----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/xp
Xpos, No 10/III/27 Maret-2 April 2000
- --------------------------------

SELAMAT BERKONGRES PDI-P

(POLITIK): Kongres PDI-P dipercepat setahun, mempersiapkan strategi di SU
mendatang. Siapa calon Ketua Umum PDI-P?

Mulai tanggal 27 Maret mendatang PDIPerjuangan akan menyelenggarakan
kongresnya yang dipercepat setahun. Yang oleh Ketua Umum Megawati
Soekarnoputri dimaksudkan untuk menghadapi Sidang Umum MPR mendatang. Atau
untuk mencari strategi menghadang manuver dari Poros Tengah?

Seperti diketahui bersama, beberapa waktu silam Poros Tengah yang dimotori
Amien Rais bersama Golkar mengajukan RUU Kepresidenan untuk mengganti model
pelimpahan kekuasaan pada triumvirat yang selama ini berlaku. Menurut Tap
MPR VII tahun 1973, jika Presiden dan Wakil Presiden berhalangan tetap, maka
kekuasaannya dilimpahkan pada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Luar
Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan). Sedangkan usulan yang
diajukan dalam RUU Kepresidenan, posisi ketiga menteri tadi, digantikan
secara berturut-turut oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ketua
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Ketua Mahkamah Agung (MA).

Ide yang kontroversial ini ditengarai oleh sementara pihak sebagai usaha
untuk menjegal Megawati menjadi presiden, bila presiden berhalangan. Selain
konsepnya yang tidak jelas (sama sekali tidak mengindahkan prinsip pembagian
kekuasaan model trias politika), ide itu disambut kedongkolan kalangan PKB
dan PDI-P. PDI-P menganggap sebagai sebuah penjegalan, sementara PKB
menganggapnya sebagai "mendahului yang kuasa", karena seolah mendoakan Gus
Dur untuk cepat meninggal.

Sebuah isu beredar, koalisi Poros Tengah Golkar, memang sedang berencana
"menjatuhkan" Gus Dur-Mega dalam Sidang Umum Agustus nanti. Targetnya,
mereka akan digantikan Amien Rais atau Akbar Tanjung.

Sejumlah sumber memang meyakini, bahwa percepatan konggres ini penting bagi
Megawati untuk menata kembali langkah-langkah politik PDI-P. Beberapa
kalangan menilai, bahwa orkestra PDI-P sudah tak enak didengar.
"Masing-masing main sendiri-sendiri," kata sumber ini. Mega trauma atas
pemilihan presiden di SU yang lalu, dimana PDI-P "mudah dikerjain" oleh
partai lain. Dan ia tak ingin hal itu berulang pada pengambilan
keputusan-keputusan penting nantinya.

Tapi bagi para pendukung Mega, Konggres Semarang dianggap sebagai sebuah
pertaruhan jabatan mereka. Mereka berdesak-desakan mendekatkan diri dengan
kekuasaan partai dan saling menunjukkkan loyalitasnya. Bahkan untuk itu ia
rela mengorbankan nilai demokrasi yang seharusnya diperjuangkan oleh partai
yang berlabel demokrasi ini. yaitu: Menjegal kelompok lain yang ingin
bersaing dengan junjungannya: Megawati. Ironis memang. (*)

- -----------------------------------------------
Berlangganan mailing list XPOS secara teratur
Kirimkan alamat e-mail Anda
Dan berminat berlangganan hardcopy XPOS
Kirimkan nama dan alamat lengkap Anda
ke: [EMAIL PROTECTED]

- ------------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Mar 2000 jam 05:38:02 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke