----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 12 Mei 2000 15:10 UTC

** PERJANJIAN DAMAI ANTARA PEMERINTAH DAN GAM DITANDATANGANI

** KONPERENSI INDONESIA-BELANDA DI DEN HAAG

** ADA BUKTI CUKUP UNTUK MENGAJUKAN SOEHARTO KE PENGADILAN

** RADIO NEDERLAND MENANDATANGANI KERJASAM DENGAN SEJUMLAH RADIO
SWASTA DI INDONESIA

** TOPIK GEMA WARTA: INDONESIA DAN GAM TANDATANGANI PERJANJIAN DAMAI

** TOPIK GEMA WARTA: DEMO MAHASISWA SEMAKIN MENINGKAT

* PERJANJIAN DAMAI ANTARA PEMERINTAH DAN GAM DITANDATANGANI

Perjanjian damai antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Atjeh
Merdeka, ditandatangani di Jenewa, Swis. Persetujuan ini berlaku
selama tiga bulan dan dimulai secara resmi tanggal 2 Juni. Perjanjian
tersebut ditanda tangani di sebuah tempat rahasia di luar kota
Jenewa, tanpa dihadiri satu pun wakil media. Pihak Indonesia diwakili
Dubes RI untuk PBB, Hassan Wirajuda, sementara pihak GAM diwakili
Menteri Kesehatan, Zaini Abdullah. Perjanjian Damai bertujuan memberi
masa jeda bagi bantuan kemanusiaan, agar dapat dicari jalan keluar
damai. Untuk mendukung proses tersebut akan dibentuk dua komite
bersama di Aceh. Komite pertama, adalah Komite Bersama Aksi
Kemanusiaan, yang akan membantu dan memonitor situasi HAM di Aceh.
Komite ini akan didampingi tim independen yang harus mengawasi
jalannya bantuan kemanusiaan dan melaporkannya kepada Forum Bersama.
Forum tersebut terdiri atas para wakil pemerintah Indonesia dan GAM.
Komite kedua adalah Komite Bersama Jeda Kemanusiaan, yang harus
menjamin dihentikannya ofensif militer, ketegangan dan tindak
kekerasan di Aceh.

* KONPERENSI INDONESIA-BELANDA DI DEN HAAG

Jumat ini di Den Haag, Belanda dimulai konperensi dua hari yang
diikuti delegasi pemerintah Indonesia, Uni Eropa, Dana Moneter
Internasional serta Bank Dunia. Delegasi Indonesia ingin menampilkan
"Indonesia Baru", yaitu Indonesia setelah terpilihnya Presiden
Abdurrahman Wahid. Selanjutnya akan diperkenalkan kebijaksanaan
politik dan perundang-undangan di era reformasi. Delegasi Indonesia
terdiri atas Menteri Luar Negeri Alwi Shihab, Wakil Gubernur Bank
Indonesia Anwar Nasution, dan para wakil wilayah antara lain dari
Maluku dan Aceh. Selanjutnya juga terdapat sejumlah pakar ilmu
pengetahuan, pengusaha dan anggota-anggota LSM. Ini adalah penampilan
pertama delegasi "Indonesia Baru" di Uni Eropa.

* ADA BUKTI CUKUP UNTUK MENGAJUKAN SOEHARTO KE PENGADILAN

Menurut Jaksa Agung Marzuki Darusman, ada bukti cukup untuk
mengajukan mantan Presiden Soeharto ke pengadilan dengan tuduhan KKN.
Demikian dikatakannya sewaktu diwawancarai harian Inggris The
Financial Times, Jumat ini. Menurut Marzuki sewaktu memerintah
Soeharto mengeluarkan sejumlah keputusan presiden, yang menguntungkan
yayasan-yayasan pimpinannya. Hal ini jelas merupakan satu bentuk
penyalahgunaan kekuasaan. Dua atau tiga bulan lagi berkas-berkas
perkara akan diajukan ke pengadilan. Jaksa Agung menambahkan, sangat
penting untuk mengadili para pelaku KKN dan juga pelanggar HAM di
masa lalu, agar tercipta peraturan hukum yang jelas. Saat ini
Kejaksaan Agung juga sedang menyelidiki keterlibatan Soehato dalam
perkara penyerbuan kantor PDI-P, Juli 1996.

* TNI MENAHAN 500 LASKAR JIHAD DI AMBON

Pasukan TNI di Maluku menahan sekitar 500 anggota Laskar Jihad.
Mereka sebelumnya dilatih di kamp-kamp militer di Pulau Jawa, dan
mendapat waktu satu bulan dari gubernur Maluku serta komandan militer
di Ambon untuk meninggalkan wilayah Maluku. Pemda Maluku khawatir
kelompok ini dapat merusak proses perdamaian yang rapuh, dan menindak
tegas semua pembuat kekacauan.

* RADIO NEDERLAND MENANDATANGANI KERJASAMA DENGAN SEJUMLAH RADIO
SWASTA DI INDONESIA

Kepala Seksi Indonesia Radio Nederland, Indrajanti Titus telah
menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan empat stasiun radio
swasta di Jakarta, Bandung dan Makassar. Perjanjian Kerja Sama
tersebut antara lain mencakup siaran Warta Berita dan acara Aktualita
serta beberapa acara tema yang akan ditentukan kemudian. Ke empat
stasiun radio tersebut adalah Radio PELITA KASIH dan Radio ELSHINTA
di Jakarta, Radio MARAGHITA di Bandung dan Radio BHARATA di Makassar.
Pada saat ini Warta Berita dan Gema Warta Radio Nederland sudah dapat
dipantau lewat Radio PELITA KASIH dalam siaran tunda pagi pukul 07.40
WIB dan siaran relay malam pukul 18.30 WIB pada gelombang 96,35 FM.
Radio ELSHINTA di Jakarta dan Radio BHARATA di Makassar akan segera
menyusul dalam waktu dekat. Selain itu ke empat stasiun radio swasta
ini akan turut menyiarkan Acara Khusus Kejuaraan Sepakbola EURO 2000
yang akan disiarkan oleh Radio Nederland setiap hari, selama Euro
2000 berlangsung.

* ABU SAYYAF MENUNTUT UANG TEBUSAN

Para pemberontak kelompok Abu Sayyaf menuntut uang tebusan untuk
membebaskan 21 sandera yang ditahan di Pulau Jolo Filipina Selatan.
Demikian Menteri Luar Negeri Filipina Domingo Siazon. Tidak diketahui
besarnya uang yang diminta. Kamis kemarin sebuah stasiun televisi
Manila telah memberitakan hal yang sama, tetapi kemudian dibantah
kedua juru runding pemerintah. Selanjutnya kelompok Abu Sayyaf
memutuskan kontak dengan Manila, setelah tentara Filipina mulai
mengepung wilayah tempat para sandera ditahan.

* GERAKAN PEMBERONTAK SIERRA LEONE KELIHATANNYA TERBAGI-BAGI

Gerakan pemberontak di Sierra leone, RUF, kelihatannya terbagi-bagi.
Pemimpin pemberontak Foday Sankoh, dikecam keras oleh seorang anggota
terkemuka RUF lewat radio, karena dituduh terlibat dalam aksi-aksi
kekerasan. Minggu ini pihak pemberontak melancarkan ofensif baru.
Sementara Jumat ini kembali pecah pertempuran hebat di ibukota
Freetown. Tentara PBB dan tentara pemerintah Sierra Leone berusaha
memperkuat posisi di Freetown. Sementara Sekretaris Jenderal PBB Kofi
Annan menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk membantu Sierra Leone.
Sewaktu sidang khusus mengenai krisis di Sierra Leone, Annan
menyatakan dunia harus mengambil tindakan dan mandat yang diperlukan.
Sekjend PBB juga menuntut pembebasan sekitar 500 tentara PBB yang
disandera pemberontak Sierra Leone. Sementara Presiden Amerika
Serikat Bill Clinton mengirim utusan khusus Jesse Jackson. Pendeta
dan aktivis HAM ini juga terlibat dalam proses gencatan senjata di
Sierra Leone antara tentara pemerintah dengan pemberontak, yang
berakhir dengan persetujuan perdamaian. Inggris mengirim 600 tentara
tambahan, yang harus mendampingi 900 tentara lainnya yang sudah
berada di Freetown. Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyatakan,
pasukannya hanya bertugas mengevakuasi warga asing dari Sierra Leone.

* KEBAKARAN HUTAN DI LOS ALAMOS, NEW MEXICO

Di dekat kota Los Alamos, negara bagian New Mexico, Amerika Serikat,
ribuan anggota pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang
membakar hutan. Kota Los Alamos diberitakan dikepung oleh lautan api.
Operasi pemadaman dipersulit angin kencang, sehingga api semakin
bertambah besar serta menghalangi pesawat-pesawat untuk memadamkan
api lewat udara. Sekitar 20.000 orang penduduk dievakuasi, sementara
ratusan rumah tinggal hangus terbakar. Juga Pusat Penyelidikan nuklir
di Los Alamos, tempat bom atom dibuat, dikepung oleh api. Juru bicara
pemerintah Amerika menyatakan, api ini tidak membahayakan bahan-bahan
nuklir yang ada di pusat tersebut, karena disimpan di dalam bangunan
bawah tanah yang tahan api.

* INDONESIA DAN GAM TANDATANGANI PERJANJIAN DAMAI

Intro: Sekitar jam 12.00 waktu Jenewa atau jam 17.00 wib,
ditandangani perjanjian damai atau joint understanding antara gerakan
Aceh Merdeka dengan pemerintah RI Dari Indonesia diwakili oleh Dubes
RI untuk Jenwa Hassan Wirajuda, dan dari GAM diwakili Menteri
Kesehatan Zaini Abdullah. Penandatangan yang dilakukan di sebuah
lokasi di Jenwa itu berlangsung penuh kerahasiaan. Lebih jauh laporan
Aboeprijadi Santoso dari Jenewa:

Aboeprijadi Santoso [AS]: Sebenarnya penandatanganan ini dilakukan
dalam upacara yang tertutup, bahkan sangat rahasia. Kalangan wartawan
di sini pun tampaknya tidak tahu. Tetapi perjanjian yang disebut
"joint understanding" sudah ditandatangani. Sebenarnya masuk akal
kalau ini tampaknya begitu dirahasiakan karena sensitif. Ini pertama
kali suatu pemerintah Indonesia sejak kemerdekaan melakukan suatu
pertemuan dengan pemberontak, dengan perantaraan pihak ketiga. Oleh
karena situasi menyangkut kedua pihak, makanya menjadi sangat
dirahasiakan. Selain itu pihak pemerintahan Gus Dur pernah dituduh
pemberontak Aceh pernah membocorkan salah satu dari empat pertemuan
sebelumnya.

Radio Nederalnd [RN]: Jadi tanda tangan telah dibubuhkan. lalu apa
saja isi dari perjanjian perdamaian tersebut?

AS: Isi secara rinci belum diungkapkan, tapi hal-hal yang utama sudah
banyak diketahui. Tujuan utamanya adalah memberikan semacam jeda
perdamaian dalam rangka memfasilitasi bantuan kemanusiaan, dan
kemudian yang paling penting dalam rangka mengurangi tingkat
kekerasan dan menghentikan tembak menembak. Ini menarik karena dalam
perjanjian ini juga disebutkan beberapa langkah yang akan diambil.
Akan dibentuk suatu komisi mengenai bantuan kemanusiaan. Kedua-duanya
komisi bersama. Komisi mengenai keamaman, dan ada semacam komisi
arbitrary. Jadi suatu forum bersama yang akan menerima pengaduan
apabila terjadi pelanggaran-pelanggaran dari gencatan ini.

Agak sulit untuk menyebutnya sebagai gencatan karena, kalau gencatan
senjata sebenarnya dilakukan antara dua negara. Ceased fire.
Sebenarnya yang terjadi adalah suatu trust, suatu gencatan dalam
rangka memfasilitasi bantuan kemanusiaan, dan dalam rangka mengurangi
kekerasan.

RN: Namun apakah menurut anda penandatanganan ini akan mampu meredam
kekerasan di Aceh mengingat hari ini juga masih terdengar terjadinya
kekerasan di sana?

AS: Itu persoalannya. Tentu kedua pihak sangat berkepentingan untuk
segera menghasilkan suatu hal yang kongkrit, suatu perjanjian seperti
yang dihasilkan sekarang. Tetapi menjadi pertanyaan besar, apakah,
pihak GAM yang hadir di Jenewa ini benar-benar mewakili kalangan
pemberontak yang ada di bumi Aceh. Begitu juga di pihak tentara
Indonesia banyak sekali satuan-satuannya. Sudah menjadi rahasia umum
banyak pasukan liar, atau satuan liar. Maka perjanjian ini saya kira,
 mencerminkan bahwa pihak GAM yang diwakili di sini, wakilnya Tengku
Hassan di Tiro, secara internasional sudah terjepit sehingga mereka
pun ingin menggolkan perjanjian, dan sekaligus juga untuk memberikan
legitimasi, kredibilitas terhadap saingan-saingan mereka.

Sebaliknya bagi Presiden Gus Dur ini memberikan suatu landasan yang
kuat untuk menekan, mengontrol TNI dalam menjaga keamanan di Aceh.
Bagi Gus Dur ini juga suatu kredibilitas. Kalau gencatan ini berlaku
dalam tiga bulan, maka tiga bulan lagi adalah Agustus, dan Gus Dur
akan membawa suatu oleh-oleh ke muka sidang MPR. Jadi kedua pihak
sangat berkepentingan dan kedua pihak pun setuju bahwa rakyat Aceh
sudah terlampau banyak menderita dan sangat mendambakan perdamaian.

RN: Namun nampaknya di lapangan ada juga pihak ketiga yang nampaknya
tidak menginginkan adanya perdamaian itu?

AS: Nah itulah. Ini masalah kontrol. GAM pun bermacam-macam. Tadi
saya katakan GAM yang di Jenewa ini belum tentu mewakili semua.
Bahkan ada apa yang disebut GAM-nya TNI, ada juga TNI-nya GAM. Jadi
ini merupakan batu ujian bagi kedua pihak. Juga dalam rangka
memulihkan, memperkuat peranan mereka sendiri. Taruhannya cukup
besar. Kalau sukses, sangat beruntung Hassan di Tiro maupun Gus Dur.
Sebaliknya kalau gagal risikonya cukup besar. Makanya yang juga
menjadi pertanyaan adalah kalau pihak ketiga itu suatu lembaga, suatu
badan, bukan suatu negara, apa yang menjadi bobot pihak ketiga ini
untuk dapat mengatasi situasi-situasi yang berbahaya nanti. Jadi
sekalipun ini merupakan suatu langkah penting, tetapi membawa
implikasi tantangan-tantangan yang berbahaya dan sensitif.

RN: Lalu apa yang bisa diharapkan selanjutnya dari penandatanganan
ini?

AS: Kalau memang ini dapat berfungsi dengan baik, selama tiga bulan
mendatang, jadi sampai dengan Juli ini, maka ini akan memberi basis
bagi situasi di beberapa daerah tertentu, khususnya seperti Kabupaten
Pidie, di mana diharapkan adanya suatu patroli bersama. Sebenarnya
yang bisa menjadi ukuran barangkali kapan satuan-satuan TNI bersama
satuan-satuan AGAM, akan mampu melakukan patroli bersama dan
mengendalikan situasi.

Demikian rekan Aboeprijadi Santoso. Sementara itu, juru bicara GAM
Ismail Syahputra menyambut baik kesepakatan tersebut dan meminta
masyarakat Aceh untuk menerima dengan tulus hati. Berikut Ismail
Syahputra

Ismail Syahputra [IS]: Itu adalah suatu langkah yang baik dan satu
langkah awal menuju ke depan yang lebih baik. Untuk masa depan Aceh,
dan untuk masa depan rakyat Aceh. Dan saya harap kepada rakyat Aceh
dapat menerima ini dengan tulus dan ikhlas.

RN: Apa isi terpenting dari joint understanding bagi GAM?

IS: Yang paling penting sekali adalah kemanusiaan. Yaitu hentikan
aksi-aksi kekerasan di Aceh. Ini sangat penting bagi hak asasi
manusia. Setelah itu mungkin adalah gencatan senjata. Untuk
mengurangi kematian-kematian di Aceh. Karena di Aceh terlalu banyak
manusia yang mati, yang dibantai oleh pihak TNI. Dan banyak lagi
hal-hal yang disebut di dalamnya, saya belum mendapatkan apa isi yang
sebenarnya . Karena ini baru saja ditandatangani, saya menunggu itu.

RN: Ini berarti bahwa perjanjian ini bukan suatu gencatan senjata?

IS: Dalam hal ini di Aceh yang melanggar HAM adalah orang-orang yang
memegang senjata. Kalau senjata itu tidak diletakkan, tidak bisa
distop kekerasan-kekerasan yang sedang terjadi di Aceh. Jadi dalam
hal ini untuk menyetop, untuk tidak lagi ada kekerasan di Aceh, harus
ada gencatan senjata. Yaitu stop membawa senjata dan stop menggunakan
senjata. Apabila senjata sudah tidak digunakan bagaimana itu sudah
ceased fire?

RN: Jadi meletakkan senjata dalam hal ini adalah semua pihak?

IS: Ya, dari semua pihak yaitu pihak TNI dan pihak GAM. Dan untuk
diketahui oleh rakyat ramai, pihak GAM sekarang sudah pulang ke
baraknya masing-masing dengan menunggu perintah selanjutnya dari
atasan, dari pemimpin AGAM, Tengku Hassan di Tiro.

RN: Namun di Aceh juga ada yang disebut pihak ketiga yang tidak jelas
mereka itu dari pihak mana. Seberapa jauh perjanjian ini bisa
mengatasi campur tangan dari pihak ketiga itu?

IS: Dalam hal ini di Aceh ada pihak-pihak lain yang mengganggu
ketentraman. Karena sebelum ini Indonesia belum pernah mengakui
adanya Gerakan Atjeh Merdeka. Jadi di pihak tentara itu sendiri telah
membuat pasukan-pasukan siluman untuk mengacaukan keadaan di Aceh.
Apabila ini sudah tidak ada lagi, tidak ada tentara lagi yang bisa
membawa senjata, maka tidak ada pihak ketiga yang mengacau keadaan.
Karena pihak ketiga yang mengacau keadaan di Aceh adalah pihak
intelijen Indonesia sendiri yang menggunakan senjata dan memakai baju
preman.

RN: Masyarakat Aceh sangat menaruh harapan besar terhadap perjanjian
damai ini, karena mereka sendiri sudah tidak suka dengan kekerasan
yang terus berlarut-larut. Namun di lapangan, bahkan sampai tadi
pagi, kami masih mendengar adanya berita-berita tentang
berlangsungnya kekerasan. Apa pendapat bapak?

IS: Pagi tadi adalah belum ditandatangani. Sekarang sudah
ditandatangani. Jadi kita lihat lagi besok, bagaimana. Karena tadi
pagi belum ditandatangani, kita belum tarik sepenuhnya semua tentara.
Dan juga kemungkinan tentara Indonesia belum ditarik juga dari
lapangan ke baraknya. Jadi dalam hal ini saya mengharapkan kepada
bangsa Aceh semua supaya tenang dan bersabar untuk menanti kedamaian
yang akan tiba ini.

Ismail Syahputra, juru bicara GAM.

* DEMO MAHASISWA SEMAKIN MENINGKAT

Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti, Jakarta kemarin turun ke
jalan
untuk menuntut penuntasan kasus tertembaknya 4 mahasiswa universitas
itu pada tragedi 12 Mei 1998. Sedangkan Aliansi Jaringan Kota yaitu
gabungan beberapa organisasi mahasiswa Jakarta terlibat bentrokan
dengan polisi sewaktu mencoba menembus barikade polisi yang menjaga
"benteng" Cendana, kediaman mantan Presiden Soeharto. Akibatnya pos
polisi Megaria terbakar. Sampai Jumat malam kemarin, tiga mahasiswa
dikabarkan luka, dan dirawat di RS Carolus, Jakarta.

Ratusan mahasiswa lainnya Jumat kemarin melakukan long march dari
gedung Kejaksaan Agung di  Jakarta Selatan menuju Cendana, Jakarta
Pusat. Aksi Jalan Kaki ini mengakibatkan sejumlah jalan di ibukota
macet. Polisi memblokir arus lalu lintas yang berada di jalur cepat
Jalan Jenderal Sudirman agar tidak terjadi gangguan yang lebih parah
lagi. Sedangkan mahasiswa ketika tiba di seputar Jalan Cendana
memblokir Jalan Sutan Syahrir dan Jalan Muhamad Yamin. Para pengguna
jalan diminta supaya tidak melewati jalan-jalan tersebut. Para
mahasiswa berharap dapat segera melarikan diri jika terjadi bentrok
dengan pihak keamanan. Pusat pengumpulan massa terdapat di bunderan
Teuku Umar. Pada sore hari diperkirakan sekitar 3000 massa sempat
berkumpul disana. Tetapi jumlahnya berkurang di malam hari.

Para demonstran yang tergabung dalam Jarkot, semula berniat menjemput
mantan Presiden Soeharto di kediamannya untuk diadili dalam apa yang
mereka namakan Pengadilan Rakyat. Namun usaha mahasiswa, yang
sebelumnya telah bermalam tiga hari di Kejagung, akibat penjagaan
aparat yang berlapis-lapis, gagal. Di samping itu barisan massa tidak
terkonsolidasi dengan baik. Para mahasiswa  menuntut pemerintah
segera menangkap, mengadili dan menyita harta mantan penguasa Orde
Baru itu. Jarkot yang terdiri dari Liga Mahasiswa Nasional untuk
Demokrasi (LMND), Forum Kota, Keluarga Besar
UPN, Keluarga Besar Universitas Bhayangkara dan Komite Aksi Rakyat
Tertindas menuntut pula agar harta Soeharto yang akan disita
digunakan untuk membayar utang luar negeri. Disamping itu harta
tersebut juga digunakan untuk mensubsidi kebutuhan rakyat, biaya
pendidikan, menaikkan taraf hidup rakyat dan supremasi hukum.

"Dosa-dosanya seakan tengggelam begitu saja tanpa ada proses hukum
yang jelas," demikian pernyataan sikap Jarkot. Dita Sari Indah  tokoh
buruh FNPBI  menyatakan kepada Radio Nederland kemarin, hingga kini
belum ada rencana dari kalangan serikat-serikat buruh untuk ikut
terjun dalam aksi-aksi menggugat kasus KKN Soeharto. Untuk sementara
ini buruh masih menuntut hak-hak normatif tentang ekonomi. Tetapi
bagi Dita sistem penegakkan hukum di Indonesia betul-betul dalam
kondisi parah, karena orang yang jelas-jelas selama 32 tahun
bertanggung jawab atas kerusakan ekonomi dan politik di negeri ini
ternyata hingga kini belum juga dapat di dudukkan di kursi terdakwa
di pengadilan. Padahal Soeharto telah dua tahun tidak lagi berstatus
sebagai presiden sehingga ini membuat rakyat semakin tidak percaya
pada pemerintahan  Gus Dur. Sehubungan dengan itu di Jakarta sekarang
beredar spekulasi bahwa Marzuki Darusman akan diganti oleh
Bacharuddin Lopa dari PPP.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 13 May 2000 jam 15:52:44 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke