Mending nonton Budi Anduk

--- Pada Sel, 17/3/09, witono hidayat <[email protected]> menulis:

Dari: witono hidayat <[email protected]>
Topik: Re: [kendal-online] Sinetron SS : shock dan sadis !
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 17 Maret, 2009, 12:06 AM











    
            lebih baik dukung Sriwijaya FC ama PSMS dalam liga Champion Asia 
ntar jam 2 siang ma setengah 7 malam...ukay. ..

--- On Mon, 3/16/09, ASROFI <m...@asrofi. web.id> wrote:
From: ASROFI <m...@asrofi. web.id>
Subject: Re: [kendal-online] Sinetron SS : shock dan sadis !
To: kendal-online@ yahoogroups. com
Date: Monday, March 16, 2009, 9:35 PM








    
            betul pak, acara TV sekarang memang tidak mendidik, ya namanya juga 
TV buat bisnis tujuannya cari keuntungan bukan pahala seperti pengajiannya pak 
kyai,kalangan terdidik betul tidak suka dgn tayangan2 yg ga bermutu, akan 
tetapi kalangan tidak terdidik dan orang awam, kaum ibu juga terkadang termausk 
di dalamnya nontonya ya itu2 aja.. sinetron yg ga mutu
terus sekarang kebanyakan orang di indo kan yg terdidik dan engga lbh banyak yg 
engga.... nah loe... terus ibu2 juga tuh kalo nontonnya senetron yg ga mutu 
bagaimana dia bisa mendidik anak2nya kelak.. walhasil anaknya ga mutu juga...  
jadi lebih banyak manusia yg ga mutu

nah manusia kebanyakan ga mutu ini kan tar jadi pemilih wakil rakyat.... 
silakan ditebak hasil pilihan wakil rakyat ini... wakil rakyatnya juga ga 
mutu... waduh.... serem amat nih... giman anih.. waduh.. ngeriiii

awas!!!!!!!! !!! ANDA SEDANG SAYA PENGARUHI VIRUS NEGATIV!bersambung ke virus 
positif ya, saya ngopi dulu.

Pada 17 Maret 2009 10:42, muhamad kundarto <mask...@yahoo. com> menulis:


















    
            
Entah perkembangan jaman yang memang sudah masanya.
Entah karena tuntutan pemirsa agar rating meningkat.
Entah pula karena penulis naskah yang bernafsu menggoncang jiwa pemirsa.
 
Akhir-akhir ini adegan-adegan dalam sinetron TV cenderung membuat jantung 
berdegub mendadak karena ritme cerita berubah frontal tiap hari. Peristiwa 
tertabrak mobil, berlumuran darah, sakit kanker, meninggal, pembunuhan, hamil 
diluar nikah, kawin muda, cerai sampai kekerasan fisik seperti menempeleng; 
menjadi adegan yang bisa dilihat setiap hari. Dan hebohnya, kadang si pelaku 
yang menempeleng ini kebanyakan merupakan kaum hawa, yang secara pakem 
kahuripan berkonotasi kelembutan dan kehalusan. Ada apa ini? apa terinspirasi 
geng pelajar yang melakukan adu jotos untuk seleksi anggota barunya?

 
Memang bagi orang-orang super sibuk dan kaum pinter biasanya jarang menyentuh 
tontonan sinetron ini. Namun tak bisa dipungkiri bahwa banyak ibu-ibu, 
pembantu, anak-anak dan mungkin juga bapak-bapak yang asyik menonton sinetron 
tiap hari. Bahkan tidak jarang emosi mereka sering 'tumpah' sesuai alur cerita.

Tayangan reality show juga dibuat mirip sinetron. Aib rumah tangga dibuka tanpa 
tudung lagi dengan alasan ilmiah : demi mencari dimana anggota keluarganya, 
demi mengetahui bagaimana sosok sebenarnya orang yang dia cinta, dst.

 
Kalau sudah begini, kita harus bagaimana? tayangan TV sudah masuk ke ruang 
keluarga kita. Dalam keluarga pun rasanya jarang berantem gara-gara rebutan 
tayangan. Pukul 18.00-23.00 mutlak dikuasai oleh beberapa sinetron. Memang ada 
tayangan humor yang membuat rileks otot penat seharian tadi, tapi agaknya masih 
kalah kuantitas dari jumlah tayangan sinetron-sinetron itu.

 
Bagi yang menentang, mungkin suara hatinya mengeluarkan sumpah serapah, tak 
tahu kemana harus mengadu dan bagaimana solusinya. Tapi bagi mereka yang sudah 
tergiur dan terbius tayangan sinetron ini, segala macam agenda harus 
disesuaikan dengan jadwal tayang sinetron. Memang sich, terkesan anggota 
keluarga terlihat anteng di dalam rumah. Tapi tahukah kita bahwa secara lambat 
dan pasti, tayangan itu akan mempengaruhi 'way of life' pemirsanya. Pola hidup 
konsumerisme (baca: hidup untuk belanja) dan Pola hidup mewah (baca: serba 
mercy euy!) adalah misi minimal yang terselubung dalam tayangan itu.

 
Mereka kadang gak sadar bahwa panjang pendeknya cerita akan tergantung 
bagaimana ratingnya. Dulu ada Tersanjung sampai 5 episode, sekarang ada Cinta 
Fitri 3, dst. Cerita akan sengaja dicampur aduk dan diperlama jika memang 
pemirsa masih gandrung. Padahal yang menonton sudah geram setiap hari, larut 
dalam emosi pemain sinetronnya.

 
Weleh-weleh, trus njuk kepiye lelakone sesuk nggih.... (read: what next 
ourlife?)
 
 
Ki Asmoro Jiwo


      
 

      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




-- 
ASROFI

Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan
Address 3: Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal


Mobile  : +6281 311 661 479
Yahoo : asrofism
G-Talk : m...@asrofi. web.id
Email : m...@asrofi. web.id
Blog : www.asrofi.web. id

Office : www.sentraproperty. com


 

      


         
        
        


      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke