Selamat buat Pak Yusuf....
 
Semoga tambah  terus tokonya...
 
Affan @ matsuyama japan

--- On Mon, 4/6/09, akhmad mukti <[email protected]> wrote:










 
2009/4/5 Yusuf Iskandar <yiskandar_2000@ yahoo.com>







Menuju Madurejo 2 : Menyusun Grondola
------------ --------- --------- ------- 

Hari Minggu ini terpaksa saya tidak kemana-mana, sebab sudah dijadwal sama 
boss-nya "Madurejo Swalayan" (baca : istri saya) untuk membantu mengatur dan 
menyusun grondola atau rak-rak toko. Pekerjaan ini menjadi penting artinya 
karena toko yang dimaksud adalah toko baru sebagai cikal bin bakal dari serial 
persilatan bisnis wartel (warung ritel) Madurejo Swalayan jilid 2, atau sebut 
saja Madurejo 2, sebuah usaha minimarket atau toko swalayan yang berlokasi di 
kawasan Bintaran, kecamatan Mergangsan, Yogyakarta.

Padahal hari ini sebenarnya ada acara penting di Klaten, yaitu rapat persiapan 
Milad 2 (Ultah Ke-2) komunitas TDA Joglo (Tangan Di Atas untuk wilayah Jogja, 
Solo dan sekitarnya). Terpaksa saya absen tidak hadir di rapat TDA Joglo, ya 
karena ada "terpaksa" lainnya yaitu memenuhi jadwal yang sudah diatur boss saya 
itu tadi. Ngrumangsani (menyadari) bahwa beliau sudah saya tinggal kluyuran 
selama tiga minggu ke Tembagapura, Papua, maka saya merasa tidak enak untuk 
tidak memenuhi agenda yang sudah dijadwalkannya.

Bangunan sudah siap sekitar dua minggu yll. Sebagian grondola juga sudah 
disiapkan tapi belum diatur. Urusan atur-mengatur ini memang menjadi sebagian 
dari keahlian saya (maksudnya, saya lebih ahli dibanding istri saya), makanya 
istri saya menyerahkan urusan tur-attur ini kepada saya, selain karena terkait 
dengan urusan angkat wal-junjung.

Mengatur tata ruang toko dan menyusun posisi rak atau grondola kelihatannya 
perkara sederhana. Namun bisa jadi runyam karena harus mengepas-paskan 
ketersediaan grondola dengan ruang yang terbatas agar tampak rapi, teratur, 
enak dilihat dan nantinya jadi nyaman dikunjungi.

Akhirnya selesai juga, sementara. Sebab ternyata masih diperlukan grondola 
tambahan beserta asesorinya, lemari etalase dan beberapa perangkat toko 
lainnya. Dengan kata lain, masih diperlukan biaya tambahan untuk itu. Dan, tadi 
boss saya sudah memberi jadwal untuk hari Senin besok, antara lain ngedrop 
barang ke "Madurejo Swalayan" Prambanan, atau sebut saja Madurejo 1, lalu 
membeli rak untuk kantor, mencari info untuk tambahan grondola dan perangkat 
komputernya. Ugh...., capek deh....

Inti dari cerita ini sebenarnya adalah : "Mohon Doa Restu" untuk Madurejo 2. 
Hal yang sebenarnya klise dan kedengaran seperti basa-basi. Kenapa tidak berdoa 
sendiri saja? (Terkadang pikiran buruk saya muncul..... Boro-boro minta doa 
orang lain sedangkan orang lain itu untuk mendoakan dirinya sendiri saja belum 
tentu ingat apalagi sempat..... Mohon maaf bagi yang merasa jadi orang lain...)

Kalaupun tidak ada yang mendoakan…., saya akan tetap ingin berbagi dongeng 
tentang serial Madurejo 2. God willing wal-insya Allah…..

Yogyakarta, 5 April 2009
Yusuf Iskandar

http://madurejo. wordpress. com



















      

Kirim email ke