----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

PEMBERITAAN MEMPROVOKASI MALUKU

        AMBON, (SiaR, 21/6/2000). Pangdam XVI/Pattimura, Brigjen Max Tamaela
mengingatkan masyarakat di Maluku, khususnya Kodya Ambon dan
sekitarnya agar jangan terprovokasi pemberitaan media massa pusat yang
cenderung melansir pernyataan para elit maupun tokoh masyarakat
sehingga ikut memperkeruh situasi keamanan.

        "Begitu pun para tokoh maupun elit masyarakat di Maluku hendaknya
jangan membuat pernyataan yang memperkeruh keamanan. Apalagi saling
menanggapi di media massa sehingga masyarakat mudah terprovokasi
dengan dampaknya kerusuhan tetap berlangsung," katanya, di Ambon.

        Oleh karena itu, Dansat Banmil Maluku dan Maluku Utara itu menyatakan
terima kasih kepada para tokoh maupun elit di Maluku, khususnya Ambon
yang mengayomi masyarakat sehingga situasi keamanan lebih baik.
"Kondisi ini sangat menentukan situasi keamanan karena bila keamanan
masih keruh, maka masalah kerusuhan sulit terselesaikan dalam waktu
dekat," katanya.

        Dengan demikian, Pangdam menginginkan ke depan masyarakat secara
keseluruhan hendaknya sama-sama menciptakan situasi keamanan lebih
baik agar kegiatan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan
berjalan lancar.

        "Jadi situasi kondusif sangatlah diharapkan. Apalagi kehidupan Salam
(Islam)-Sarani (Kristen) yang terkenal harmonis sebagai warisan
datuk-datuk (leluhur-red) itu terbina kembali," tandasnya.

        Tamaela menjelaskan kebijakan Panglima TNI melaksanakan penyegaran
personil di Bawah Komando Operasi (BKO) Kodam XVI/Pattimura untuk
tidak terlalu lama bertugas mengamankan kerusuhan. "Personil keamanan
nantinya hanya bertugas paling lama enam bulan kemudian dirotasikan
agar tidak jenuh, karena bisa berdampak pada adanya oknum-oknum yang
terkontaminasi," katanya menambahkan.

        Ia mengakui, satu batalyon dari Batalyon Infanteri 403 dalam waktu
dekat akan tiba di Ambon guna menggantikan aparat keamanan yang telah
bertugas lebih dari enam bulan, tanpa merinci kesatuannya. ***

- ----------------------------------------
SiaR WEBSITE:
http://lawpc42.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 21 Jun 2000 jam 19:35:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke