----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Ada Kaitan, Gejolak Daerah dengan Langkah Kejaksaan

Selasa, 4 Juli 2000
JAKARTA (Media):

Jaksa Agung Marzuki Darusman pada rapat koordinasi bidang politik dan
keamanan (rakor polkam) di Jakarta, kemarin, mengungkapkan adanya korelasi
antara peningkatan gejolak di berbagai daerah dan setiap langkah kejaksaan
dalam mengintensifkan pemeriksaan kasus-kasus yang ada untuk dibawa ke
pengadilan.

``Diakui oleh beliau (Marzuki) bahwa setiap langkah yang dilakukan secara
hukum untuk diintensifkan pemeriksaannya ternyata terjadi juga gejolak di
daerah. Beliau (Marzuki) juga mengatakan dengan demikian ada korelasi antara
pusat dan daerah," ujar Asisten Menko Polkam bidang Komunikasi Informasi dan
Humas I Wayan Karya dalam keterangan pers seusai rakor polkam tersebut.

Ketika ditanya kasus-kasus apa saja yang dimaksud Jaksa Agung tersebut,
Wayan mengatakan Marzuki tidak menjelaskan secara khusus melainkan hanya
menyebutkan beberapa contoh kasus seperti kasus Bank Bali dan pemeriksaan
mantan Presiden Soeharto.

Wayan mengatakan Kejaksaan Agung sedang melakukan finalisasi berkas-berkas
yang dalam waktu singkat akan siap diajukan ke pengadilan.

"Secepatnya sebelum Agustus akan segera melaporkan hasil penyidikannya untuk
dibawa ke pengadilan," kata Wayan mengutip Marzuki. Dia melanjutkan bahwa
untuk menindaklanjuti gejolak tersebut diperlukan penanganan dalam waktu
yang cukup lama.

Selain Marzuki, rakor yang dipimpin Menko Polkam ad interim Surjadi
Soedirdja itu dihadiri antara lain oleh Menneg HAM Hasballah M Saad, Menneg
PAN Freddy Numberi, Menko Kesra dan Taskin Basri Hasanuddin, Menteri
Eksplorasi Laut dan Perikanan Sarwono Kusumaatmadja, Panglima TNI Jenderal
Widodo AS, Wakapolri Komjen (Letjen) Bimantoro, Menhan Juwono Soedarsono,
dan Kabakin Arie Kumaat.

Selain membahas kasus-kasus di Kejakgung yang akan dibawa ke pengadilan,
dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai Jeda Kemanusiaan di Aceh yang
telah berlangsung selama sebulan dan masalah pemberlakuan Darurat Sipil di
Maluku dan Maluku Utara.

"Soal Jeda Kemanusiaan, tadi diminta kepada Menko Kesra untuk segera
mewujudkan bantuan-bantuan yang bersumber dari dalam dan luar negeri untuk
secepatnya diserahkan kepada masyarakat Aceh yang membutuhkan, dengan
sasaran masyarakat Aceh yang selama ini menjadi korban praktek-praktek
kurang terpuji di sana," jelas Wayan.

Selain bantuan, ditekankan juga mengenai pemenuhan kebutuhan dasar para
korban dan kepastian masa depan bagi generasi selanjutnya seperti pendidikan
bagi anak-anak termasuk sarana pendukungnya.

"Selain mempercepat penyerahan bantuan, masalah yang dibahas dalam rapat itu
adalah soal penerapan hukum dan penjagaan ketertiban, serta soal penanganan
bantuan dari luar negeri yang dikoordinasikan dengan UNDP (badan PBB yang
mengurus program pembangunan)," katanya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Jul 2000 jam 05:41:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke