---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Media Indonesia, 4 Juli 2000 GAM Akui Memberondong Brimob di Aceh Utara BANDA ACEH (Media): Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengaku melakukan pemberondongan terhadap pasukan Brimob di kawasan Blang Kareng, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (2/7), yang mengakibatkan tiga anggota Polri meninggal dunia. Wakil GAM di Komite Bersama Modalitas Keamanan (KBMK) Amni bin Ahmad Marzuki kepada wartawan di Sekretariat KBMK di Banda Aceh, Senin, mengatakan pihak GAM memang melakukan pemberondongan terhadap pasukan Brimob, namun itu dilakukan karena membela diri. Sebelumnya, diberitakan sebanyak 12 anggota Brimob BKO Polres Aceh Utara, sekitar pukul 14.45 WIB, Minggu, diberondong oleh kelompok GAM di kawasan Desa Blang Kareng, sekitar 250 km dari Banda Aceh. Akibatnya, tiga orang Polri tewas dan enam luka- luka. Amni yang didampingi wakil pemerintah pada KBMK, Senior Superintendent (Kolonel) Ridwan Karim mengakui kronologis kejadian tersebut berbeda antara pihak GAM dan pemerintah RI. "Memang peristiwa pemberondongan tersebut dilakukan GAM, tapi kronologis kejadian itu berbeda. Pihak Indonesia ada versinya dan pihak GAM juga punya versi yang lain," ujarnya. Menurut Amni, pasukan GAM terpaksa melakukan penembakan, karena terpergok pasukan Brimob, setelah melarikan diri dari kejaran aparat TNI. "Jadi kami juga punya hak untuk mempertahankan diri," tambahnya. Ia sangat menyesalkan kejadian itu mengingat seharusnya hal itu tidak terjadi, karena RI-GAM telah sepakat untuk sama-sama menghormati Jeda Kemanusiaan. Pada kesempatan itu, Amni bin Ahmad Marzuki atas nama GAM menyatakan belasungkawa terhadap keluarga korban yang ditinggalkan, dan mudah-mudahan kejadian itu tidak akan terulang lagi. Disebutkan, tim KBMK baik dari pihak GAM dan RI telah duduk bersama membahas tindak lanjut dari peristiwa ini yang telah menodai Jeda Kemanusiaan. Menurut Amri, tim KBMK bersama tim Monitoring hari ini akan berangkat ke lokasi kejadian guna mencari data penyebab terjadinya pemberondongan itu, sekaligus menjenguk para korban yang luka-luka. (Ant/N-2) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 6 Jul 2000 jam 07:20:15 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
