si mone... menang... bendera setengah tiang berkibar.. ya... mudah 2an si mone bukan money eyes.. tapi benar-benar menepati janji kampanye nya..amien
mari kita kawal bersama-sama samsul ulum The Forest Trust wildlife&HCVF specialist kaliwungu city, kendal, central java www.tft-forests.org --- Pada Sen, 7/6/10, Dwi Arif Ikhwanto <[email protected]> menulis: Dari: Dwi Arif Ikhwanto <[email protected]> Judul: Bls: [kendal-online] Semoga itu pilihan nurani............ Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 7 Juni, 2010, 11:46 PM Mau dimana Kendal tercinta, apa mereka buta dengan sepak terjang Bupati tersahulu (tanpa mengesampingkan praduga tak bersalah Lho), Apa mereka tidak bisa melihat darimana dana untuk kampanye itu berasal..... Semoga apa yang dicurigakan tidak terjadi...Maju Kendalku.. Dari: Achmad Basuki <achmadbasuki@ yahoo.com> Kepada: kendal-online@ yahoogroups. com Terkirim: Sel, 8 Juni, 2010 09:02:42 Judul: [kendal-online] Semoga itu pilihan nurani...... ...... Alhamdulillah. ......... selamat kepada segenap masyarakat (ber-KTP) Kendal yang telah "sukses" melangsungkan pesta demokrasi dengan memilih calon pemimpinnya lima tahun ke depan. Saya, yang saat ini bukan ber-KTP Kendal, tapi masih merasa sebagai bagian dari masyarakat Kendal - hanya berharap semoga pemimpin yang terpilih memang sesuai dengan nurani dan dapat membuat kendal semakin ber-IBADAT dan sejahtera masyarakatnya. Saya masih jelas teringat lima tahun yang lalu, tentang cerita fenomena masyarakat yang masih muncul saat itu. Ketika beberapa tokoh masyarakat dan tokoh ulama - menganjurkan "pengikutnya" untuk mencoblos/memilih calon bupati tertentu - hanya karena telah menyumbang "tempat ibadahnya" dengan nominal tertentu. Jadi, kriteria pemilihan hanya didasarkan pada - seberapa besar si calon mampu menyumbang. Saya pun hanya bisa geleng-geleng kepala dan tak bisa menyalahkan siapa-siapa. Bisa jadi memang masyarakat tidak tahu persis, siapa sih sebenarnya calon-calon pemimpinnya, walaupun ada proses debat dan penyampaian visi-misi (yang umumnya hanya formalitas dan klise - dengan bahasa muluk yang umum didengar). Salah satu cara ya dengan mengukur sifat "kedermawanannya" . Semoga cerita lima tahun yang lalu tersebut tidak terjadi lagi saat ini (hanya harapan...?? ??) dan rakyat memang memilih calon pemimpinnya sudah sesuai dengan hati nurani, sesuai keinginan agar dapat tercipta kendal yang lebih sejahtera. Kita tunggu dan lihat saja, semoga bupati yang akan datang dapat mewujudkan janji-janjinya, sesuai dengan visi-misi nya sebagai pemimpin Kendal. Amiiin. Achmad Basuki, ST., MT. http://achmadbasuki .wordpress. com + Civil Engineering Dept., Faculty of Engineering Sebelas Maret University Jl. Ir. Sutami 36A SOLO - Jawa Tengah - Indonesia 57126 Telp. +628122636426 - +62-0271-7917565 Fax. +62-0271-634524

