----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 22 Mei 2000 14:00 UTC

** KEJAGUNG TERPAKSA MENGHENTIKAN INTROGRASI SOEHARTO

** PERTEMUAN ANTARA JURU RUNDING DENGAN PENYANDERA DI FILIPINA GAGAL

** PEMIMPIN PEMBERONTAK FIJI BERSEDIA MENGAKHIRI AKSI PENYANDERAAN

** TOPIK GEMA WARTA: SIAPA DIBALIK KERUSUHAN DI MALUKU BELAKANGAN
INI?

** TOPIK GEMA WARTA: ADA APA DIBALIK PENERBITAN SP3 TEXMACO?

* KEJAGUNG TERPAKSA MENGHENTIKAN INTROGRASI SOEHARTO

Pihak Kejaksaan Agung terpaksa menghentikan intrograsi mantan
Presiden Soeharto Senin ini, karena menurut para pengacaranya, ia
terlalu sakit untuk dapat menjawab pertanyaan. Menurut Pengacara
Soeharto, Juan Felix Tampubolon, pihak Kejagung telah mempersiapkan
20 pertanyaan, tetapi dihentikan pada pertanyaan ke-12. Kunjungan
Senin ini memang telah dijadwalkan sebelumnya, setelah Jaksa Agung
Marzuki Darusman menyatakan mantan presiden Soeharto akan ditanyai 2
kali seminggu. Selain itu Jaksa Agung juga menambahkan penjagaan
militer di sekitar kediamannya akan dikurangi ke batas minimum
apabila ia tidak bekerja sama dengan pihak Kejagung.

Sementara itu sekitar 300 orang mahasiswa yang tergabung dalam
Jaringan Kota Senin ini kembali berdemo ke Jalan Cendana. Tuntutan
mereka kali ini lebih tajam dan berulang kali dinyatakan kalau
revolusi akan digelar hari ini dan Soeharto akan diadili dengan
rakyat sebagai hakimnya.

Selanjutnya adik bungsu Presiden Abdurrahman Wahid, Hasyim Wahid atau
Gus Im, mengundurkan diri dari jabatan Staf Ahli Badan Penyehatan
Perbankan Nasional, BPPN, secara sukarela. Menurut anggota Komisi
Hukum Nasional Fajrul Falakh, Gus Dur memberitahu pengunduran diri
Gus Im ketika membahas kasus-kasus KKN di lingkungan peradilan,
termasuk di lingkungan Istana Presiden, Senin ini. Mundurnya Gus Im
mendapat sambutan baik dari berbagai pihak.

* PERTEMUAN ANTARA JURU RUNDING DENGAN PENYANDERA DI FILIPINA GAGAL

Pihak pemberontak muslim Filipina yang menahan 21 orang di Pulau Jolo
mengajukan tuntutan politik sebelum membebaskan para sandera. Dalam
surat mereka kepada pemerintah Manila, diminta didirikannya negara
Islam di Filipina Selatan. Selain itu mereka menuntut dilakukannya
penyidikan tuduhan diskriminasi warga muslim Filipina di Propinsi
Sabah, Malaysia. Di dalam surat itu tidak disinggung masalah uang
tebusan. Selain itu para penyandera juga tidak memenuhi janji untuk
bertemu dengan juru runding pemerintah Filipina Senin ini. Ketua tim
juru runding Filipina, Robert Aventajado menunggu selama 4 jam, di
tempat rahasia yang disetjui sebelumnya.

Sementara itu gerakan radikal muslim Front Pembebasan Moro menyatakan
bersedia untuk memulai kembali pembicaraan perdamaian dengan
pemerintah Filipina. Perundingan ini macet akhir bulan lalu, setelah
pecah pertempuran baru antara kedua pihak. Front pembebasan Moro
menuntut kemerdekaan wilayah Mindanao Selatan.

* PEMIMPIN PEMBERONTAK FIJI BERSEDIA MENGAKHIRI AKSI PENYANDERAAN

Pemimpin pemberontak di Kepulauan Fiji, George Speight menyatakan
bersedia mengakhiri aksi pendudukan gedung parlemen dan penyanderaan
Perdana Menteri Mahendra Chaudry serta sejumlah anggota parlemen
dengan syarat tertentu. Speight, seorang pengusaha dan pendukungnya
yang bersenjata menentang dominasi masyarakat India di Kepulauan
Fiji. Selasa besok Dewan Utama para Tetua Suku akan membicarakan
krisis ini. Speight mengharapkan dewan tersebut mendukung
pemikirannya, dan apabila demikian maka ia akan membebaskan para
sandera. Pemimpin pemberontak ini telah meninggalkan gedung parlemen
beberapa jam lalu dengan menggunakan mobil polisi dan kemudian
berkeliling jalan-jalan ibukota, tetapi ia tidak ditangkap.
Sebelumnya Presiden Ratu Sir Kamisese Mara menyatakan polisi dan
tentara tetap mendukung pemerintah, sementara penduduk asli Fiji,
Suva, Senin ini menyatakan dukungannya kepada pihak pemberontak.

* PEMILIHAN UMUM DI HAITI BERJALAN LANCAR

Ahad kemarin sekitar 60% elektorat Haiti memberikan suara dalam
pemilihan umum tingkat parlemen dan kota madya. Sebelumnya
dikahawatirkan pemilu ini akan berlangsung penuh kekacauan dan
sebagian besar dari 4,2 juta elektorat tidak datang memberikan suara.
Para pengamat internasional menyatakan tidak ada insiden yang patut
diberitakan, kecuali satu penembakan di utara ibukota Port-au-Prince.
Tetapi pemilu tersebut diwarnai berbagai persoalan organisasi.
Misalnya banyak kertas suara yang datang terlambat, sehingga berbagai
TPS baru dibuka berjam-jam kemudian. Pemilu kali ini diharapkan dapat
mengakhiri krisis politik di Haiti. Presiden Renee Preval membubarkan
parlemen satu setengah tahun lalu dan sejak itu memerintah lewat
dekrit.

* REFERENDUM DI ITALIA DINYATAKAN TIDAK SAH

Hasil referendum Italia mengenai perubahan undang-undang pemilihan
umum dinyatakan tidak sah. Sebelumnya diusulkan untuk memilih seluruh
anggota parlemen lewat sistem mayoritas. Tetapi karena jumlah
elektorat yang datang memberikan suara hanya 36%, maka referendum ini
dinyatakan tidak sah. Untuk sementara UU pemilu yang lama tetap
berlaku, di mana tiga-perempat anggota parlemen dipilih lewat cara
sistem mayoritas. Sisanya dipilih lewat sistem pembagian sama banyak.
Para pendukung reformasi di Italia menyatakan UU yang sekarang
menyebabkan partai-partai politik kecil yang tidak penting berperanan
kuat dalam parlemen, dan hal ini mengakibatkan ketidakstabilan
politik di Italia.

* PESAWAT PERTAMA DARI ERITREA MENDARAT DI FRANKFURT

Di bandara kota Frankfurt Jerman mendarat pesawat pertama yang
membawa 200 orang warga asing dari Eritrea. Sebagian besar adalah
warga Eropa dan Amerika. Pemerintah Amerika Serikat, Inggris, dan
Jerman menasihatkan warganya untuk meninggalkan negara Afrika ini
setelah pasukan Ethiopia semakin mendekati wilayah Eritrea. Pasukan
Ethiopia Sabtu lalu berhasil mengusai kota Om Hajar, di dekat
perbatasan antara Eritrea dan Sudan. Pemerintah Ethiopia membantah
tuduhan berniat menganeksasi Eritrea yang merdeka tahun 1993.
Pertempuran antara kedua negara pecah 10 hari lalu. Sementara usaha
juru runding Organisasi Kesatuan Afrika untuk membawa kedua belah
pihak ke meja perundingan berakhir di jalan buntu.

* PEMBERONTAK SIERRA LEONE KEMBALI MEMBEBASKAN PEGAWAI PBB

Pihak pemberontak Sierra Leone kembali membebaskan 54 pegawai dan
anggota pasukan PBB. Mereka adalah 42 tentara Zambia, 10 tentara
Kenya dan dua pengamat dari Norwegia dan Malaysia. Ke-54 orang
tersebut tiba di ibukota Freeetown setelah singgah sebentar di
ibukota Liberia, Monrovia. Hingga sekarang telah 204 orang pegawai
dan anggota pasukan PBB yang dibebaskan, dan menurut perkiraan masih
ada 280 orang lainnya yang ditahan. PBB mengharapkan pemberontak
Front Persatuan Revolusioner akan membebaskan lebih banyak lagi
tentara PBB Senin ini. Presiden Sierra Leone, Ahmed Tejan Kabbah
dalam pidato radionya menyatakan pemimpin pemberontak Foday Sankoh
yang ditahan akan diajukan ke pengadilan dengan tuduhan terlibat
dalam insiden tembak menembak sewaktu demonstrasi di depan rumahnya,
awal bulan ini. 20 orang tewas menjadi korban. Sankoh dituduh
memerintahkan anak buahnya untuk menembak para demonstran.

* LEE HAN-DONG CALON PERDANA MENTERI KOREA SELATAN

Presiden Korea Selatan Kim Dae-Jung mencalonkan rekan koalisinya Lee
Han-Dong sebagai Perdana Menteri baru. Sementara pemimpin pemerintah
sebelumnya, Park Tae-Joon terpaksa mengundurkan diri karena melakukan
penggelapan pajak. Seperti juga Park, Lee Han-Dong adalah anggota
Partai Persatuan Liberal-Demokrat, yang sebelumnya keluar dari
koalisi pemerintah awal tahun ini. Dengan pengangkatan Lee diharapkan
pemerintah pimpinan Kim dapat mempertahankan mayoritas di parlemen.
Penunjukkan ini masih harus disetujui oleh parlemen Korea Selatan.

* KUNJUNGAN PERTAMA THABO MBEKI DI AS

Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki Senin ini memulai kunjungan
kenegaraan pertama di Amerika Serikat. Senin ini Mbeki akan bertemu
dengan Presiden Bill Clinton. Tujuan kunjungan adalah memperkuat
hubungan kedua negara. Tetapi ide-ide presiden Afrika Selatan ini
mengenai pemberantasan penyakit AIDS di negaranya, akan mempersulit
pembicaraan. Sebelumnya Mbeki menyatakan ia meragukan bahwa virus HIV
adalah penyebab penyakit AIDS. Menurut Presiden Afrika Selatan ini,
AIDS disebabkan karena faktor-faktor seperti kemiskinan memperlemah
daya imunisasi dalam tubuh manusia. Karena itu Mbeki juga dianggap
menentang rencana pemerintah Amerika untuk meningkatkan pemberantasan
penyakit AIDS di seluruh dunia.

* SIAPA DIBALIK KERUSUHAN DI MALUKU BELAKANGAN INI?

Intro: Peristiwa kerusuhan di Glodok dan Maluku baru-baru ini erat
kaitannya dengan kekecewaan para pendukung mantan Presiden Soeharto.
Berikut kami bacakan laporan koresponden Johan Talisipat dari
Jakarta.

Sekelompok warga asal Maluku kemarin meminta bantuan PBB agar daerah
Maluku dapat dinyatakan sebagai wilayah yang merdeka. "Kami minta
merdeka, karena Laskar Jihad selalu didatangkan ke Maluku. Padahal
itu konspirasi politik dari pusat," kata seorang demonstran di depan
gedung PBB di Jalan MH Thamrin Jakarta. Mereka membawa poster yang
antara lain berisi imbauan bagi kemerdekaan Maluku. Sementara itu
diberitakan bahwa pihak kepolisian telah menemukan senjata-senjata
yang diselundupkan dari Filipina Selatan. Hal ini ditegaskan Kapolri
Letjen Pol Rusdihardjo kemarin usai pembekalan pasukan Brimob yang
akan diberangkatkan ke Ambon.

Delapan SSK Brimob akan diberangkatkan menggantikan 8 SSK yang sudah
bertugas selama 8 bulan disana. 38 anggota Brimob sebelumnya
dikabarkan telah membantu salah satu kelompok yang bertikai setelah
melihat pihak tentara mengerahkan panser untuk membantu kelompok
masyarakat yang lain. Kapolri hari Senin kemarin juga menjelaskan
bahwa aparat sudah menahan oknum dari Indonesia yang mengkoordinir
latihan di Filipina Selatan. Senjata-senjata kiriman dari Filipina
Selatan itu kini berada di tangan polisi. Kasus ini memperkeruh
suasana di Ambon. Dari sembilan kontainer senjata yang disita
Marinir, menurut suatu sumber, satu diantaranya lolos setelah di
tangan polisi.

Di antara senjata-senjata ex Filipina yang lolos ada jenis roket
"launcher". Senjata-senjata itu akhirnya digunakan salah satu
kelompok dalam pertikaian berdarah baru-baru ini. Pangdam setempat
sempat meminta pihak kepolisian untuk menyita video film yang
menunjukkan bagaimana salah satu kelompok yang bertikai didukung
prajurit-prajurit militer yang menggunakan panser. Tetapi film itu
sempat lolos dan ditayangkan baik di Jakarta maupun di luar negeri.
Demikian sumber tersebut.

Perkembangan di Ambon itu nampaknya akan mempengaruhi rencana mutasi
di kalangan TNI. Harian Rakyat Merdeka kemarin memberitakan bahwa
digantinya Panglima TNI Laksamana Widodo AS akan terwujud awal Juni
nanti. Widodo akan diganti Jenderal Tyasno Sudarto yang kini Kasad.
Sedangkan posisi  Kasad akan ditempati Letjen Agus Wirahadikusuma
yang kini Pangkostrad. Pangkostrad  menurut Rakyat Merdeka akan
dijabat oleh Mayjen Ryamizard Ryacudu yang sekarang menjabat Pangdam
Jaya. Namun kejadian-kejadian di Maluku dan Glodok telah memaksa Gus
Dur untuk menunda pelaksanaan pergantian pimpinan TNI ini. Gus Dur
sekarang merasa lebih aman jika pihak angkatan laut yang tetap
memegang kepemimpinan di TNI.

Dibiarkannya pasukan Jihad berangkat ke Ambon oleh Kasad Jenderal
Tyasno telah menimbulkan pelbagai pertanyaan. Sumber-sumber intelijen
menunjuk pada pelbagai pertemuan kelompok-kelompok bekas pendukung
Habibie dan pendukung Soeharto menjelang peristiwa Glodok baru-baru
ini. Rapat yang dipimpin seorang mantan Kasad juga dihadiri
perwira-perwira polisi pendukung Habibie. Melihat kegiatan-kegiatan
yang semakin meningkat itu memang sulit untuk tidak mempercayai
sinyalemen Gus Dur mengenai suatu konspirasi besar menjatuhkan Gus
Dur menjelang bulan Agustus. Di dunia intelijen memang sudah
diketahui adanya rencana menggantikan Gus Dur dengan seorang sipil
lain yang dikendalikan pihak militer.

Dalam hubungan ini memang menarik keterangan seorang jenderal
baru-baru ini yang mengingatkan bahwa militer Indonesia dapat
mengikuti jejak Pakistan jika pihak sipil gagal memimpin Indonesia.
Yang juga menarik adalah keterangan Kaster Jenderal Agus Widjoyo
kepada harian Singapura "the Straits Times". Setelah rezim Soeharto
lengser, katanya. Politis sipil menjadi overacting dan lepas kendali
dalam bersikap dan berperilaku. Ia mencium adanya aspirasi yang kuat
untuk menyingkirkan peran militer dalam politik. Tapi di pihak lain
ketika sesuatu terjadi masyarakat begitu cepat mempertanyakan
keberadaan militer, akta Agus Widjoyo.Seorang jenderal lain dengan
lebih tegas menjelaskan kejengkelan pihak TNI:" Pemerintahan Gus Dur
sekarang ini mengganti perwira-perwira lapangan dengan
perwira-perwira staf yang sebelumnya kerjanya  hanya duduk dibelakang
meja".

* ADA APA DIBALIK PENERBITAN SP3 TEXMACO?

Ada apa di balik penerbitan SP3 - Surat Perintah Penghentian
Penyidikan kasus Texmaco yang kontroversial.Tanpa penjelasan rinci,
Kejaksaan Agung menerbitkan SP3, dengan alasan tidak ditemukan adanya
unsur kerugian keuangan negara dalam kasus itu.
Ahli hukum dari Universitas Indonesia, Harkristuti Harkrisnowo,
mempertanyakan SP3 itu.

Harkristuti Harkrisnowo [HH]: Ini menimbulkan pertanyaan, karena
memang dari awalnya itu proses yang diajukan atau dilakukan oleh
waktu itu masih Menteri, Laksamana Sukardi, kemudian sempat ada pro
dan kontra dari berbagai pihak. Dan kemudian akhirnya, ternyata
sekarang di SP3-kan. Walaupun yang mengajukan atau melaporkan masih
memang ada bukti-bukti awal atau bukti-bukti yang menguatkan bahwa
memang telah terjadi hal-hal yang bisa dijerat dengan hukum. Jadi di
sini menurut pendapat saya banyak pertanyaan, karena saya sendiri
berpandangan bahwa apa yang dikemukakan oleh pihak Kejaksaan Agung
itu mungkin tidak terlalu jelas untuk memberikan suatu justifikasi
atas dikeluarkannya SP3. Jadi memang pertanyaannya muncul dari sini.

Mungkin kalau diberikan suatu penjelasan yang memang dapat diterima,
itu akan bisa dimengerti. Tetapi karena penjelasannya itu tidak
jelas, jadi menimbulkan banyak sekali spekualsi dan juga mungkin
kecurigaan di kalangan masyarakat.

Radio Nederland [RN]:  Tapi yang jelas Mbak yakin bahwa penerbitan
SP3 untuk kasus Texmaco ini benar-benar melawan rasa keadilan
masyarakat?

HH; Menurut saya ya. Karena kita tidak diberitahu kenapa. Mungkin
karena ini dekat sekali dengan keluarnya SP3 dari Soeharto. Dan di
situ juga banyak kelucuan-kelucuan. banyak clausul yang ternyata
tidak dicantumkan, seperti yang biasa dicantumkan dalam format
standar dari suatu SP3. Misalnya clausul bahwa ini akan dapat
direvisi itu tidak dijumpai dalam SP3-nya Soeharto. Dan saya tidak
tahu SP3 macam apa pula yang dikeluarkan di sini. Itu kan orang
melihatnya tidak secara kasus demi kasus. Orang melihat, kasus
Soeharto begitu, kasus Bank Bali begitu, kemudian kasus Texmaco juga
begitu. Jadinya orang mengambil kesimpulan satu tambah satu. Ini
menurut saya janganlah dibiarkan terjadi karena kita menginginkan
agar masyarakat itu punya kepercayaan lagi pada hukum dan aparatnya.

Demikian Harkristuti Harkrisnowo, ahli hukum Universitas Indonesia.
Secara politis, penerbitan SP3 Texmaco, memang sangat aneh, demikian
Ikhrar Nusa Bhakti, pengamat politik dari LIPI:

Ikhrar Nusa Bhakti [IB]: Ya buat saya jelas aneh. Ini kan masalah
ekonomi yang boleh dikatakan sangat mengganggu keuangan negara. Yang
saya heran, pada masa Laksamana Sukardi masih menjadi Menteri PBUMN
itu kan beliau sangat keras memperjuangkan supaya kasus Texmaco ini
diajukan ke pengadilan. Tapi kok ternyata begitu beliau disingkirkan
oleh Presiden Gus Dur ternyata SP3 ini dihentikan.

RN: Jadi menurut anda lebih banyak pertimbangan politis daripada
pertimbangan hukum, penerbitan SP3 ini?

IB: Kalau buat saya ya. Demikian juga dulu pada masa Presiden
Soeharto, kenapa Texmaco menjadi semacam anak emas pada masa itu. Itu
kan karena secara kebetulan  tampaknya konglomerat Cina itu, apa
namanya, Pak Harto ingin membuat suatu keseimbangan antara
konglomerat Cina dengan konglomerat keturunan yang lain, termasuk
dari India. Dan kelihatannya Texmaco yang mendapatkan angin segar
sehingga waktu itu Sirivasen bisa mendapat dana yang begitu melimpah
ruah untuk proyek-proyek Texmaco.

RN: Anda melihat suatu dampak politik besar bahwa nanti rasa keadilan
masyarakat ini akan kembali dilumpuhkan?

IB: Buat saya ya. Dan ini saya tidak akan heran apabila misalnya para
kriminal kecil itu juga akan merasa tidak adil. Dalam arti kata
mengapa konglomerat-konglomerat itu yang punya hutang begitu besar
dan boleh dikatakan bisa menjatuhkan negara dari sisi ekonomi, itu
begitu mendapat perlakukan yang sangat istimewa dari pemerintah
khususnya negara. Mengapa mereka yang cuma misalnya menjadi pengedar
VCD bajakan kemudian mendapat perlakukan yang sangat buruk dari pihak
aparat keamanan. Dan ini menurut saya akan meningkatkan rasa
ketidakadilan dan mungkin saja menimbulkan demonstrasi-demonstrasi
baru dan juga kerusuhan-kerusuhan dari pihak-pihak yang merasa
ditindak secara tidak adil oleh negara.

RN: Dan lebih jauh barangkali timbul suatu reaksi ketidakpercayaan
kepada pemerintahan Gus Dur?

IB; Buat saya ya. Bisa saja Gus Dur ini tercoreng wajahnya. Kenapa
begitu, karena salah satu dari kebolehan Gus Dur dan untuk dipilih
menjadi presiden saat itu adalah kebersihan dia dan juga sifat-sifat
arif beliau. Tapi kalau ternayata sekarang pemerintah baru di bawah
Gus Dur itu melakukan kolusi pula, itu boleh dikatakan harapan dari
para elit politik dan masyarakat terhadap pemerintahan Gus Dur ini
akan semakin berkurang. Jadi ini bukan mustahil akan menambah daftar
hitam dari pemerintahan Gus Dur yang bisa menjadi persoalan dalam
bulan Agustus mendatang, setelah Sidang Umum MPR.

Demikian Ikhrar Nusa Bhakti, pengamat politik dari LIPI:

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 May 2000 jam 03:58:34 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke