----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Pabrik Humpuss Aromatic Dibom

LHOKSEUMAWE - Pabrik bahan kimia PT Humpuss Aromatic di kawasan Blang
Lancang, Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara, Selasa (11/7) subuh, dibom
kelompok tak dikenal yang mengakibatkan dua tanki bahan bakar minyak (BBM)
meledak dan terbakar habis. Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat
insiden itu aktivitas pabrik milik Tommy Soeharto tersebut untuk sementara
dihentikan.
Peristiwa yang ditandai dengan tiga suara dentuman keras yang terdengar
hingga radius lima kilometer itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB subuh.
Kobaran api dan kepulan asap hitam yang membubung ke udara baru berhasil
dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB setelah belasan armada pemadam kebakaran
yang tergabung dalam Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (TPKD) Aceh Utara
turun ke lokasi.
Sejauh ini pihak kepolisian belum berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku
peledakan termasuk jenis bahan peledak yang digunakan. Namun, Kapolres Aceh
Utara Superintendent Drs Syafei Aksal yang didampingi Perwira Penghubung
Penerangan, Senior Inspektur Drs AM Kamal, menduga pelaku masuk ke lokasi
pabrik untuk memasang bahan peledak lewat bagian belakang lokasi pabrik. Itu
terindentifikasi dari pagar yang robek akibat bekas digunting.
Berdasar informasi saksi mata, Kapolres juga menduga bahwa bahan peledak
yang meluluhlantakkan dua tanki BBM itu jenisnya berbeda antara satu dengan
lainnya. "Suara ledakan pertama, kedua, dan ketiga saling berlainan," lukis
Kapolres.
Dua tanki ukuran besar yang musnah terbakar setelah sebelumnya meledak,
menurut Kapolres, masing-masing nomor enam yang berisikan solar dan nomor
delapan berisi minyak tanah. Suara ledakan kedua tanki BBM tersebut,
dilaporkan, terdengar hingga radius lima kilometer. Kerugian sementara
diperkirakan mencapai Rp 35 milyar.
Lokasi pabrik PT Humpus Aromatic yang menjadi sasaran peledakan, kemarin
subuh, terletak sekitar 300 meter dari pemukiman penduduk dan sebuah pos
Satgas aparat keamanan.
Berkaitan dengan peristiwa itu, Wakil Panglima AGAM Wilayah Pase, Tgk Sofyan
Daud membantah pihak GAM yang melakukan. Karena itu GAM tidak
bertanggungjawab atas peristiwa tersebut. "GAM juga akan ikut mencari
pelakunya," kata Tgk Sofyan Daud.
Menurut keterangan dari unsur manajemen PT Humpuss Aromatic, kedua tanki
yang meledak itu berkapasitas 8.000 M3. Pada saat meledak, dikabarkan, isi
tanki itu hanya sepertiga kapasitas. Selain dua tanki, di lokasi pabrik
tersebut juga terdapat 12 tanki BBM lainnya. Termasuk satu unit tabung LPG
raksasa. Namun, tanki-tanki lainnya selamat dari sasaran peledakan
Amatan Serambi di lokasi kejadian yang berada 15 Km arah barat Kota
Lhokseumawe, kedua unit tanki yang terbakar berada di dekat lepas pantai
selat Malaka. Seluruh isinya yang berwarna hitam tumpah ke daerah
sekitarnya.
Walaupun dua unit tanki berhasil diledakkan dan musnah terbakar, menurut
seorang staf Humas perusahaan itu, masyarakat masih dalam lindungan Allah.
Karena, ledakan tersebut tidak sampai mempengaruhi temperatur LPG yang
berada dalam tabung raksasa yang letaknya hanya terpaut jarak 20-25 meter
dari tanki yang terbakar. Pada saat dua tanki itu terbakar, tabung raksasa
LPG disiram air untuk pendinginan secara terus menerus guna mencegah naiknya
temperatur.
Jika temperatur naik, menurut sumber anonim Serambi, maka LPG itu akan
meledak dan kekuatan ledaknya sangat dahsyat. "Kalau terjadi, itu bisa
seperti granat raksasa. Dampaknya pun tidak dapat kita bayangkan, karena
lokasi kilang kita ini sangat dekat dengan kilang LNG PT Arun yang juga
memproduksi LNG dan LPG dalam jumlah sangat besar," ungkap sumber itu.
Disebutkan, pabrik yang mulai dioperasikan tiga tahun lalu, itu telah
mengapalkan 100 kali lebih produksinya. "Untungnya yang meledak dan terbakar
cuma tanki yang berisi minyak tanah dan solar. Kalau tanki yang berisi
elpiji yang terbakar, seluruh komponen dan masyarakat di sekitarnya akan
terkena dampaknya," ujar sumber itu.
Warga yang tinggal di sekitar lokasi pabrik Aromatic sempat panik dan
mengemas-ngemas barangnya untuk menyelamatkan diri. Namun, semuanya menjadi
tenang setelah api berhasil dipadamkan. Sebulan sebelum peristiwa ini,
kilang Aromatic juga sempat menjadi sasaran penggranatan kelompok tak
dikenal namun tidak sampai menimbulkan kerusakan serius seperti kejadian
kemarin. (u/ham)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 Jul 2000 jam 03:56:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke