----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Jika TNI tidak menangkap Laskar Jihad, maka TNI adalah BIANG KEROKNYA
KERUSUHAN AMBON

Militer Indonesia memang PAYAH. Mereka
beraninya hanya sampai pada tingkat
MENGADUDOMBA RAKYAT SIPIL, sambil
bersembunyi dari tanggungjawab dibalik
gerombolan laskar jihad.

Militer Indonesia tidak punya nurani
sehingga begitu TEGA membantai bangsanya
sendiri, hanya demi kempentingan
kelompoknya.

Karena merasa ditekan oleh gelombang arus
Reformasi Rakyat, TNI Pengecut mulai
menyatakan dengan LANTANG,
beginilah jadinya kalau Serdadu dihujat.

TNI mempunyai kekuatan dan prosedur untuk
membuat rakyat sipil saling membunuh dan
membenci, bahkan  bila mana perlu kebencian
itu akan langgeng sampai tujuh turunan.

Sebetulnya TNI jika punya kemauan, bisa saja
dengan mudah menangkap si Jafar Umar Talib
sbg pimpinan Laskar Jihad; tetapi mereka
tidak melakukannya karena TNI-khususnya
angkatan Darat, adalah provokator yg paling
bertanggung jawab terhadap semua sepak
terjang Laskar Jihad di Ambon.

TNI Indonesia bukanlah tentara ksatria yg
mau menerima kesalahan, lalu kemudian dengan
JIWA BESAR menerima segala konsekuensi dari
perbuatan salah mereka.

Kepengecutan Militer, khususnya TNI Angkatan
Darat, telah MENSABOTASE bangsa Indonesia
sehingga rasa persatuan dan kesatuan sedang
mulai terkikis.

Rakyat Ambon tidak perlu menanggung
penderitaan dari kepengecutan sibangsat TNI.
Karena semua penderitaan yg mereka alami
adalah bersumber karena TNI tidak mampu
melakukan tugasnya.

Rakyat Ambon boleh MERASA WAJAR, jika
sekarang mereka mulai berpikir bahwa Ambon
bisa saja menjadi sebuah negara merdeka
sebagaimna Timtim, karena dengan demikian
TNI-PENGECUT tidak akan mampu berlindung
dibalik Laskar Jihad untuk menaburkan benih-
benih kebencian disuatu daerah, seperti
Ambon.

Coba tanya kepada TNI, bisakah sekarang
mereka merekayasa Laskar Jihad datang ke
Timor Timur?

Pasukan Jihad dibawah pimpinah Jafar Umar
Thalib bisa lolos datang ke Ambon, karena
mereka bisa berangkat dari pelabuhan Tanjung
Perak Surabaya atas koordinasi dari  Pangdam
Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur.

Atau setidaknya Pangdam Brawijaya dan
Kapolda Jawa Timur tidak berusaha mencegah
Laskar Jihad untuk berangkat ke Ambon.
Padahal pencegahan adalah lebih baik
daripada berusaha MENENGAHI setelah
pertikaian itu terjadi.

Karena sebetulnya jika saja TNI punya niat,
maka dengan mudah anggota laskar Jihad
diidentifikasi dari atribut-atribut yg
mereka gunakan ketika mereka ada di
Pelabuhan Tanjung Perak.

Padahal sebelum kedatangan Laskar Jihad,
Ambon sudah mulai tenang dan Gus Dur pun
sudah memperingatkan dengan keras agar
Laskar Jihad tidak datang ke Ambon.

Jika saja ada orang Jawa dalam kelompok
Gerombolan Laskar Jihad, maka biarlah mereka
sadar bahwa tindakan mereka adalah tindakan
yg paling TOLOL sehingga perlu dikutuk oleh
seluruh anak cucu keturunan suku Jawa.

Orang Jawa yg menjadi anggota laskar Jihad
adalah korban dari ajaran Islam
fundamentalis. Perbuatan mereka telah
mengancam DESINTEGRASI negara Kesatuan RI
dan akibatnya kelompok yg paling dirugikan
adalah suku Jawa.

Desintegrasi bangsa akibat perpecahan agama
akan membuat negara Indonesia menjadi
sebesar pulau Jawa saja.

Orang Jawa yg menjadi anggota Laskar Jihad
adalah orang Jawa yg PALING BODOH dan DUNGU.

Dan itu bukan suatu hal yang aneh, karena
agama Islam memang mampu menjadikan orang
baik menjadi orang TOLOL.

Buktinya sudah banyak, misalnya negara-
negara Arab di Timur-Tengah, yg walaupun
duit dan minyaknya banyak, tetapi kalau
sudah perang lawan Israel mereka pasti
KALAH.

Sekarang Militer telah memprovokasi Laskar
Jihad untuk melakukan pembantaian umat
Kristen di Ambon.

Militer Indonesia tidak bersungguh-sungguh
bertugas untuk menengahi perselisihan antar
umat beragama, tetapi justru membuat agar
PERANG AGAMA di Ambon dapat terus
dilestarikan.

Note:
        Ada Informasi bhw si Jafar Umar Thalib
        adalah orang Jawa. Atau jangan-jangan
        si bangsat ini adalah  keturunan Habib
        yg berarti adalah turunan Arab.
        Jika si Jafar Thalib adalah turunan
        Arab maka sejarah Jawa akan mencatat
        sekali lagi bahwa turunan Arab adalah
        biang kerok kerusuhan, begitu juga
        agama orang Arab.

---
Sutjipto
Orang Jawa yg prihatin

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Jul 2000 jam 12:08:25 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke