----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

RUGIKAN NEGARA Rp 54 MILIAR, TOMMY BAKAL JADI TERSANGKA

        JAKARTA, (SiaR, 19/4/2000). Jika tak ada aral merintang, akhir April
ini, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto --putra bungsu mantan
Presiden Soeharto-- akan dijadikan tersangka kasus manipulasi
pembelian suku cadang pesawat helikopter milik Departemen Kehutanan
dan Perkebunan (Dephutbun) sebesar Rp 7 miliar. Sedangkan total
kerugian yang dialami Dephutbun sebesar Rp 54 miliar. Demikian sumber
SiaR, salah seorang jaksa senior di Kejagung yang diminta
konfirmasinya, Selasa (18/4) kemarin sehubungan keterangan Sekjen
Dephutbun, Soeripto beberapa waktu lalu.

        "Bukti-bukti awal yang kami peroleh dari pihak Dephutbun
mengindikasikan adanya tindak pidana di situ. Penyidikan sudah
selesai, Insya Allah Tommy resmi tersangka," ujar sumber tersebut.

        Tuduhan terhadap Tommy berasal dari penyewaan delapan helikopter
milik Dephutbun yang dioperasikan sepenuhnya oleh perusahaan carter
pesawat terbang PT Gatari Air Service milik Tommy. Dephutbun, menurut
perjanjian, harus membayar sewa carter setiap menggunakan helikopter
dalam tugas pengontrolan hutan. Sementara itu, bila pesawat helikopter
rusak, pembelian suku cadang dibebankan kepada Dephutbun.

        Sebagaimana dirinci pihak Dephutbun, maka kesalahan PT Gatari Air
Service adalah, pertama, membeli suku cadang namun tidak digunakan.
Kedua, belum melaporkan hasil penyewaan jam kerja. Ketiga, setelah
pesawat tersebut dikembalikan kepada Dephutbun, kondisinya tidak layak
terbang.

        PT Gatari Air Service sendiri melalui Dirut Titik B Boedjoko
menyatakan kesiapannya dipanggil Kejagung sehubungan dengan tuduhan
KKN di Dephutbun. Menurut Titik, pihak Gatari memang memiliki hubungan
bisnis dengan Dephutbun. Tapi karena adanya kesalahpahaman sehingga
hubungan bisnis itu terputus. Titik mengakui dari delapan helikopter
milik Dephutbun, masih ada tiga helikopter yang belum dikembalikan.

        Sementara itu, informasi yang diperoleh SiaR menyebutkan, Theo
Sjafei, salah seorang Ketua DPP PDI Perjuangan belakangan ini aktif
mengadakan pertemuan-pertemuan dengan Tommy Soeharto melalui
perantaraan Oetaryo, salah seorang pendiri PT Patra Gas Humpuss, salah
satu anak perusahaan PT Humpuss. Sumber SiaR menyebutkan, Tommy
meminta Theo untuk "melindungi" pengusutan kasus-kasus KKN-nya
keluarga mantan Presiden Soeharto.

        "Sebagai ketua partai pemenang Pemilu, Tommy berharap Theo
menggunakan akses yang dimilikinya untuk membantu keluarga Cendana
lolos dari jerat hukum," ujar sumber yang staf Humpuss tersebut.***

- ------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Apr 2000 jam 03:08:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke