---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Aliansi Nasionalis: Pemerintah "Semrawut", tetapi Tetap Harus Didukung Senin, 17 Juli 2000 Jakarta, Kompas Aliansi Nasionalis-gabungan sepuluh partai politik beraliran nasionalis-menyatakan, pemerintah Presiden Abdurrahman Wahid tidak memiliki prioritas yang jelas dalam menjalankan pemerintahan. "Pemerintahan saat ini (berjalan) semrawut, apa yang dilakukan hanya seketemunya saja", kata Ketua Umum Partai Pilihan Rakyat (Pilar) RO Tambunan di Jakarta, Minggu (16/7). Akan tetapi, demikian Tambunan, meskipun berjalan semrawut, Aliansi Nasionalis tetap mendukung pemerintahan di bawah Presiden Abdurrahman Wahid, dan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. Sebab bagaimanapun, pemerintah yang ada sekarang adalah pemerintah yang memiliki legitimasi karena berasal dari partai politik pemenang pemilu. Partai yang bergabung dalam Aliansi Nasionalis adalah Partai Aliansi Demokrasi Indonesia (PADI), Partai Bhinneka Tunggal Ika (PBI), Partai Kebangsaan Merdeka (PKM), Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Partai Murba (Murba), Partai Nasional Bangsa Indonesia (PNBI), Partai Nasional Demokrasi (PND), Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Pilihan Rakyat (Pilar), Partai Pekerja Indonesia (PPI), dan Partai Solidaritas Uni Nasional Indonesia (SUNI). Ketua Partai Murba Hadidjojo Nitimiharjo menambahkan, meskipun memiliki legitimasi, namun pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid masih harus didukung tiga hal. Pertama, pemerintahan yang efisien, kedua, pemerintahan yang bersih, dan ketiga, menjunjung tinggi supremasi hukum. "Jadi, legitimate saja belum cukup", kata Hadidjojo. Tambunan juga mengatakan, Majelis Permusyawaratan Rakyat harus mempertimbangkan lagi pelaksanaan Sidang Tahunan MPR. Hal ini karena menjelang pelaksanaannya bulan Agustus yang akan datang, telah terjadi ketidakstabilan di berbagai bidang.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Jul 2000 jam 09:30:34 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
