---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Mega janji akan perbaiki diri satunet.com - Wakil Presiden Megawati Sukarnoputri mengakui berbagai kesalahan pemerintah di masa lalu dan berjanji akan memperbaikinya. "Kesalahan pemerintah di masa lalu adalah dinamika suatu bangsa namun saya menyadari dan berjanji bahwa kesalahan yang dilakukan pemerintah tidak akan terulang kembali," ujar Mega dalam sambutannya pada acara syukuran di kediaman Menlu Alwi Shihan, Minggu sore. Sebagai wapres, untuk kedepan Mega berjanji untuk berpikir dan bertindak positif. Mengingat kejadian-kejadian dalam ST MPR yang baru lalu, Mega mengakui sebagai ketua umum DPP PDI P selalu menginstruksikan kepada anggota Fraksi PDI P di MPR supaya dalam persidangan tidak hanya berperilaku saja, tapi juga harus jadi contoh. "Peristiwa sidang tahunan kemarin diamati oleh seluruh rakyat Indonesia dan dunia internasional," ujarnya. "Sampai ada yang negatif dalam sidang tahunan yang lalu itu akan menunjukkan suatu citra bangsa kita yang belum bisa mendapat suatu iklim kekeluargaan dan belum bisa berpikir dan bertindak secara matang." Dari seluruh proses, Mega mengakui mencoba memegang kendali dalam persidangan supaya tidak terjadi voting dan, "Saya bersyukur hal itu benar-benar terjadi". Harapan kedepan kata Mega, hal-hal demikian bisa tetap berjalan dan berharap pertemuan syukuran seperti yang dilakukan saat ini bisa dilakukan di kemudian hari. Sementara itu Ketua DPR Akbar Tandjung mengatakan Fraksi Golkar, yang sebelumnya dikhawatirkan akan menghendaki sidang istimewa, ternyata tidak terwujud. Ia mengatakan dirinya sudah menginstruksikan fraksi untuk tidak melakukan hal itu. Akbar mengatakan ia sudah memberikan arahan kepada partainya bahwa dalam persidangan agar ditempuh cara musyawarah dan mufakat. "Tidak usah memaksanakan kehendak termasuk masalah pemilihan presiden," ujarnya. Mengenai progress report Gus Dur, Akbar mengatakan sikap kritis Golkar terhadap pemerintah itu diartikan agar pemerintah bisa mengevaluasi diri dan memperbaiki segala kekuarang dan kelemahan di masa mendatang, sehingga perbuatan di masa lalu tidak terulang kembali.--- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 21 Aug 2000 jam 07:53:53 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
