---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kodam V Tidak Kecolongan Asal 'Bom Kejagung' Bisa Dari Madiun Kapendam V/Brawijaya Letkol Djoko Agus mengatakan, hingga kini belum ada bukti penyelewengan yang dilakukan para petugas Gudang Pusat Amunisi Cabang Saradan, Madiun. Sebab, setelah dilakukan pengecekan ternyata tidak ada orang-orang di Saradan, Madiun melakukan penyalahgunaan wewenang dan tugas. "Jadi, pengeluaran amunisi maupun senjata sesuai dengan prosedur maupun administrasinya," ujar Djoko ketika dihubungi koridor.com di Surabaya, Minggu malam. Menurutnya, pengecekkan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen Sudi Silalahi itu, ternyata pengeluaran dan pelayanan yang dilakukan petugas di Saradan, Madiun sesuai dengan prosedur dan administrasinya. Pernyataan ini sekaligus sebagai bantahan bahwa Kodam V/Brawijaya telah kebobolan sejumlah amunisi miliknya, dan telah disalahgunakan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Demikian pula amunisi yang diterima Kodam V/Brawijaya dari Gudang Pusat Amunisi Saradan tidak ditemukan ada penyimpangan. Artinya, diyakini bahwa Kodam V/Brawijaya tidak kecolongan ataupun mengeluarkan amunisi secara tidak wajar. "Setelah dilakukan pengecekan ternyata amunisi yang dipesan Kodam V/Brawijaya masih sesuai dengan jumlah rekapannya (masih lengkap--Red)," tambahnya. Meski begitu, pihaknya juga membenarkan dugaan bom yang meledak di Kejagung beberapa waktu lalu itu bisa jadi berasal dari gudang amunisi Saradan, Madiun. "Yang jelas bahan peledak itu bisa saja dimiliki oleh orang-orang di luar militer namun bisa jadi dilakukan oleh oknum militer sendiri yang patut diduga melakukan penyelewengan tugas dan wewenang," tuturnya. Alasanya, bisa saja oknum militer itu memiliki amunisi dari sisa-sisa latihan maupun kerja sama dengan orang-orang di bagian logistik. Namun bisa saja oknum tersebut bekerja sama dengan petugas gudang amunisi yang bertugas menyimpan, merawat dan mendistribusikan.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 11 Jul 2000 jam 08:27:23 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
