----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/xp
Xpos, No 13/III/17-23 April 2000
- --------------------------------------

GERAKAN SALAFI YANG KEBLINGER

(PERISTIWA): Muhaimin Iskandar berang pada Laskar Jihad. Apa kaitan
Laskar Jihad dengan pertemuan para ulama di Mina?

Nyaris terjadi bentrokan antara dua kelompok massa Islam, menyusul
gelombang demonstrasi Laskar Jihad Ahlu Sunnah Wal Jamaah di Istana
Negara, minggu lalu. Pasalnya, pemuda-pemuda NU merasa "tidak rela"
atas sikap Laskar Jihad terhadap Presiden Abdurrahman Wahid. Gerakan
Pemuda Anshor, Pagar Nusa, Banser NU dan para pemuda Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan "tinggal menunggu anggukan Gus
Dur". Cara apapun bakal ditempuh guna membungkam kelanjutan aksi
Laskar.

Tokoh PKB, Muhaimin Iskandar sendiri segera menemui Gus Dur di Istana
malam harinya. Selang beberapa jam setelah para pendemo kembali ke
lokasi konsentrasi di Tanah Sareal, Bogor. Ia mengaku geram dengan
gaya protes serampangan para Laskar. Aksi itu dinilainya sangat
provokatif. Ribuan pendemo berpakaian panjang putih, hijau dan hitam
serta bersorban masing-masing menyandang pedang panjang. Kegeraman
Muhaimin makin bertambah mengetahui berita seorang Panglima Laskar
menuding Gus Dur seraya berucap tidak sopan. "Sejak sebelum menjadi
presiden sampai sekarang, kamu selalu membela orang-orang Nashara
(kristen)".

Gus Dur sendiri kala itu segera bangkit dari kursi. "Sudah cukup. Saya
cuma memberi waktu lima menit. Ini sudah lewat," kata Gus Dur. Kepada
Muhaimin dan beberapa pemuda NU lainnya, Gus Dur meminta tidak usah
bersikap apa-apa. Menurutnya respon balik hanya mengundang peristiwa
keras lawan keras. Kalau sudah begitu apa yang disebut-sebut umat
Islam harus kuat malah makin porak poranda. "Kalau kita bereaksi malah
mereka menganggap diri sudah cukup besar," lanjut Gus Dur.

Toh, Muhaimin menyatakan tetap sulit mentolerir polah para Laskar.
"Siang tadi mereka mendatangi DPR. Semua pintu-pintu komisi mereka
gedor-gedor. Saya tunggu, kalau mereka gedor juga pintu saya, ta'
ajakin gelut beneran", tuturnya. Dalih para Laskar berniat membela
umat Islam di Maluku di mata Muhaimin tidak berdasar. "Memangnya
konflik Maluku bisa selesai lewat cara saling adu pedang?"

Di masyarakat, aksi Laskar Jihad cukup menebar ketegangan. Betapa
tidak kalau pedang tajam mengkilat bisa bebas ditenteng di Istana dan
Gedung DPR. Pihak keamanan kita begitu lemah atau mereka sedemikian
"saktinya"? Beralasan bila kemudian muncul dugaan adanya dukungan kubu
militer atau orang kuat di belakang mereka. Bila tidak, kenapa lokasi
konsentrasi latihan gabungan Laskar Jihad tidak segera ditutup? Markas
Besarnya di Yogyakarta pun bukan tidak diketahui oleh aparat keamanan
dan intelejen. Tapi tetap aman-aman saja.

Akhirnya, motif berjihad ke Maluku pun menjadi pertanyaan. Tidak
kurang tokoh Islam Nurcholish Madjid mengaku keheranan. Karena, kasus
Maluku kini tengah berangsur diselesaikan. Pemerintah Gus Dur telah
cukup serius memecahkan masalah. Memaksa pergi ke Maluku bersandang
senjata sama saja dengan membuka persoalan baru. Apalagi para Laskar
mengancam menggelar jihad di Pulau Jawa jika tuntutan berjihad tidak
dihiraukan. Pernyataan senada Cak Nur juga diungkap Thamrin Amal
Tomagola. Sosiolog UI asal Maluku ini sebelumnya telah melakukan
investigasi dan memberikan reko-mendasi penyelesaian kasus bentrokan
dua umat beragama pada pemerintah dan DPR.

Lalu, apa lagi alasan Laskar Jihad? "Kami melihat pemerintah tidak
bisa diharapkan untuk melindungi umat Islam dari penindasan," kata
Panglima Laskar Jihad, Djafar Umar Thalib. Selama ini, pemerintah
dianggap tidak cukup serius menyelesaikan persoalan Maluku. Berita
media masa pun dinilai cenderung menutup-nutupi fakta di lapangan.
Karenanya menjadi tugas seluruh umat Islam untuk membela saudaranya.
"Ini wajib ain hukumnya".

Perintah fardhu ain untuk berjihad menurut Djafar berangkat dari
keputusan pertemuan para ulama Salafi sedunia di Mina, beberapa waktu
sebelumnya. Menurut Djafar, tiap tahunnya para ulama Salafi sedunia
rutin pertemuan pada musim haji di Mina. Di kota itu mereka
membicarakan segala soal menyangkut umat Islam. "Termasuk permasalah
Ambon," papar Djafar yang juga tokoh Salafi asal Yogyakarta. Hasil
kesepakatan mengikat seluruh pengikut Salafiyah. Termasuk wajib
mendukung gerakan di tingkat lokal.

Salafi? Dari beberapa sumber literatur Islam diketahui gerakan Salafi
atau dikenal juga dengan nama Wahhabi muncul pertama kali di Arab
Saudi. Istilah Wahhabi berkait dengan nama pendirinya, Muhammad bin
Abdul Wahhab. Substansi dakwah-dakwah Salafiyah senantiasa menyeru
pada pemurnian akidah Islam. Wahhabian pun disebut sebagai salah satu
pelopor gerakan pembaruan pemikiran Islam. Ditengarai, setelah
Imam-imam Besar, pemikiran kritis Islam mengalami kemandekan. "Salafi
berupaya mereformasi dengan kembali pada sumber murni Islam," terang
Djafar.

Seringnya pertemuan di Mina lantaran tempat ini menjadi pusat gerakan?
Mengingat latar pikir kemunculan, Salafi tidak mengenal konsep pusat.
Dakwah mereka tersebar di tangan para ulama. Sejatinya gerakan
pembaruan pemikiran, Salafi pun menganut prinsip-prinsip non violence.
Maka sangat mengherankan, bila "Salafi" Indonesia sampai punya
panglima perang.  Apalagi nama yang digunakan adalah ahlus sunnah wal
jamaah. Nama yang khas lekat pada salah satu atau kompilasi mazhab
para Imam Besar.

"Allah SWT memang menjanjikan surga untuk para mujahid (mereka yang
melakukan jihad -red)," ungkap seorang mantan aktivis Salman. "Dan
jihad menunjuk pada konsep keimanan kritis, rasa solidaritas
kemanusiaan yang tinggi dan dengan sendirinya cinta kasih". Bukan
konsep memintas jalan menuju surga. (*)

- -----------------------------------------------------
Berlangganan mailing list XPOS secara teratur
Kirimkan alamat e-mail Anda
Dan berminat berlangganan hardcopy XPOS
Kirimkan nama dan alamat lengkap Anda
ke: [EMAIL PROTECTED]

- ------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Apr 2000 jam 22:28:54 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke