----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

AMIEN RAIS DAN PRABOWO DITUDING DALANGI LASKAR JIHAD

        SURABAYA, (SiaR, 15/4/2000). Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
(MPR) Amien Rais dan mantan Pangkostrad/Danjen Kopassus Prabowo
Subianto dituding berada di balik aksi-aksi demonstrasi Laskar Jihad
akhir-akhir ini. Tujuannya adalah untuk menjatuhkan pemerintahan
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sinyalemen ini dilontarkan
budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), Kamis (13/4) kemarin seusai
diterima Gubernur Jatim Imam Utomo di Gedung Negara Grahadi.

        Emha yang datang untuk melaporan rencana keberangkatan tim
keseniannya ke Timur Tengah, September mendatang, menyarankan Gus Dur
untuk segera mengadakan islah (rekonsiliasi) dengan mengajak Amien
Rais dan Prabowo. Caranya, kata Cak Nun, Gus Dur mengajak Amien dan
Prabowo untuk melakukan sholat dan wiridan semalam suntuk.

        "Bisa juga Gus Dur mengajak AR (Amien Rais -Red) dan Pr (Prabowo
- -Red) yang dituding menggerakkan Laskar Jihad," tegas Cak Nun. Cak Nun
juga menyarankan agar islah tersebut melibatkan para pemimpin Laskar
Jihad dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) NU di dalam satu meja
perundingan. Dengan demikian bentrokan fisik antar keduanya dapat
dihindarkan, lanjut Cak Nun.

        Menurut Cak Nun arah menuju kepada bentrokan fisik semakin mendekati
kenyataan dengan adanya rencana mobilisasi massa besar-besaran dari
Banser NU melalui apel siaga Banser NU se-Indonesia di Makodam
V/Brawijaya pada 23 April 2000 mendatang. Mobilisasi Banser ini adalah
sebagai counter terhadap psy war yang dilakukan Laskar Jihad dalam
aksi-aksi mereka ke Istana Negara dan MPR/DPR belum lama ini.

        Masih menurut Cak Nun, jika bentrokan ini terjadi, maka pihak-pihak
yang tak senang dengan kinerja pemerintahan Gus Dur akan menggunakan
alasan tersebut untuk meminta pertanggungjawaban Gus Dur pada sidang
paripurna Agustus 2000 mendatang.

        Amien Rais dan Prabowo ditengarai sebagai tokoh di balik aktivitas
Laskar Jihad setelah keduanya mengadakan pertemuan di Solo pada awal
April lalu, sebelum Laskar Jihad Ahlus Sunnah Wal Jamaah mengadakan
tabligh akbar di Senayan pada 6 April 2000. Sumber SiaR menyebutkan,
aktivis mahasiswa peristiwa Malari 1974, Hariman Siregar, dan Ketua
Dewan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Eggy Sudjana
merupakan pengorganisir aksi-aksi ini, dan mendapatkan kucuran dana
Rp4 milyar untuk mendukung aksi-aksi tersebut. Baik Hariman maupun
Eggy dikenal dekat dengan Prabowo.

        Dana sebesar itu, selain ditalangi oleh klik Keluarga Cendana, juga
oleh Jaringan Oposisi Indonesia (JOIN), sebuah LSM baru yang dananya
dikucurkan oleh Habibie Center, dan salah satunya untuk
kegiatan-kegiatan seperti yang dilakukan oleh laskar-laskar jihad itu.
Hariman sebagai tokoh pendiri JOIN, sedangkan pentolan-pentolannya
antara lain mantan aktivis seperti Amir Husein Daulay, dan eks aktivis
Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

        Gus Dur sendiri Kamis kemarin di Havana, Cuba yang datang dalam
rangka pertemuan G77 menegaskan dihadapan masyarakat Indonesia di
sana, bahwa dirinya telah mengetahui siapa-siapa pihak yang berada di
balik aktivitas laskar-laskar jihad akhir-akhir ini. ***

- ------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 Apr 2000 jam 07:32:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke