----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Komnas HAM Minta Perlindungan Kapolri

JAKARTA - Suara Merdeka

Karena sering didemo dengan cara dirusak dan menghambat masyarakat yang
ingin mengadukan masalah hak asasi manusia (HAM), perlindungan hukum, kini
justru giliran Komnas HAM yang minta Kapolri agar lembaganya dilindungi.

Untuk itu, Sekjen Komnas HAM Asmara Nababan hari Kamis (29/6) akan menemui
Kapolri Jenderal Pol Drs Rusdihardjo. Dalam pertemuan itu, ia akan menuntut
Polri untuk memberikan perlindungan. Alasan permintaan perlindungan, karena
beberapa waktu lalu aktivis Hammas dan FPI menyerbu Komnas HAM.

''Nggak usahlah diberi perlindungan seperti Soeharto, di mana demo dijaga
200 meter dari kediaman. Kami tak ingin seperti itu. Kami hanya ingin tak
ada perusakan di Komnas HAM,'' tegasnya kepada wartawan, kemarin.

Asmara Nababan mengatakan, Komnas selalu terbuka bagi siapa saja, termasuk
mereka yang akan berdemo. Namun kalau demo menggunakan kekerasan, itu sudah
merupakan pelanggaran HAM.

''Apalagi tindakan mereka justru menimbulkan rasa takut seseorang. Kami
minta tindak lanjut polisi terhadap tindak kekerasan yang dialami Komnas.''

Mantan Deputi Operasi Kapolri Mayjen (Purn) Kusparmono Irsan yang juga
anggota Komnas HAM menyatakan hal yang sama. Dia mengatakan, Komnas selalu
terbuka bagi kritik. Namun ia menolak bila demo dilakukan dengan perusakan.
Kusparmono meminta Polri mengusut tuntas tindakan perusakan di Komnas.

''Gedung ini milik negara. Lima tahun lagi kami tak di sini lagi. Masa orang
baru yang nanti datang ke Komnas diwarisi gedung rusak? Jadi, kami minta
perlindungan dan menuntut penangkapan pelaku perusakan.''

Beberapa waktu lalu, Hammas dan Front Pembela Islam (FPI) yang tidak puas
atas hasil penyidikan KP3T soal Tanjungpriok telah melakukan demo dengan
perusakan. Akibatnya, kaca kantor, pagar, dan papan nama Komnas HAM rusak
berat.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Jul 2000 jam 05:41:58 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke