----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Media Indonesia, 25 Agustus 2000

IMF Dukung Tim Ekonomi Pilihan Presiden Gus Dur

JAKARTA (Media): Dana Moneter Internasional (IMF) tetap
memberikan dukungannya kepada tim ekonomi baru pilihan Presiden
Abdurrahman Wahid dalam menjalankan program pemulihan ekonomi.

"Kami ucapkan selamat kepada tim ekonomi baru. Kami juga akan
mendukung tim ini dalam melanjutkan program pemulihan ekonomi,"
ujar John Dodswords, Kepala Perwakilan IMF di Indonesia seusai
rapat informal antara tim ekonomi kabinet baru dan lembaga
multilateral seperti IMF, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Bank
Dunia di gedung Bank Indonesia (BI), kemarin.

Dukungan dan ungkapan senada disampaikan pula oleh perwakilan
Bank Dunia dan ADB di sini. Pejabat senior Bank Dunia Sarwar
Lateef berharap agar tim ini sukses dan lembaganya siap
memberikan bantuan dalam menjalankan programnya.

Hadir dalam pertemuan mendadak atas inisiatif Deputi Gubernur
Senior BI Anwar Nasution itu antara lain Menko Bidang
Perekonomian Rizal Ramli, Menkeu Prijadi Praptosuhardjo,
Menperindag Luhut Pandjaitan, dan Menteri Muda Urusan
Restrukturisasi Ekonomi Nasional Cacuk Sudarijanto. Pertemuan
ini adalah penampilan pertama tim ekonomi baru untuk menunjukkan
kepada publik dan pasar bahwa mereka bisa bekerja sama dengan BI
maupun lembaga multilateral untuk memberi citra positif. "Ini
bukti bahwa tim ekonomi kompak dan solid," ujar Rizal.

Dodsworth sendiri mengatakan, pihaknya belum dapat berkomentar
tentang bagaimana pola hubungan selanjutnya antara IMF dan
Indonesia setelah Gus Dur mengumumkan susunan kabinetnya. Hanya,
dia menekankan belum ada alasan untuk mengubah {Letter of
Intent] (LoI). "Perubahan akan terlihat lewat pertemuan dengan
tim ekonomi baru setelah dilantik Sabtu (26/8) mendatang." Soal
reaksi pasar yang negatif terhadap pengumuman kabinet baru, dia
mengatakan tidak berhak memberi komentar. Meskipun demikian,
Dodsworth mengaku gembira dengan posisi rupiah kemarin.

Sementara di kantor Bulog, sebelumnya, pejabat IMF itu bertemu
Kabulog Rizal Ramli. Menurut Dodsworth, posisi Menko Bidang
Perekonomian yang dipegang Rizal Ramli dianggap sebagai
tantangan. Dia menilai, Rizal merupakan praktisi yang kapabel
karena itu diharapkan Rizal mampu mengambil keputusan di sektor
perekonomian secara lebih baik. "Ini merupakan tantangan bagi
Rizal tapi dia kan punya pengalaman sebagai Kabulog," ujarnya.

Sebelumnya, Rizal mengeluarkan pernyataan bahwa dia akan lebih
memainkan peran Bank Dunia dan ABD di Indonesia ketimbang IMF.
Penegasan itu diungkapkan Rizal dalam keterangan pertama kalinya
sebagai Menko Perekonomian di Kantor Bulog sehari sebelumnya.

Rizal akan bernegosiasi dengan Direktur Pelaksana IMF Horst
Koehler, untuk membicarakan banyak hal yang memerlukan
reevaluasi. "Indonesia adalah negara berdaulat. Maka itu, kami
akan saling menghormati dalam berdiskusi."

Koehler sendiri akan segera berhubungan dengan Rizal baik
melalui telepon atau surat sebagai bukti keinginan IMF bekerja
sama. "Memang belum ada jadwal pertemuan tapi bisa dipastikan
Koehler segera berhubungan dengan Rizal. IMF menyambut
pembentukan kabinet baru sebagai kabar baik," kata Vasuki
Shastry, juru bicara IMF kepada {Antara] New York, Rabu (23/8).
Menurut Shastry, IMF menyambut tim ekonomi Presiden Gus Dur dan
harus dipandang positif oleh pasar dan dunia keuangan. "Tidak
ada alasan menilainya sebagai kabar buruk," katanya.
Dikatakannya, sebelum menjadi menteri, Rizal dikenal kritis
terhadap IMF karena pernah menyatakan banyak rekomendasi IMF
yang gagal dan tidak membantu pemulihan ekonomi Indonesia. "Saya
mengenal Rizal secara pribadi. Dia orang yang mampu," katanya.
Namun, Shastry membaca pula pernyataan Ramli yang menyatakan
bahwa dia siap bekerja sama dengan IMF. "Ini yang kami catat."

Menyinggung soal pertemuan antara tim ekonomi baru dan BI
kemarin, Rizal mengemukakan ada tiga hal penting diperoleh dari
pertemuan itu. Pertama menunjukkan tim ekonomi solid dan kompak
sehingga bisa cepat memulihkan ekonomi. Kedua menggambarkan
eratnya hubungan antara pemerintah dan BI. Ini membuktikan
keduanya sepakat soal perlunya harmonisasi dalam kebijakan
fiskal maupun moneter. "Pekan depan kami akan rutin melakukan
koordinasi."

Ketiga bahwa lembaga multilateral baik IMF, Bank Dunia, dan ADB
bersama BI serta pemerintah sepakat untuk meningkatkan kerja
sama dan koordinasi agar proses pemulihan ekonomi berlangsung
lebih cepat.

BI juga tak ketinggalan menyatakan dukungannya terhadap tim
ekonomi. Dalam rangka koordinasi, Anwar Nasution mengatakan BI
akan membuka pintu bagi para menteri ekonomi untuk hadir dalam
rapat Dewan Gubernur. Sebaliknya, Menko Perekonomian juga
membuka pintu bagi anggota Dewan Gubernur BI untuk hadir di
rakor perekonomian. (Hri/E-2)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Aug 2000 jam 08:05:17 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke