----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Koridor.com, 28 Juni 2000

Ambon Mulai Tenang
Masyarakat Serahkan Senjata

koridor.com [ 28 Jun, 16:43 ] - Seiring dengan diberlakukannya
darurat sipil dan jam malam di Maluku, sejak Selasa (27/6)
siang, satu per satu warga yang bertikai menyerahkan senjatanya
kepada aparat keamanan sehingga situasi Maluku khususnya kota
Ambon, Rabu (28/6) pagi, relatif tenang dan tak terlihat lagi
warga berkeliaran membawa senjata.

Laporan yang dihimpun Berita Buana, Rabu (28/6) menyebutkan,
Jalan Baabullah Ambon, kawasan yang paling panas di Maluku, saat
ini sudah sedikit lebih aman dibanding hari-hari sebelumnya.

"Biasanya, pertikaian terus bergejolak tanpa henti. Sekarang ini
orang-orang mulai takut keluar dengan membawa senjata," ungkap
seorang warga.

Tetapi, meskipun dua kelompok masyarakat yang bertikai mulai
melepaskan senjata, situasi mencekam masih saja mewarnai kota
Ambon. Warga yang tidak terlibat pertikai tetap saja waswas
konflik akan kembali meledak secara tiba-tiba. Sebab itu, arus
pengungsi masih saja terjadi, dan mereka yang mengungsi ke
berbagai tempat dan belum berani kembali ke tempat asalnya.

"Suasana mencekam masih terasa. Beberapa kali suara ledakan bom
masih terdengar. hanya saja tidak di barengi gerombolan warga
bersenjata," kata seorang warga. Ia juga menjelaskan bahwa
sebelum darurat sipil diberlakukan, jika ada ledakan, spontan
orang-orang bersenjata berlarian ke tengah kota.

Adanya Maklumat No 1/27 Juni dari Penguasa Darurat Sipil
Gubernur Maluku Saleh Latuconsina yang antara lain meminta
masyarakat menyerahkan senjata, ternyata membuat masyarakat
Ambon saat ini mulai melepas senjata. Bahkan, sebagaian dari
mereka ada yang menyerahkan senjata kepada aparat.

Maklumat agar tidak membawa senjata itu dibacakan Gubernur
Maluku Saleh Latuconsina didampingi Pangdam Pattimura, Ketua
DPRD dan Kapolda, lewat acara berita daerah TVRI Ambon.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Maluku Brigjen (pol) Firman Gani
mengungkapkan, pihaknya sudah menambah dua kompi pasukan TNI dan
Polri. (aloysius)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 3 Jul 2000 jam 10:38:44 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke