mas Rofi, kata mas Kun :

"Sebelum menentukan bagaimana pasangan, lebih baik secara tepat MEMBACA
diri sendiri. "Menurut anda, siapakah anda ini?" begitu pertanyaan awal
yang harus dijawab oleh batin secara tulus ikhlas. Langkah berikutnya
menentukan karakter yang pas dan saling melengkapi dengan karakter diri
sendiri."

Sing penting, sudah ada calon yang mau dipilih belum?
Jangan menutup diri.... bisa dari temen, kawan, saudara, tetangga atau tamu 
warnet
Sing lebih penting lagi, minta kepada yang Maha Punya dan terus ikhtiar mencari 
idaman karena tidak akan datang dengan sendirinya dan jangan tunda-tunda kalau 
sudah ada.

Selamat berburu sang idaman, piss Aburayhan






--- Pada Rab, 7/10/09, ASROFI <[email protected]> menulis:

Dari: ASROFI <[email protected]>
Judul: Re: [kendal-online] Bagaimana Memilih dan Memelihara Pasangan
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 7 Oktober, 2009, 12:02 AM










        










Pak Kun,

It helps so much...

Thanks pak.

ASROFI

Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan

Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal

Mobile  : +6281 311 661 479
Yahoo : asrofism
G-Talk : [email protected]
Email : [email protected]

Blog : www.asrofi.web.id
Office : www.sentraproperty.com



2009/10/6 muhamad kundarto <[email protected]>













 




    
                  
Tiap orang mendambakan kriteria yang ideal buat pasangannya. Dari ukuran wajah, 
anggota tubuh, materi, sifat, dll; kesemuanya punya alasan tersendiri. Namun 
banyak orang juga terlalu gegabah menentukan pasangan tanpa berkaca pada 
kondisi dirinya sendiri. Ibarat bernafsu beli kulkas padahal di desanya belum 
ada listrik. Ibarat pengen punya HP padahal di desanya belum ada sinyal yang 
masuk.


Artinya, menentukan pasangan harus disesuaikan dengan SIAPA yang dipasangkan. 
Makna pasangan artinya separoh bagian yang harus 'klik' manakala dipasangkan 
dengan bagian yang lain. Boleh jadi perhiasan emas permata sangat cocok 
dipakai, tetapi menjadi tiada bermakna apabila si pemakai menjadi pertapa 
(baca: bertahun-tahun tidak ketemu orang lain). Makna hakekat perhiasan adalah 
untuk dipandang oleh orang lain.


Boleh jadi orang yang cerdas, banyak ide dan hoby
 memerintah adalah pasangan yang menarik; tetapi menjadi kontraproduktif 
apabila pasangannya juga mempunyai karakter yang sama. Jadilah tiap hari 
bersitegang karena sama-sama ingin memerintah dan tidak mau diperintah. Maka 
dicarilah kriteria pasangan yang saling melengkapi. Karakter umum lelaki adalah 
suka terima tantangan dan mudah bosan pada kemapanan. Karakter umum perempuan 
adalah suka menjaga kemapanan dan sering tidak berani mengambil resiko yang 
terlalu besar.

Kriteria yang lebih spesifik ibarat Im-Yang, dingin-panas, pendiam-cerewet, 
manja-mengayomi, keras kepala - lembut/penyabar, dll.

Sebelum menentukan bagaimana pasangan, lebih baik secara tepat MEMBACA diri 
sendiri. "Menurut anda, siapakah anda ini?" begitu pertanyaan awal yang harus 
dijawab oleh batin secara tulus ikhlas. Langkah berikutnya menentukan karakter 
yang pas dan saling melengkapi dengan karakter diri sendiri.


Karakter orang juga tidak boleh monoton, karena salah
 satu sifat manusia dan merupakan bawaan orok adalah "manusia mudah merasa 
bosan". Maka, dibutuhkan kedinamisan sifat dengan bentuk perubahan 
menyelaraskan perubahan yang dialami oleh pasangan. Kita tidak selamanya tegar, 
kadang juga rapuh, sedih dan bahkan kekanak-kanakan. Orang yang rapuh butuh 
pertolongan dan ketegaran. Orang yang sedih butuh sumber kegembiraan. Orang 
manja butuh pihak yang mau memanjakan. Tidak selalu yang tua mengalah terus. 
Tidak selalu yang muda tidak bisa tampil sangat dewasa. Tidak selalu si cewek 
manja melulu, kadang lelakipun butuh dimanjakan.

Artinya, seseorang harus belajar menjadi figur yang multi karakter. Kadang dia 
sangat dewasa, manakala pasangannya sangat rapuh dan butuh bimbingan. Kadang 
dia sangat ceria dan lucu, manakala pasangan butuh teman bermain. Dan 
seterusnya.


Manajemen konflik juga butuh kedinamisan. Terkadang rayuan tertentu akan ampuh 
pada saat ini, tetapi sangat menyebalkan manakala selalu
 diulang-ulang. Terkadang menasehati tidak selalu dengan menyalahkan, kadang 
kita perlu mengajak pasangan ke peristiwa lain tempat yang bermakna nasehat, 
misalnya nonton film dengan hikmah tertentu. Terkadang kita harus terdiam 
manakala pasangan sedang dalam puncak pe-ngomel-an.


Terakhir, kadang kita begitu sangat toleran pada teman dan sahabat pada sesuatu 
kekurangan atau kegagalan. Tapi, kadang kita terlalu bernafsu untuk menyalahkan 
dan mengatur manakala pasangan melakukan hal yang sama. Di sinilah kita perlu 
membangun jiwa besar, sehingga ritme hidup selaras dengan gelombang-riak aliran 
air kehidupan yang serba misteri dan butuh kewaspadaan.


Selasa, 6 Oktober 2009 pukul 23.30 WIB

Ki Asmoro Jiwo



      
 

      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        












    
    







 




      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke