----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Mega Jangan Sakit Hati

Jum'at, 14 juli 2000
Jakarta, Buana

Kalangan pengamat politik menilai, pertemuan empat pemimpin bangsa--yakni
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Wapres Megawati, Ketua DPR Akbar
Tandjung dan Ketua MPR Amien Rais--sangat penting. Karena, pertemuan itu
sangat menentukan nasib bangsa saat ini. Untuk itu, sangat mengherankan bila
Mega harus tersinggung terhadap tiga orang lainnya.

"Harus disadari, menjadi pemimpin pada saat krisis seperti ini tidak hanya
harus mengorbankan harta dan tenaga, tetapi juga harus membuang jauh-jauh
egoisme dan sakit hati. Untuk menyelesaikan masalah yang tengah dihadapi
bangsa ini, keempat pemimpin bangsa itu harus berada di depan untuk
kepentingan bangsa dan negara," ujar pengamat politik J Kristiadi kepada
Buana di Jakarta, Jumat (14/7). Tetapi secara terpisah, Ketua Fraksi PDIP
Arifin Panigoro mengatakan sudah sepantasnya pertemuan antara Gus Dur, Mega,
Akbar dan Amien itu batal. Sebab, pertemuan itu memang tidak ada urgensi
apa-apa. Jika sampai pertemuan itu terjadi dan mengambil
kesepakatan-kesepakatan, yang diambil adalah kesepakatan prematur.

Sedang pengamat politik dari UI, Ny Isbodroini Soejanto MA, justru menilai
pertemuan itu sangat diperlukan. Karenanya, ia sangat menyayangkan pertemuan
itu batal. Tapi, tegasnya, itu perlu segera dijadwal ulang untuk segera
dilaksanakan. Sebab, hanya lewat dialog segala permasalahan sekarang dapat
diatasi. Lewat dialog pula para elite politik itu dapat menyamakan persepsi.

"Begitu pentingnya pertemuan itu. Sehingga, menurut saya, kalau hanya dengan
alasan sakit Wapres Megawati membatalkan, itu sangat disayangkan. Apalagi,
kalau kenyataannya memang tidak sakit. Artinya, demi kepentingan bangsa dan
negara, Mega harusnya mengutamakan pertemuan itu. Dia baru bisa membatalkan
kalau sakitnya memang parah, katakanlah tidak bisa jalan. Karena itu, sangat
tidak pantas bila pertemuan itu dibatalkan hanya karena Mega�misalnya--sakit
hati kepada ketiga tokoh lainnya," kata Isbodroini lagi.

Bersama Mega

Arifin Panigoro sendiri kepada Detik.Com, Kamis (13/7) malam di kediamannya
kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengaku, pada Rabu (12/7) malam,
yakni saat pertemuan akan dilangsungkan, dirinya masih bersama Mega dari
pukul 19.30 WIB sampai 22.30 WIB. Mengenai pembatalan Mega yang diikuti
Amien, Arifin Panigoro mengaku tidak tahu relevansinya. "Saya kira ini
karena momen yang tidak pas saja. Termasuk menunggu respons Gus Dur untuk
hak interpelasi," jelas dia. Menanggapi pentingnya pertemuan antara empat
tokoh tersebut, Panigoro malah menyatakan, jika hanya kumpul-kumpul saja
maka tak bisa menyelesaikan masalah. Soalnya, menurut Panigoro, dalam
pertemuan itu tidak akan bisa diambil kesepakatan-kesepakatan tertentu.
Karena, memang materinya belum jelas.

Menurut Isbodroini, apa pun alasannya, upaya mengatasi kemelut yang tengah
dihadapi bangsa ini harus segera dilakukan. Karena itu, pertemuan Gus Dur,
Mega, Amien Rais dan Akbar Tandjung sangat perlu dilakukan. Bagaimana pun,
kalau keempat tokoh ini mau duduk bersama, tentu akan sangat positif guna
mengatasi berbagai persoalan bangsa. "Paling tidak, rakyat akan melihat para
pemimpin bangsa ini ternyata tetap solid. Ini penting, sebab selama ini
rakyat selalu melihat pertunjukan tidak mengenakkan; para pemimpin itu
saling memojokkan, saling menghujat. Bahkan bayangkan, antara presiden dan
Ketua MPR malah pernah mau saling menjewer kuping masing-masing," lanjut
Isbodroini. Menurut Kristiadi, menjadi tugas media massa untuk menekan
keempat tokoh ini agar sadar bahwa kepentingan rakyat harus betul-betul
diujudkan. Dia mencontohkan, mereka itu seperti burung merak yang berada di
atas pohon dan tengah merias diri, sementara rakyat di bawah sedang
berkelahi dan kerusuhan pun terjadi hingga di desa-desa.

Selain berbagai persoalan tersebut, efek domino yang kini terjadi di
berbagai daerah yang rusuh juga sangat ditentukan kebijakan para pemimpin di
atas. "Ini sangat ditentukan oleh kata-kata serta tindakan mereka, bukannya
saling mementingkan diri atau partainya. Ini harus terus dikritik agar
mereka benar-benar sadar serta melepaskan rasa sakit hati itu. Untuk itu,
Mega harus berdiri dan sama-sama dengan pemimpin lain untuk segera
mengentaskan negara ini dari krisis," tegasnya lagi.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Jul 2000 jam 10:53:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke