hehe...saya sepakat dengan mas witono, saya kira kita mesti memulai untuk berpikir jernih, dalam artian bahwa terkadang kita mengaitkan gelar, alumni dsbnya sebagai salah satu takaran kualitas tulisan kita...tapi memang ada benarnya juga karna untuk mencapai gelar tersebut, dan menjadi alumni (bahkan untuk masuk ke univ tersebut) juga perlu kualitas.
Namun terkadang kita suka lupa, bahwa kehidupan juga bisa menjadi universitas yang paling top sedunia..buktinya orang2 yang ndak sekolah sampe tinggi2 juga banyak yang jadi orang Top. Jadi kita gak bisa menghukum bahwa hanya karna embel2 kita nama almamater tulisan kita dengan mudahnya muncul di suatu media, karna saya yakin media Indonesia juga udah gak bodo2 amat...jadi mungkin saja pas Pak Agus Mutohar nulis ternyata tulisannya udah gak up to date, ato mungkin kalah kualitas dengan tulisan yang lain jadi gak dimuat2...dan pas dimuat dengan atas nama almamater pas tulisannya itu bagus..kan bisa saja terjadi....mari saling berkaca saja. Salam, Ery Wijaya http://erywijaya.wordpress.com/ ________________________________ From: witono hidayat <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Cc: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Monday, 26 January, 2009 18:04:27 Subject: RE: [kendal-online] Lapor, Saya Kenal Pak Agus Mutohar... Tp wktu tulisn2 saya dimuat gk perlu pk senjata gituan jg bs kok mas.so,whats d problem yah? FARID MUJIB wrote: > Awalnya saya ragu dengan Agus Mutohar yang Pak Yusuf sebutkan, > tetapi setelah saya cross cek ke beliau ternyata benar. Agus Mutohar, nama > yang tidak asing, karena beliau adalah kakak sepupu saya. Mas Agus tinggal di > Karangmalang, Kec. Kangkung (=atau cepiring ya??, he he maap lupa...). Beliau > adalah alumni IAIN Walisongo, dan mendapat beasiswa dari DIKTI di Univ South > Carolina untuk mendalami bahasa Inggris.... Sebenarnya kalau dikatakan kuliah > di AS, beliau tidak benar2 kulaih di sana, karena cuma kuliah singkat saja > kurang lebih satu tahun. Beliau sering cerita ke saya, sudah banyak artikel2 > yang dilayangkan ke surat kabar, tapi beliau kecewa karena jarang dimuat. > Kebanyakan surat kabar hanya memuat tulisan2 berdasarkan siapa penulisnya > bukan kualitasnya. Walaupun tulisannya ecek2, tapi kalau yang nulis seorang > guru besar pasti dimuat. Begitu keluh beliau. Akhirnya beliau menggunakan > senjata Universitas South Carolina, dan > ternyata manjur, dimuat di koran sekaliber Kompas. Oh ya, untuk Pak Yusuf, > jika ingin kenal lebih lanjut dg Mas Agus silakan hubungi 081575403969. .. > Yusuf Iskandar <yiskandar_2000@ yahoo.com> wrote: > Hari ini (24/01/09) saya membaca koran Kompas > edisi Yogyakarta, ada sebuah tulisan menarik berjudul "Mengajar Dengan > Hati". Penulisnya : Agus Mutohar. Setelah saya baca, pada bagian akhir > tertulis identitas beliau : Pendidik, Alumnus University of South Carolina, > Amerika Serikat, tinggal di Kendal, Jateng. Siapa pak Agus Mutohar? Saya > hanya berpikir, barangkali orang-orang seperti beliau ini (yang kebetulan > tinggal di Kendal dan punya kapasitas lebih), akan bisa diharapkan > sumbangsaran, kontribusi, pemikiran, dsb. untuk kemajuan Kendal, entah apa > bentuknya. Salam, Yusuf http://madurejo. wordpress. com http://yiskandar. > wordpress. com >

