rumahnya sendiri, tapi berbagai pihak sangat khawatir tentang keamanan dirinya. Selain agak jauh dari keramaian, juga tidak tertutup kemungkinan adanya pihak yang mengambil kesempatan. "Pegiat HAM dan LSM harus cepat mengantisipasinya," kata seorang warga kota Sigli. Sumiati merupakan salah seorang wanita Aceh yang menjadi korban perkosaan pada masa DOM. Kasusnya kini sedang dalam proses persidangan di Medan. Korban pemerkosaan hingga lahir seorang bocah perempuan menjadi heboh dalam beberapa hari terakhir, setelah dirinya sebagai saksi dan korban perkara DOM diisukan raib. *** - ---------------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 22 Mar 2000 jam 01:42:56 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
