---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- ORANG DEKAT SOEHARTO MASIH DAPAT TEMPAT DI TNI-AD JAKARTA, (TNI Watch! 21/6/2000). Dalam masa transisi sekarang ini, memang agak sulit "membersihkan" Angkatan Darat dari pengaruh Soeharto dalam waktu cepat. Maklum, jenderal-jenderal yang kini bercokol di Angkatan Darat, ketika dipromosikan sebagai jenderal, adalah saat Soeharto masih berkuasa. Jadi walau bagaimanapun, masih ada rasa hutang budi jenderal-jenderal tersebut pada Soeharto. Dalam mutasi baru-baru ini, beberapa perwira yang diidentifikasi sebagai orang dekat Soeharto masih dapat posisi. Wajar saja, karena KASAD Jenderal Tyasno Sudarto, dulunya juga orangnya Soeharto. Kalau Tyasno tidak disayang Soeharto, mana mungkin ia bisa menjadi Pangdam IV/Diponegoro. Karena Kodam tersebut, sudah seperti "rumah" Soeharto saja. Beberapa perwira yang dulu (entah sekarang) jelas-jelas masuk dalam lingkaran Soeharto, dan kini masih diberi tempat, antara lain adalah Mayjen TNI Ismed Yuzairi (kini Dan Pusterad, calon Komandan Pussenif), Mayjen TNI Sang Nyoman Suwisma (Kas Kostrad, calon Aster KASAD), Brigjen TNI Zamroni (Wadanjen Kopassus, Dirlat Kodiklat TNI-AD), Brigjen TNI Amirul Isnaini (Waaspam KASAD, calon Danjen Kopassus), dan Brigjen Eddi Budianto (mantan Kepala Setum Bakorstanas, calon Kapuskodal TNI). Selain yang mendapat promosi atau hanya digeser (pangkat tidak naik seperti Brigjen Zamroni), orang dekat Soeharto ada juga yang tersingkir, karena tidak memperoleh jabatan yang pasti. Itu terjadi pada Mayjen R Ampi Nurkamal Tanujiwa (lengser dari Wadan Kodiklat TNI-AD), Mayjen TNI Slamet Supriyadi (lengser dari Pangdam III/Siliwangi), Mayjen TNI Abdul Rachman Gaffar (lengser dari Dan Pussenif), Mayjen TNI Sjamsul Maarif (lengser dari Gubernur Akmil) dan Brigjen TNI M Idris Gassing (lengser dari Kasdam VIII/Trikora). Untuk yang masih berpangkat kolonel, tampaknya impas. Maksudnya, ada satu yang dipromosikan, dan satu digeser. Kolonel yang dipromosikan adalah Kol Inf Srijanto, yang akan menjadi Wakil Danjen Kopassus, berarti Kolonel Srijanto bakal naik pangkat sebagai Brigadir Jenderal. Sedang yang tidak memperoleh promosi adalah Kol Inf Rasyid Qurnain Aquari. Posisi Kol Rasyid sekarang adalah Paban VI/Pam Sintel, dan digeser sebagai Pamen Dephan, jadi tidak ada kenaikan pangkat bagi Kol Rasyid. Kenyataan ini sungguh ironis bagi Kol Rasyid, karena ia baru saja lulus dari Kursus Reguler Lemhanas. Perwira yang baru lulus dari Susreg Lemhanas, biasanya selalu mendapat promosi, tapi kebiasaan itu tidak berlaku bagi Kol Rasyid. Kol Inf Rasyid Qurnain Aquari adalah Komandan Grup A Paspampres semasa Soeharto berkuasa. Sosoknya selalu dekat (secara fisik) dengan segala ativitas Soeharto. Sebagai Komandan Grup A Paspampres ia menggantikan Kol Inf Sjafrie Sjamsudin (saat itu), yang dipromosikan sebagai Danrem Surya Kencana di Bogor. Sebelum menjabat Komandan Grup A Paspampres, jabatan Kol Rasyid adalah Aspers Danjen Kopassus, semasa Kopassus dipimpin Brigjen TNI Subagyo HS dan Mayjen TNI Prabowo Subianto. Kolonel Srijanto dan Kolonel Rasyid adalah sama-sama alumni Akmil 1975, dan sama-sama berasal dari Korp Baret Merah. Ketika Kol Rasyid menjadi Aspers di Kopassus, Kol Srijanto kebetulan juga bertugas di Kopassus, yaitu sebagai Komandan Grup 2 di Kartosuro, Solo. Saat menjabat Komandan Grup 2 itulah, Kol Inf Srijanto ditunjuk sebagai Komandan Upacara pada saat pelepasan jenazah Ibu Tien Soeharto dari Dalem Kalitan, Surakarta, di bulan April 1996. *** _______________ TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama. - ---------------------------------------- SiaR WEBSITE: http://lawpc42.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 21 Jun 2000 jam 19:54:04 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
