---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- KH NUR ISKANDAR: RAKYAT DI LUAR PARLEMEN MULAI ANCANG-ANCANG ANGGOTA DPR dari PKB, KH Nur Iskandar SQ, hari Rabu (13/7) bertemu Gus Dur. Katanya, Gus Dur sehat-sehat saja. BAGAIMANA Anda melihat posisi Gus Dur sekarang: akan dijatuhkan? Permainan elit politik saja, ada orang yang melihat, ada selah-selah kemungkinan Gus Dur, dilengserkan di sidang umum nanti. Apakah boleh ada yang impeachment, apakah bentuknya dengan sidang ini merubah sidang umum menjadi sidang istimewa, kemudian dia berharap dengan demikian dia akan naik. Dia tidak sadar bahwa kalau satu tahun ini naik dan satu tahun ini Gus Dur dijatuhkan, maka penggantinya pasti akan begitu juga nanti. Karena kita tidak mungkin memberikan kepuasan terus-terusan kepada masyarakat dan rakyat sudah mulai sadar bahwa kalau pemimpin ini dijatuhkan setahun lagi, setahun lagi, jatuh lagi, jatuh lagi. Maka yang memerintah bukan negara, tapi rakyat yang memerintah. Iya bahwa rakyat di luar, itu juga bisa saja ikut bermain dalam gedung DPR tapi jangan lupa bahwa di luar DPR juga rakyat sudah mulai ancang-ancang. Tapi benar ya bahwa Gus Dur banyak diberikan peringatan, mungkin sama kiai-kiai mengenai situasi akhir Juli ini? Bukan begitu. Di dalam Islam diajarkan: berpeganglah kalian pada kebenaran dan kesabaran. Artinya mulai dulu yah begitu. Yah ada nasihat, keagamaan, yang berkaitan dengan bangsa ini. Bagaimana pun juga saya merasa, bahwa naiknya Gus Dur, turunnya Gus Dur itu sangat berkaitan dengan kondisi NU. Jangan-jangan Gus Dur dipancing marah oleh lawan-lawan politiknya supaya jatuh sakit lagi? Saya rasa begitu. Itu kan soal sakit bukan manusia, Tuhan kan. Ternyata Gus Dur sehat sekali. Saya kemarin saya masih ketemu Gus Dur, satu jam setengah. Kesehatannya? Sehat sekali beliau. Gus Dur tidak emosi menghadapi semuanya, enteng-enteng saja. Dari awal kan Gus Dur sudah bilang, bukan saya yang mau, orang lain yang mau. Nggak ada beban, kalau main bola nggak ada beban kan gampang. Sekarang beban Gus Dur cukup berat. Harus mengatasi masalah politik sekaligus ekonomi. Bukankah begitu? Namanya pemimpin ya harus begitu. Kan waktu Bung Karno, baru kemudian berjalan dengan baik, Soeharto kan sudah berapa tahun, Gus Dur baru sekian bulan kan wajar saja. Kecuali kalau diprovokasi elit politik untuk menghadapkan gerakan massa, demontrasi massa, kiai, buruh, pendidikan. Itu nggak terjadi kan. Sekarang dia sudah mulai pintar. Jangan dikira, mereka juga sudah mulai berpikir untuk bermain di luar gedung DPR. Mengenai gagalnya pertemuan Gus Dur, Mega, Akbar dan Amien? Biasa ... yang pertemuan biasa, yang mungkin sakit perut. Loh kok repot. Tentang pemeriksaan lawan-lawan politik Gus Dur? Makanya bohong besar kalau yang mengatakan bahwa Gus Dur tidak ada keberhasilan. Melihat perpindahan pemerintahan militer ke pemerintahan sipil, itu sudah berhasil dengan cantik, berjalan dengan bagus. Apapun golnya Gus Dur kan yang melakukannya, dan yang penting kan golnya. Kemudian yang kedua ekonomi tidak mungkinlah golnya, sekarang sektor sudah mulai bergerak kok. Artinya kan hampir semua bergerak masuk dimana-mana kan. Soal hutang saja, dulu Habibie diminta 1,7 miliar nggak dikasih, sekarang minta 2,3 dikasih 5,3, hebat itu. Jadi orang yang ikut makan dan sengaja dia lakukan itu untuk membuat opini seakan-akan Gus Dur nggak berhasil sama sekali. Yang sekarang sedang dilakukan Gus Dur adalah pemberantasan KKN, karena kroni-kroninya masih kuat itu. Makanya rakyat harus sadar, jangan sampai terobsesi orang-orang Soeharto yang sekarang masih gentayangan, yang seakan-akan mengatasi masalah rakyat, mengatasi bukan reformasi. Tapi sebenarnya kroni-kroni Soeharto yang masih dipasang sekarang ini, pada ini.. kehidupan. Seakan-akan kan yang terbaik yang reformis, segala sesuatu yang inisial dianggap reformis kan kaya gitu sekarang. Waktu nama-nama ini diperiksa, bersamaan dengan situasi Gus Dur yang juga diinterpelasi. Kan menimbulkan kecurigaan? Makanya sebenarnya, mengapa kok terjadi gonjangan-gonjangan. Saya yakin kok bahwa tidak semata-mata dilakukan oleh orang-orang, yang kebetulan dipilih jadi presiden. Tapi juga mungkin dilakukan oleh orang-orang, yang tidak senang kalau pemerintahan Gus Dur ini tetap, akhirnya keadilan terjadi, pasti yang telah melakukan kejahatan-kejahatan akan ditangkap semua. Nah ketika rohnya akan nanjak, masih bergeliat sekarang ini kan mereka. Itu persoalannya, akan sangat mengecewakan rakyat kalau seandainya terjadi aliansi, antara kelompok yang kebetulan jadi presiden dan Soeharto beraliansi, untuk menundakan Gus Dur. Tetapi jangan lupa bahwa di sini elit politik bermain di DPR, tapi rakyat juga bisa main di luar di DPR. Kabarnya kiai dari Kediri menyarankan Gus Dur untuk mundur? Nggak ada, ngarang itu. Tidak ada satu pun kiai menyarankan Gus Dur mundur. Artinya semua kiai masih dibelakang Gus Dur? Itu masih bentuk opini gitu. Kan yang nyuruh mundur jelas, Fuad Bawazier sama Adi Sasono. Dia punya agenda khusus dan harus hati-hati Mbak Mega. Adi Sasono dukung Mbak Mega, bukan berarti dukung itu, buaya itu.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Jul 2000 jam 06:14:37 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
