---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Soeharto Mungkin Bebas Jakarta, LippoStar Apabila dalam sidang ketiga yang akan digelar hari Kamis (28/9) mantan Presiden Soeharto tidak hadir juga, maka diyakini ia akan bebas dari tuntutan hukum atas kasus yayasan yang kini diperkarakan. Koordinator ICW, Teten Masduki, di Jakarta, Rabu (27/9) mengungkapkan, bisa bebasnya Soeharto disebabkan adanya logika hukum seperti alasan kesehatan yang selalu terkait dengan bisa atau tidaknya Soeharto datang ke pengadilan. "Sekalipun saya berharap Soeharto bisa datang besok, tapi saya pesimis beliau bisa datang. Sayang memang, padahal besok adalah hari terakhir sidang tersebut," kata Teten. Artinya, sekalipun sidang akan terus dilanjutkan, namun tim dokter Soeharto menyatakan ia masih dalam keadaan sakit, maka percuma saja sidang diteruskan. Bagi Teten alasan tidak bisa datangnya Soeharto karena faktor kesehatan memang merupakan konsekuensi hukum yang mesti diterima banyak kalangan. Demikian juga dengan kasus lainnya yang melibatkan nama Soeharto. "Kalau pada sidang yayasan saja sudah digunakan alasan kesehatan, itu kan artinya pada kasus lain pun Soeharto tidak bisa mengikuti persidangan," tambah Teten dengan nada lemas. Tidak cuma rakyat yang menuntut berjalannya keadilan atas kasus Soeharto, Teten pun menegaskan, bahwa dirinya juga tetap mengharapkan agar aparat hukum terus melakukan upaya agar kasus Soeharto ini bisa segera dituntaskan. Terlebih kepada pemerintah, Teten mendesak agar pemerintah bersama DPR bisa mengambil pendekatan politik terhadap kasus Soeharto. "Kompromi politik antara DPR dan Presiden sangat diperlukan, karena secara hukum sudah ditegaskan, Soeharto punya alasan kesehatan, dan itu berkaitan dengan Hak Asasi Manusia," tegasnya. Sementara itu di tempat terpisah, para pendukung Soeharto yang mengatas namakan Front Anti Komunis dan Cinta Tanah Air (Fakcta) sekitar pukul 10.00 WIB menggelar aksi demonstrasinya di pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam aksinya itu Fakcta meminta agar sidang peradilan Soeharto dihentikan, karena alasan kesehatan Soeharto yang tidak memungkinkan ia datang ke sidang pengadilan. Aksi yang melibatkan puluhan massa Fakcta yang mengakibatkan kemacetan di ruas jalan Ampera, Jakarta Selatan itu itu bubar sekitar pukul 10.30 WIB. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Sep 2000 jam 04:15:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
