----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

No.   : 09/AJI-Y/VII/00
Hal   : Siaran Pers tentang �Wartawan Amplop�

            MENANGGAPI berita di Harian Suara Merdeka edisi Sabtu, 15 Juli
2000 halaman 19 berjudul �Wartawan Tunggu Amplop Makin Banyak�, dengan ini
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta menyatakan sikap:

1.       Mendukung pengungkapan kasus �amplop� lainnya kepada masyarakat
oleh media massa dan mendesak masyarakat serta lembaga-lembaga sosial
lainnya untuk mengambil peran aktif dalam memberantas �tradisi amplop�.

2.       Mendesak pemilik media agar menghargai profesi wartawan, dengan
memenuhi tuntutan hidup minimal wartawan, tidak bersikap partisan, serta
mempunyai komitmen yang jelas untuk menolak segala bentuk sogokan.

3.       Bahwa mentalitas dan perilaku wartawan, seperti dimaksud dalam
pemberitaan Harian Suara Merdeka (15/7/00), selama bertahun-tahun telah
menodai citra wartawan Indonesia, dan membuat wartawan Indonesia tidak
pernah memiliki sikap independen.

4.       Bahwa Tugas utama wartawan adalah menyampaikan informasi yang benar
kepada masyarakat, bukan menunggu pembagian �uang lelah� dan berbagai bentuk
sogokan lainnya. Apa lagi sampai memutarbalikkan fakta hanya karena diberi
�uang receh� oleh pihak-pihak tertentu.

5.       Bahwa perilaku menerima sogokan (uang amplop), oleh wartawan,
jelas-jelas bertentangan dan melanggar Kode Etik Wartawan Indonesia.

6.       Mendesak semua organisasi profesi jurnalis untuk bersama-sama
mengkampanyekan gerakan Anti Sogokan, dan menindak tegas anggotanya yang
telah terbukti memaksa, memeras sumber berita, dan menerima sejumlah uang
sogokan.

7.       Aliansi Jurnalis Independen Yogyakarta, sejak awal, didirikan
dengan semangat Anti Sogokan. AJI Yogyakarta pernah mengambil tindakan tegas
terhadap anggotanya yang terbukti melakukan praktek emacam itu.

8.      Mengajak dan mengimbau kepada masyarakat luas, baik perorangan
maupun instansi pemerintah dan swasta, untuk menghentikan dan menolak
praktik pemberian amplop kepada wartawan. Memenuhi permintaan tersebut sama
halnya dengan memberi jalan bagi terjadinya pelanggaran terhadap Kode Etik
Wartawan Indonesia.

9.       Untuk menegakkan pelaksanaan Kode Etik Wartawan Indonesia,
khususnya bagi anggota AJI Yogyakarta, AJI Yogyakarta telah membentuk
Majelis Kode Etik yang terdiri dari:

a)      Abdul Munir Mulkan (Akademisi, dan Tokoh Islam)
b)      Budi Susanto SJ (Rohaniwan/Antropolog, Direktur Lembaga Studi
Realino)
c)      Budi Santosa SH (Direktur Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta)
d)      Garda Utama Siswadi SH (Pengacara)
e)      J Widodo (Tokoh Pers, Mantan Kepala Litbang KOMPAS)
f)       M Imam Azis (Tokoh LSM, Mantan Direktur LKIS)
g)      Elly N Hasbianto (Tokoh LSM Perempuan, Direktur Rifka Anissa)
h)      Revrisond Baswir (Akademisi, Direktur IDEA)

Yogyakarta, 18 Juli 2000

Raihul Fadjri
Ketua Umum

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Jul 2000 jam 05:04:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke