---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Cak Nur: Gus Dur Memang Punya Gaya Sendiri Jumat, 4 Agustus 2000 Jakarta --- Suara Merdeka Cendekiawan muslim Prof Dr Nurcholish Madjid atau yang akrab dipanggil Cak Nur menilai Presiden Abdurrahman Wahid memang mempunyai gaya tersendiri, di antaranya sulit mendengarkan dan menerima masukan dari orang lain. Menurutnya, memang sulit bagi orang lain untuk mengubah Gus Dur, karena gaya kepemimpinannya lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan pesantren yang membentuknya. Ia menyarankan, sebaiknya masyarakat bersabar dan memberikan kesempatan kepada Gus Dur untuk melanjutkan tugasnya sembari terus mengingatkannya jika ia mulai menyimpang. "Yah, marilah kita bersabar dan memberikan kesempatan kepada Gus Dur untuk menjalankan tugasnya," katanya dalam diskusi panel di Jakarta, Kamis kemarin. Sementara itu, dua pengamat politik Ir Sarwono Kusumaatmadja dan Dr Riswandha Imawan mengungkapkan, kekhawatiran banyak pihak, Sidang Tahunan MPR 7-18 Agustus mendatang akan menjadi sarana untuk mendiskreditkan bahkan menjatuhkan Presiden Gus Dur sangat tidak beralasan. "Tidak benar ada skenario menjatuhkan Gus Dur dalam SU MPR. Itu seperti orang yang bermimpi di siang bolong. Hanya untuk meramai-ramaikan demokrasi saja," kata Sarwono usai diskusi politik di Kantor Suara Merdeka, kemarin. Dalam diskusi yang dimoderatori Ketua PW NU Jateng Drs Mohammad Adnan MA itu hadir antara lain anggota DPR RI Alvin Lie, dosen Undip Drs Abdul Kahar Badjuri, Pemimpin Umum Suara Merdeka Ir Budi Santoso beserta jajaran direksi dan staf redaksi. Hal itu juga dibantah oleh Alvin yang mengaku tidak pernah mendengar ada rencana semacam itu dalam pelaksanaan Sidang Tahunan mendatang. "Tidak ada skenario untuk menjatuhkan Presiden. Kami sebenarnya ingin menjadi partner kritik yang baik, bukan yes man partner," katanya. Sebaliknya, menurut Sarwono, kalaupun ada pihak-pihak tertentu yang memang merencanakan itu, mereka sama saja dengan menciptakan krisis konstitusi. "Saya rasa itu tidak akan terjadi. Yang ada hanya sebatas kebisingan-kebisingan dari orang-orang yang sedang belajar berdemokrasi," ujarnya. Eksperimen Politik Hal senada diungkapkan Riswandha. Dia mengatakan, ST MPR 2000 merupakan eksperimen politik, yang akan terjadi banyak benturan sebagai akibat ketidakpahaman dalam konteks ketatanegaraan. "Sidang tahunan itu sebenarnya hanyalah untuk meminta semacam progress report dari pelaksanaan eksekutif atau Presiden. Yang jadi masalah sekarang, apa parameter yang digunakan untuk menilai sukses atau tidaknya ST itu," kata Direktur Pascasarjana UGM itu. Persoalan parameter inilah yang menjadi pintu masuk bagi persoalan-persoalan lain yang berpotensi membuat pembahasan para wakil rakyat menjadi tidak terfokus. "Sebagai perhelatan politis, maka ST MPR 2000 tidak bisa disterilkan dari dinamikan politik selama setahun terakhir ini." Apakah ST bisa berkembang menjadi Sidang Istimewa, Riswandha mengatakan hal itu bisa saja terjadi jika penilaian layak atau tidaknya dikaitkan dengan langkah-langkah yang telah ditempuh Gus Dur. "Cukup banyak yang bisa dijadikan alasan kuat. Di antaranya pembubaran Depsos yang dinilai melanggar pasal 34 UUD 45 dan pengibaran bendera bintang kejora yang tidak sesuai dengan pasal 1 ayat 1 UUD 45." Menurut Riswandha, hal itu membuat terbukanya peluang untuk menggoyahkan atau menjatuhkan Gus Dur dalam SI. "Namun, apakah Gus Dur bisa dijatuhkan atau tidak, kemungkinannya tetap fifty-fifty. Sebab, itu akan sangat tergantung pada dirinya sendiri. Harus diakui, tidak ada yang bisa menjatuhkan Gus Dur kecuali dirinya sendiri yang menciptakan situasi itu."*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 7 Aug 2000 jam 05:32:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
