----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Lagi, Empat Ledakan Granat Guncang Banda Aceh

Banda Aceh - 21 Apr 00 23:44 WIB (Astaga.com)
Warga Banda Aceh hari Jumat (21/4) malam, kembali dikejutkan suara ledakan granat di 
beberapa tempat. Pelemparan granat tangan oleh
orang tak dikenal ini berkisar antara pukul 19.30 WIB hingga pukul 20.15 WIB di empat 
titik, masing-masing di halaman kantor
sekretariat Kongres Rakyat Aceh (KRA), gedung Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan 
(BPKP) Aceh, kantor Bappeda Kodya Banda Aceh
dan halaman kantor Gubernur KDH Aceh.

Sejumlah masyarakat yang dihubungi Antara di empat lokasi terpisah di Banda Aceh itu 
mengatakan, letusan yang dilukiskan
mirip suara bom itu menimbulkan suara cukup dahsyat yang terdengar hingga radius lima 
kilometer.

Ledakan granat di empat titik yang sangat mengejutkan warga kota yang berpenduduk 
sekitar 350 jiwa itu dilaporkan tidak menelan
korban jiwa. Peristiwa ini merupakan rangkaian kejadian-kejadian sebelumnya yang 
intensitasnya meningkat pekan-pekan ini.

Menurut seorang sumber, ledakan yang menghantam halaman sekretariat KRA, mengakibatkan 
kerusakan ringan satu unit mobil yang
diparkir di depan kantor.

Kapolres Aceh Besar Letkol (Pol) Sayed Hoesainy, membenarkan terjadinya ledakkan 
granat di empat lokasi tersebut. "Granat yang
dilemparkan orang tak dikenal itu hanya mengenai halaman keempat lokasi tersebut. 
Setelah melemparkan granat, pelaku yang
diperkirakan mengendarai sepeda motor itu langsung melarikan diri," ungkapnya.

Menurut perkiraan Kapolres, pelaku penggranatan yang diduga mengendarai sepeda motor 
menjadikan kantor Sekretariat KRA sebagai
sasaran pertama, lalu ke kantor gubernur, kemudian BPKP selanjutnya baru ke Bappeda 
Banda Aceh. "Perkiraan ini berdasarkan pada
urutan waktu kejadian," tambahnya.

Sementara itu, aparat keamanan yang terus dikerahkan untuk mengejar pelaku, hingga 
berita ini diturunkan belum dapat menangkap para
tersangka.

Kantor gubernur Aceh, yang terletak di jalan padat lalu lintas, usai peristiwa 
peledakan granat kini dijaga ketat oleh pasukan elit
penjinak bom kepolisian (Gegana).(Antara)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 24 Apr 2000 jam 17:04:27 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke