----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Tak Ada Alasan Jatuhkan Gus Dur sebelum 2004

Jakarta (Bali Post) -

Tidak ada alasan menjatuhkan pemerintahan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
sebelum masa kerjanya berakhir pada 2004. Pernyataan ini mungkin klise. Akan
tetapi, menariknya pernyataan ini dilontarkan Partai Kebangkitan Umat (PKU)
di Jakarta, Senin (17/7) kemarin.

Kenapa menarik, karena jauh sebelum pelaksanaan Pemilu 1999, partai yang
didirikan paman Gus Dur, KH Yusuf Hasyim, ini seakan ''dianaktirikan'' oleh
Gus Dur. Mantan Ketua Umum PBNU itu bahkan menyebut PKU dan juga partai
politik lain yang didirikan warga NU selain PKB dengan sebutan yang tak
mengenakkan.

''Ibarat ayam, PKB itu telor, sedangkan partai warga NU lainnya (termasuk
PKU-red) adalah -- maaf -- tainya,'' demikian kira-kira pernyataan Gus Dur
waktu itu. Tentu saja, para pengurus PKU marah besar. Sejak itu seperti
tidak ada kompromi dengan Gus Dur.

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua DPP PKU Abdy S.
Kusumanegara dan Sekjen Asnawi Latief, PKU menyatakan setuju dengan adanya
sikap kritis terhadap pemerintahan Abdurrahman Wahid. ''Itu merupakan
implementasi dari amar makruf nahi mungkar (mengajak berbuat baik dan
mencegah keburukan-red). Itu memang tekad kita dalam melakukan reformasi.
Akan tetapi, di pihak lain, PKU juga mencermati adanya usaha untuk
menggunakan sikap kritis tersebut secara tidak proporsional. Sementara pihak
mengarah kepada upaya menggoyang Gus Dur yang hanya dilandasi kepentingan
pribadi atau kelompok di atas kepentingan bangsa,'' demikian pernyataan PKU.

Partai ini juga memandang sistem presidensial lima tahunan perlu tetap
dipertahankan. Tentu saja harus dibarengi dengan selalu melakukan koreksi
konstruktif terhadap kepemimpinan Gus Dur.

PKU juga meminta Gus Dur mempertajam prioritas masalah yang harus segera
diselesaikan. Di antaranya, menurut PKU, pemulihan ekonomi secara tuntas,
menciptakan keamanan, menegakkan supremasi hukum dan HAM, mengatasi proses
disintegrasi bangsa, memberantas KKN. ''Kami juga memandang perlu diadakan
perombakan kabinet, sehingga lebih efisien dan membubarkan dewan yang tidak
perlu, seperti DPUN.''***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Jul 2000 jam 04:39:14 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke