----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Komandan Jihad Ditangkap
Petugas Menyita Ratusan Senjata Api

Komandan Laskar Jihad Maluku, Rusdin Damunwayang, ditangkap petugas patroli
TNI AL. Bersamaan dengan itu disita enam karung pakaian seragam perang dan
ratusan senjata api.

Penangkapan itu dilakukan saat KRI Multatuli melakukan operasi lanjutan,
mencari korban KM Cahaya Bahari yang tenggelam sekitar 50 mil, sebelah timur
Pulau Tagulandang, Sangihe Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (29/6).

Rusdin, sarjana jebolan Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura, ketika
diinterogasi di geladak KRI Multatuli, mengaku sebagai anggota Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Maluku. "Untuk kelancaraan pemeriksaan kami
langsung menahan yang bersangkutan guna dimintai keterangan," kata Komandan
KRI Multatuli, Letkol Agus Subagyo kepada wartawan di ruang rapat KRI
Multatuli di Pelabuhan Bitung, Rabu.

Agus mengatakan dari tangan Rusdin, petugas menyita selebaran yang
bertuliskan sejumlah nama, yang menjadi target dalam aktivitasnya di Maluku.

"Isi selebaran tersebut perintah untuk membunuh terhadap mereka yang berani
menentang Laskar Jihad. Tidak peduli siapa dia, apakah beragama Kristen
ataupun Muslim," jelas Agus Subagyo.

Sementara itu 250 penumpang Kapal Motor Obi Star lainnya, yang juga
ditangkap petugas KRI Multatuli, diketahui sebagai pasukan Laskar Jihad yang
akan menuju Tobelo ({Media}, 06/07. Bersamaan dengan itu petugas KRI
Multatuli menciduk seorang anggota polisi dan seorang mahasiswi, sebagai
sekretaris Laskar Jihad.

"Pada saat ditangkap anggota polisi yang akhirnya diketahui sebagai kapolsek
itu, masih berpakaian seragam lengkap dan membawa granat nanas. Penumpang
lain yang semula mengira sebagai penumpang biasa, setelah diperiksa ternyata
juga sebagai anggota Laskar Jihad yang siap berperang," ujar seorang marinir
yang mengaku ikut langsung dalam operasi penangkapan KM Obi Star.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Achmad Sutjipto
mengatakan patroli TNI-AL akan melakukan tindakan tegas yaitu menenggelamkan
kapal atau perahu yang disinyalir membawa senjata ke wilayah Maluku.

"Jika kapal yang disinyalir membawa senjata tidak mengindahkan peringatan
dan melawan, maka kapal patroli akan menenggelamkannya," ujar KSAL seusai
acara serah terima jabatan komandan Seskoal dari Laksamana Muda (Laksda) TNI
Edi Suyadi kepada Laksda TNI Budiman Djoko Said di Seskoal, Cipulir,
Jakarta, Rabu.

Menurut KSAL, selama ini TNI-AL masih sekadar memberikan tindakan ringan
atau sekadar peringatan terhadap kapal-kapal yang disinyalir membawa senjata
ke wilayah Maluku.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Jul 2000 jam 06:39:24 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke