Rekan-rekan milisser KOL yang berbahagia

Mohon izin berbagi informasi yang mungkin berguna.

Kita ketahui bersama, Kendal mendapatkan predikat sebagai kabupaten pertama
yang "menerbitkan" sistem operasi racikan (baca : rakitan) sendiri, yakni
KGOS, pada tanggal 10 Januari 2010 yang lalu. Walaupun gaung kemanfaatan
belum nyata benar, namun saya melihat pemkab masih "kelihatan" serius
menggarap bidang ini. Pertimbangan penghematan anggaran menjadi alasan
pokok, ini yang disampaikan bupati saat itu. Dengan memanfaatkan teknologi
OSS, nyata benar penghematan yang bisa diperoleh.

Belum lama ini, Bupati Kendal menurunkan SK Instruksi Bupati tentang
pemanfaatan Open Source ini. Saya pribadi berharap, SK ini tidak menjadi SK
mati di ujung hari, karena diterbitkan hanya beberapa hari sebelum sertijab
ke bupati yang baru. Saya berharap, kita secara bersama-sama bisa saling
mengingatkan agar cita-cita kemandirian bisa dimulai dari pemanfaatan OSS
ini. Saya pribadi, saat ini, karena telah lepas dari pekerjaan "umum" dan
berusaha menjadi juragan bagi diri sendiri, sedang berusaha membangun
kepercayaan di dunia pendidikan, untuk menawarkan OSS sebagai pilihan
terbaik yang paling logis dari semua aspek (pendidikan dan masa depan).

Saya bergabung dengan Rumah Ilmu Indonesia, dan ditunjuk menjadi penanggung
jawab simpul Rumah Ilmu Indonesia wilayah Jateng, sedang mendorong
pemanfaatan  TIK di bidang pendidikan, khususnya OSS. Kami melakukan
pendekatan dan melakukan pendampingan penuh kepada sekolah-sekolah yang
ingin memberdayakan sistem TIK secara penuh di bidang pembelajaran, dengan
OSS. Istilah yang kami pakai adalah Help Desk OSS. Sekolah ini diharapkan
nantinya akan mampu menjadi rujukan wilayah (propinsi atau kabupaten) bagi
sekolah-2 lain yang ingin mengikuti jejaknya. Sekolah ini wajib mampu
memberikan bimbingan dan pelatihan kepada sekolah2 lain yang berminat
mengikuti jejaknya.

Untuk wilayah Kendal, saya sudah membuka pembicaraan dengan pimpinan ponpes
Darul Arqom Patean Sukorejo, Ustadz Iskaq, dan saat ini sedang melakukan
pendekatan di SD IT Muh Truko dan SMP Muh 5 Cepiring, Truko.

Saya berusaha semaksimal mungkin mendayagunakan hubungan baik saya dengan
beberapa tokoh IT nasional untuk bersama-sama membangun kemandirian bangsa
lewat IT ini, benar2 dari bawah, dari sekolah. Mas Agus Muhajir, Pak Onno,
Pak Frans Thamura (Meruvian), Pak Rusmanto (INFO Linux), AOSI, beberapa
rekan di Ristek, Kominfo, dan rekan2 diskusi maya di dunia pendidikan
tingkat nasional.

Beberapa aktivis KOL saya lihat adalah para praktisi yang telah sukses
menerapkan IT sebagai tools untuk menunjang karir dan penghidupannya. Besar
harapan saya, jika nantinya saya membutuhkan panjenengan-panjenengan untuk
berbagi ilmu dengan sekolah-sekolah, saya berharap panjenengan-panjengan
berlega hati, untuk bersedia.

Sebagai penyemangat saya bagikan link yang berisi SK Instruksi Bupati Kendal
mengenai pemanfaatan OSS. di sini
http://kendalkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1129:instruksi-bupati-kendal-&catid=47:pengumuman&Itemid=99

Mohon maaf, kalau isi dan subjek agak meleset.

Mohon rekan-rekan berkenan berbagi ide untuk hal ini. Sebelum dan sesudahnya
saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Saatnya untuk mengawal Kendal lebih ketat ... demi masa depan Kendal yang
lebih baik dan bermartabat, Amiin ...

Salam "membangun Kendal"

PakPur
08157704264
IT Freelance & OSS activist
Ubuntu User number # 28507

Kirim email ke