Selamat dan sukses dan sukses atas di bukanya "Madurejo Swalayan" jilid 2.
2009/4/5 Yusuf Iskandar <[email protected]> > > Menuju Madurejo 2 : Menyusun Grondola > ------------------------------------- > > Hari Minggu ini terpaksa saya tidak kemana-mana, sebab sudah dijadwal sama > boss-nya "Madurejo Swalayan" (baca : istri saya) untuk membantu mengatur dan > menyusun grondola atau rak-rak toko. Pekerjaan ini menjadi penting artinya > karena toko yang dimaksud adalah toko baru sebagai cikal bin bakal dari > serial persilatan bisnis wartel (warung ritel) Madurejo Swalayan jilid 2, > atau sebut saja Madurejo 2, sebuah usaha minimarket atau toko swalayan yang > berlokasi di kawasan Bintaran, kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. > > Padahal hari ini sebenarnya ada acara penting di Klaten, yaitu rapat > persiapan Milad 2 (Ultah Ke-2) komunitas TDA Joglo (Tangan Di Atas untuk > wilayah Jogja, Solo dan sekitarnya). Terpaksa saya absen tidak hadir di > rapat TDA Joglo, ya karena ada "terpaksa" lainnya yaitu memenuhi jadwal yang > sudah diatur boss saya itu tadi. Ngrumangsani (menyadari) bahwa beliau sudah > saya tinggal kluyuran selama tiga minggu ke Tembagapura, Papua, maka saya > merasa tidak enak untuk tidak memenuhi agenda yang sudah dijadwalkannya. > > Bangunan sudah siap sekitar dua minggu yll. Sebagian grondola juga sudah > disiapkan tapi belum diatur. Urusan atur-mengatur ini memang menjadi > sebagian dari keahlian saya (maksudnya, saya lebih ahli dibanding istri > saya), makanya istri saya menyerahkan urusan tur-attur ini kepada saya, > selain karena terkait dengan urusan angkat wal-junjung. > > Mengatur tata ruang toko dan menyusun posisi rak atau grondola kelihatannya > perkara sederhana. Namun bisa jadi runyam karena harus mengepas-paskan > ketersediaan grondola dengan ruang yang terbatas agar tampak rapi, teratur, > enak dilihat dan nantinya jadi nyaman dikunjungi. > > Akhirnya selesai juga, sementara. Sebab ternyata masih diperlukan grondola > tambahan beserta asesorinya, lemari etalase dan beberapa perangkat toko > lainnya. Dengan kata lain, masih diperlukan biaya tambahan untuk itu. Dan, > tadi boss saya sudah memberi jadwal untuk hari Senin besok, antara lain > ngedrop barang ke "Madurejo Swalayan" Prambanan, atau sebut saja Madurejo 1, > lalu membeli rak untuk kantor, mencari info untuk tambahan grondola dan > perangkat komputernya. Ugh...., capek deh.... > > Inti dari cerita ini sebenarnya adalah : "Mohon Doa Restu" untuk Madurejo > 2. Hal yang sebenarnya klise dan kedengaran seperti basa-basi. Kenapa tidak > berdoa sendiri saja? (Terkadang pikiran buruk saya muncul..... Boro-boro > minta doa orang lain sedangkan orang lain itu untuk mendoakan dirinya > sendiri saja belum tentu ingat apalagi sempat..... Mohon maaf bagi yang > merasa jadi orang lain...) > > Kalaupun tidak ada yang mendoakan…., saya akan tetap ingin berbagi dongeng > tentang serial Madurejo 2. God willing wal-insya Allah….. > > Yogyakarta, 5 April 2009 > Yusuf Iskandar > > http://madurejo.wordpress.com > > >

