----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

WIRANTO DIPERIKSA AMBON KEMBALI BERGOLAK

        AMBON, (TNI Watch! 20/5/2000). Pemeriksaan terhadap Wiranto oleh Tim
Kejaksaan Agung (17/5) membawa petaka. Karena pada saat yang sama
meletus kembali kerusuhan besar di kota Ambon. Korban tewas akibat
pertikaian di Ambon terus bertambah. Sampai Kamis (18/5) ditemukan
sedikitnya 23 orang meninggal. Konflik di Kotamadya Ambon sendiri,
saat ini sudah meluas sampai ke daerah Wayhoka Karang Panjang
Kecamatan Sirimawu.

        Menurut sumber TNI Watch!, konflik tersebut bermula dari dihadangnya
mobil polisi yang bermuatan tiga orang perwira polri, Selasa (16/5)
sore. Penghadangan itu, akhirnya mengundang bentrok massa antara
kelompok hijau dan merah di kawasan Mahardika. Bentrokan massa terus
berlanjut. Aksi pembakaran rumah penduduk dengan menggunakan bom-bom
molotov dan bom rakitan di tengah berondongan tembakan aparat keamanan
yang berupaya membubarkan massa, menghanguskan sekitar lima rumah di
kawasan Paradise Tengah. Komandan Batalyon (Danyon) 303 Kostrad
Kolonel Irwan Kusnadi dikabarkan kritis akibat terkena tembakan di
kepalanya.

        Kehadiran Batalyon 509 dan 405 Kostrad yang mengerahkan enam buah
panser yang berusaha mengisolir daerah konflik justru membuat
ketegangan baru. Masing-masing sebanyak tiga panser menghadang
pengumpulan massa di kawasan Ayepatti dan AM. Sangaji serta massa yang
berada di Jl Anthoni Ribok, JL. Pahlawan Revousi dan Jl. Tamaela. Juga
tampak bersiaga 3 batalyon Infanteri TNI 303, 405, dan 509.

        Keurusuhan di Ambon menurut sumber SiaR ada hubungannya dengan
pemeriksaan Jenderal Wiranto. Menurut sumber ini, rusuh itu selalu
muncul pada saat-saat ada aktifitas pemeriksaan para jenderaloleh
Kejaksaan Agung berkaitan dengan tragedi bumihangus Timtim. "Tangan
Wiranto belum patah betul di TNI. Masih punya link di bawah yang siap
digerakkan," kata sumber ini.

        Selasa itu Wiranto diperiksa Tim Kejaksaan Agung yang dipimpin M
Manoy SH. Wiranto datang didampingi para pengacaranya. Seusai
diperiksa, Wiranto konferensi pers dan menyatakan mundur dari jabatan
Menko Polkam Kabinet Persatuan.

        Sementara itu kehadiran Laskar Jihad di Ambon diduga juga ikut
memanaskan situasi yang mulai cooling down itu. Tindakan mereka tidak
seperti yang dikemukakan sebelumnya untuk berdakwah dan melakukan
kegiatan sosial. Bahkan di pelabuhan Yos Sudarso Ambon diketemukan
sembilan kontainer berisi senjata yang dibawa oleh KM Tanto Permai II
(13/3). Sembilan kontainer itu berasal dari Jawa yang dikirim melalui
jasa Ekspedisi Muatan Kapal Laut "AMAN" Surabaya, dengan tujuan toko
Surabaya Indah di Jl. Ay Pati Ambon. ***

_______________
TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku
TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan
ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia
yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya.
Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi
bersama-sama.

- ------------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 21 May 2000 jam 20:31:26 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke