---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 23 Juni 2000 14:10 UTC ** TOPIK GEMA WARTA: CENDANA SIAP GERAKKAN SATGAS TEBAS ** WARGA BUKAN MALUKU DILARANG KE DAERAH ITU ** PENYANDERA DAN PENGUASA FIJI TANDATANGANI KESEPAKATAN SABTU INI ** RATUSAN ORANG TENGGELAM DALAM BENCANA KAPAL DI CINA ** BELASAN TEWAS DALAM KEBAKARAN DI ASRAMA PEMUDA AUSTRALIA * TOPIK GEMA WARTA: CENDANA SIAP GERAKKAN SATGAS TEBAS Situasi politik dan ekonomi yang masih amburadul, ternyata tidak juga mengubah perilaku elit politik Jakarta. Mereka tetap sibuk bersilat lidah melalui pelbagai pernyataan. Dan tanpa disadari kelompok Cendana kini tengah bersiap-siap dengan Satgas Tebas. Apa rencana kongkrit Cendana? Ulasan redaksi di Hilversum: Beberapa waktu berselang, pentolan Poros Tengah, Amien Rais, meminta agar kesehatan Presiden Abdurrahman Wahid diperiksa oleh tim dokter independen. Permintaan ketua MPR inipun langsung mendapat reaksi keras para pendukung Gus Dur. Said Agil Siradj, salah satu ketua PKB, menganggap pernyataan Amien Rais itu sebagai upaya untuk menjatuhkan Presiden Wahid. Bahkan Gus Dur sendiri pun sudah menjawabnya dengan meminta pemilihan ulang presiden secara langsung, Agustus mendatang, jika ia sudah tidak dipercaya lagi. Reaksi keras lingkaran dekat kekuasaan itupun Jum'at kemarin kembali diladeni oleh Amien Rais, dengan menyatakannya sebagai tindakan yang berlebihan. Lingkaran dekat kekuasaan nampaknya sudah paranoid, demikian Amien Rais. Sementara itu, upaya Gus Dur untuk menarik simpati, sekaligus memenuhi Tap MPR khusus tentang KKN Soeharto, dengan melakukan lobi melalui putra-putri mantan Presiden, agar mengembalikan uang, nampaknya tidak membuahkan hasil alias gagal. Masyarakat, khususnya para mahasiswa, menolak tegas jika masalah KKN Soeharto ini selesai begitu saja, tanpa melalui pengadilan dan hanya dibayar dengan trilyunan rupiah. Menurut sumber yang dekat keluarga Cendana, lobi pemerintah yang diwakili Mentamben Susilo Bambang Yudhoyonopun tidak mendapat respons positif dari Tutut maupun Bambang yang mewakili keluarga Soeharto dalam pertemuan itu. "Tidak akan pernah kita mengeluarkan sepeserpun untuk kasus Bapak kepada pemerintah," ujar kedua putra putri, seperti diutarakan sumber tadi. Lebih lanjut, menurut sumber lain yang juga dekat dengan keluarga mantan presiden Soeharto, semakin Cendana ditekan, maka semakin marak pula peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di Indonesia. Bahkan kabarnya, sebuah satuan tugas tenaga bantuan suka rela yang lebih dikenal dengan Satgas Tebas milik Cendana sudah dipersiapkan menghadapi pelbagai tekanan. Satgas Tebas yang beranggotakan 250 ribu orang inipun sudah mulai melakukan latihan di kaki Gunung Salak, Jawa Barat. Kerusuhan sara yang makin gawat di Maluku konon adalah upaya kelompok Cendana untuk menunjukkan bahwa pengaruhnya masih sangat besar. Seorang pengamat politik mengatakan, jika para elit politik tidak berhenti bertengkar, maka yang menarik keuntungan adalah kaum militer yang nota bene masih merupakan kroni Cendana. Bisa dipastikan mereka akan berkuasa kembali tidak lama lagi. Demikian pengamat politik tadi. * WARGA BUKAN MALUKU DILARANG KE DAERAH ITU Presiden Abdurrahman Wahid memerintahkan agar pengawasan lalu lintas ke Maluku diperketat. Warga bukan Maluku dilarang bepergian ke wilayah itu. Angkatan Laut, Militer, dan Polisi, diperintahkan untuk memperkuat pengawasan di perairan sekitar Maluku dan secara aktif mencari senjata. Hari ini kembali berlangsung bentrokan antara warga muslim melawan warga kristen yang dipastikan menewaskan 15 orang. Pertikaian antara kedua kelompok warga di Maluku dalam dua tahun belakangan ini telah menewaskan sedikitnya 2000 orang. Senin lalu lebih dari 100 orang tewas ketika sekelompok warga muslim menyerang sebuah gereja penuh pengungsi dan membakarnya. * PENYANDERA DAN PENGUASA FIJI TANDATANGANI KESEPAKATAN SABTU INI Para penyandera dan penguasa militer di Fiji sepakat untuk mengakhiri krisis politik yang telah berlangsung sebulan. Para pemberontak berjanji untuk membebaskan para sandera termasuk mantan Perdana Menteri Mahendra Chaudry. Kesepakatan akan ditandatangani Sabtu besok. Aksi penyanderaan dimulai 19 Mei lalu ketika pemimpin penyandera George Speight dan pendukungnya mengkudeta pemerintah karena ketidakpuasan atas posisi dominasi warga minoritas keturunan India di Fiji. Sejak itu sekitar 30 anggota parlemen dan kabinet disandera di gedung parlemen di ibukota Suva. Akhir Mei, tentara mengambil alih kekuasaan di Fiji dan memberlakukan keadaan darurat. * RATUSAN ORANG TENGGELAM DALAM BENCANA KAPAL DI CINA Dipastikan 140 penumpang tenggelam ketika kapal tambang yang mereka tumpangi terbalik di sungai Yangtze, Cina Kamis kemarin. Menurut kantor berita pemerintah Cina Baru, 51 dari sekitar 200 penumpang berhasil diselamatkan. Akibat cuaca buruk, kapal yang terlalu sarat muatan itu terbalik. Tahun lalu, sekitar 300 orang tewas akibat bencana serupa di Laut Kuning. * BELASAN TEWAS DALAM KEBAKARAN DI ASRAMA PEMUDA AUSTRALIA Dipastikan 16 wisatawan ransel tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah asrama pemuda di negara bagian Queensland, Australia. Menurut polisi, 10 warga Inggris berada di antara para korban tewas. Demikian pula nasib tiga warga Australia dan dua Belanda. Sejumlah orang dilaporkan masih hilang. Sedikitnya 80 pemuda menginap di hotel tua yang telah berumur 100 tahun, yang terletak di kota Childers di negara bagian Queensland, Australia. Menurut petugas pemadam, alarm kebakaran tidak berfungsi. Api yang dimulai sejak tengah malam itu berhasil dikendalikan sesudah empat jam. Perdana Menteri John Howard menggambarkan insiden tersebut sebagai tragedi yang memilukan. * BUNTUT KEMATIAN 58 WARGA CINA, TIGA TERSANGKA DIDAKWA BUNTUT KEMATIAN 58 WARGA CINA, TIGA TERSANGKA DIDAKWA Ke 58 warga Cina yang ditemukan tewas di sebuah truk Belanda akhir pekan lalu di Dover, Inggris bukanlah pengungsi yang ditangkap dan diusir dari Belgia pekan lalu. Demikian dinyatakan polisi Inggris. Sesudah sidik jari dari kedua kelompok dibandingkan, maka jelas bahwa mereka bukanlah orang-orang yang sama. Hari ini, tiga tersangka dalam kasus penyelundupan manusia itu telah didakwa. Satu di Inggris, yaitu sopir truk warga Belanda, dan dua di Belanda yaitu ayah sopir truk tersebut dan pemilik truk. * MENTERI LUAR NEGERI AMERIKA BERADA DI KOREA SELATAN Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Madeleine Albright melangsungkan kunjungan ke Korea Selatan hari ini. Dalam pertemuannya dengan Presiden Kim Dae Jung, Albright antara lain membicarakan hasil pertemuan antara kedua pemimpin Korea baru-baru ini. Albright menyebut pertemuan itu sebagai bersejarah, tapi memperingatkan untuk tidak terlalu optimis dalam jangka waktu dekat ini. Amerika Serikat belum berencana untuk menarik pulang 40 ribu pasukannya yang berada di Korea Selatan. Sebelum ke Korea Selatan, Albright berada di Cina dan bertemu dengan Presiden Jiang Zemin dan Perdana Menteri Zhu Rongji. Topik pembicaraan antara lain pertemuan kedua pemimpin Korea dan isu Taiwan. Albright kembali mengimbau Cina agar memperhatikan politik rekonsiliasi yang ditunjukkan presiden baru Taiwan Chen Shui-bian. Baru-baru ini Presiden Taiwan mengusulkan untuk memulai pembicaraan dengan Cina, tapi ditolak Cina. * EKSEKUSI GRAHAM BUKA KEMBALI DEBAT PANAS HUKUMAN MATI DI AMERIKA Terpidana mati Gary Graham yang dijatuhi hukuman mati karena pembunuhan telah dieksekusi di negara bagian Texas, Amerika Serikat. Kasus ini sangat kontroversial karena hukuman mati dijatuhkan berdasar hanya pada satu kesaksian saja. Para pembela hukum Graham masih berupaya sampai saat-saat terkahir agar eksekusi ditunda, tapi Pengadilan Tinggi Amerika memutuskan hukuman dilaksanakan tanpa ditunda. Graham meronta-ronta melawan para petugas yang membawanya ke tempat eksekusi, di mana ia mendapt suntikan mematikan. Gubernur Texas dan calon presiden George Bush Junior, menyatakan mendukung eksekusi tersebut. Kasus ini sekali lagi membuka debat panas mengenai hukuman mati di Amerika Serikat. Hal ini diperkirakan akan bisa mempengaruhi prospek Bush dalam memperebutkan kursi di Gedung Putih nanti. Selama menjabat lima tahun sebagai gubernur, sebanyak 131 orang telah dieksekusi di Texas. * TIDAK ADA KESEPAKATAN ANTARA TRIBUNAL DENGAN PRESIDEN YUGOSLAVIA Penuntut utama Tribunal Yugoslavia, Carla del Ponte, menegaskan dirinya tidak akan membuat kesepakatan apapun juga dengan Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic. Tribunal mendakwa Milosevic dan para pemimpin Yugoslavia lainnya melalukan agresi di Kosovo. Pernyataan Del Ponte itu menanggapi laporan pers di Amerika Serikat yang menyatakan mengenai kemungkinan Presiden Milosevic tidak akan diadili apabila bersedia mundur. Penuntut Tribunal itu mengaskan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang yang bisa membatalkan dakwaan tapi ia tidak berniat melakukannya. Pernyataan del Ponte diucapkannya di Republik Montenegro. Meskipun Beograd memprotes, tapi pemerintah Montenegro menyambut del Ponte. Kelompok-kelompok Serbia di Montenegro telah mengumumkan untuk melangsungkan demonstrasi tapi kunjungan del Ponte berjalan tanpa insiden. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. --------------------------------------------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 26 Jun 2000 jam 09:20:58 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
